Respons Longsor Yudistira Regency, Disperkim Kendal Perketat SOP Pembangunan

- Pewarta

Rabu, 31 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu rumah yang terdampak Longsor yang terjadi di Perumahan Yudistira Regency 4, Desa Trisobo, Kecamatan Boja. (Istimewa/Wawasannews)

Salah satu rumah yang terdampak Longsor yang terjadi di Perumahan Yudistira Regency 4, Desa Trisobo, Kecamatan Boja. (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Kendal memastikan akan memperketat proses perizinan serta menyusun ulang standar operasional prosedur (SOP) pembangunan kawasan hunian. Langkah ini dilakukan sebagai respons serius atas peristiwa tanah longsor yang terjadi di Perumahan Yudistira Regency 4, Desa Trisobo, Kecamatan Boja.

Kepala Disperkim Kendal, Nur Hasyim, menjelaskan bahwa longsor tersebut dipicu oleh terganggunya sistem aliran air di lingkungan perumahan. Saluran drainase yang tidak berfungsi optimal menyebabkan air tertahan hingga akhirnya menjebol talud pengaman.

“Kami akan memperketat proses persetujuan pembangunan perumahan dan memberikan edukasi kepada pengembang. Kejadian ini menjadi evaluasi bersama agar aspek keselamatan benar-benar diperhitungkan sejak awal,” ujar Nur Hasyim, Senin (29/12).

Baca Juga  Kemenag Lakukan Monev Beasiswa Indonesia Bangkit di Coventry University dan Kampus Inggris

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tanggung Jawab Pengembang

Nur Hasyim menegaskan, penanganan teknis pascabencana sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak pengembang. Sementara itu, Disperkim Kendal berperan sebagai fasilitator untuk menjembatani komunikasi antara pengembang dan warga terdampak, guna memastikan hak-hak konsumen terpenuhi.

“Untuk perbaikan talud dan dampak longsor, itu ditangani oleh pengembang. Kami hanya memfasilitasi agar hak-hak warga tetap terpenuhi,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, pengembang perumahan telah mengambil langkah solutif dengan menanggung satu unit rumah yang terdampak longsor dan menggantinya dengan unit lain yang dinilai lebih aman bagi penghuni.

Sebelumnya, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari turun langsung meninjau lokasi longsor di Desa Trisobo, Kecamatan Boja, pada Jumat (26/12). Dalam kunjungan tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan untuk meringankan beban warga terdampak.

Baca Juga  BMKG: Hujan Lebat Masih Mengancam Sepekan ke Depan, Masyarakat Diminta Waspada

Didampingi jajaran terkait, Bupati memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Ia berharap proses pembersihan material longsor dapat segera diselesaikan agar kondisi lingkungan kembali kondusif.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Mudah-mudahan pembersihan segera selesai sehingga aktivitas warga bisa kembali normal,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu warga terdampak, Nur Hamid, menuturkan bahwa peristiwa longsor terjadi secara tiba-tiba sekitar pukul 14.30 WIB. Saat kejadian, ia dan keluarganya masih berada di dalam rumah.

“Waktu kejadian kami masih di dalam rumah. Alhamdulillah semua selamat,” tuturnya. (ucl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kemenag Buka Beasiswa S2 Double Degree 2026, Kuliah di Indonesia dan Australia
KEK Kendal Jadi Motor Investasi Jateng, Serap Hampir 20 Ribu Tenaga Kerja Sepanjang 2025
Produksi Telur Nasional Surplus, Distribusi Jadi Biang Kerok Harga Tinggi
Tanggul Kali Bodri Kritis, Pemkab Kendal dan DPUPR Jateng Siapkan Penanganan Darurat
HUT ke-25 Baznas, Target Penghimpunan Zakat Kendal 2026 Capai Rp13 Miliar
Tanggul Kali Bodri Kritis, Warga Cepiring–Patebon Waswas Banjir Susulan
Dorong Ekonomi Kreatif, ‘Aisyiyah Kendal Gelar Pelatihan Tas Ecoprint Ramah Lingkungan
Polri Resmikan Direktorat PPA-PPO, Fokus Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:35

Kemenag Buka Beasiswa S2 Double Degree 2026, Kuliah di Indonesia dan Australia

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:21

KEK Kendal Jadi Motor Investasi Jateng, Serap Hampir 20 Ribu Tenaga Kerja Sepanjang 2025

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:26

Produksi Telur Nasional Surplus, Distribusi Jadi Biang Kerok Harga Tinggi

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:37

Tanggul Kali Bodri Kritis, Pemkab Kendal dan DPUPR Jateng Siapkan Penanganan Darurat

Kamis, 22 Januari 2026 - 23:06

Tanggul Kali Bodri Kritis, Warga Cepiring–Patebon Waswas Banjir Susulan

Berita Terbaru