PR IPNU IPPNU Sukolilan Sukses Gelar MAKESTA Mandiri, Peserta Antusias Ikuti Kaderisasi

- Pewarta

Minggu, 28 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus dan tamu undangan menghadiri pembukaan kegiatan MAKESTA (Masa Kesetiaan Anggota) Mandiri PR IPNU IPPNU Desa Sukolilan yang digelar di MI NU 44 Sukolilan, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Sabtu (27/12/2025). Dok pribadi pimpinan ranting. (Wawasannews)

Pengurus dan tamu undangan menghadiri pembukaan kegiatan MAKESTA (Masa Kesetiaan Anggota) Mandiri PR IPNU IPPNU Desa Sukolilan yang digelar di MI NU 44 Sukolilan, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Sabtu (27/12/2025). Dok pribadi pimpinan ranting. (Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Panitia Pimpinan Ranting (PR) IPNU IPPNU Desa Sukolilan sukses menggelar kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) Mandiri sebagai jenjang awal kaderisasi pelajar Nahdlatul Ulama. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu, 27–28 Desember 2025, bertempat di MI NU 44 Desa Sukolilan, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal.

MAKESTA Mandiri ini menjadi wujud komitmen PR IPNU IPPNU Sukolilan dalam menyiapkan kader pelajar NU yang berideologi Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah. Sejak hari pertama hingga penutupan, kegiatan berjalan tertib, khidmat, dan penuh semangat kebersamaan.

Antusiasme peserta tampak jelas sepanjang kegiatan. Meski agenda berlangsung padat hingga malam hari, para peserta tetap mengikuti rangkaian acara dengan penuh kesungguhan. Rasa lelah dan kantuk yang dirasakan tidak menyurutkan semangat mereka untuk bertahan hingga seluruh materi dan proses kaderisasi selesai.

“Peserta sangat antusias dari awal hingga akhir. Walaupun banyak yang mengantuk dan lelah, mereka tetap berusaha mengikuti kegiatan sampai tuntas,” ujar salah satu panitia pelaksana.

Pelaksanaan MAKESTA Mandiri ini juga mendapat dukungan penuh dari Badan Otonom (Banom) NU. Kehadiran dan support Banom NU memberikan warna tersendiri dalam jalannya kegiatan, sekaligus memperkuat nilai sinergi antar struktur organisasi di lingkungan Nahdlatul Ulama.

Dengan dukungan tersebut, proses kaderisasi berjalan lebih terarah dan sistematis. Para peserta tidak hanya mendapatkan materi keorganisasian, tetapi juga penguatan ideologis, wawasan ke-NU-an, serta pembinaan karakter sebagai pelajar NU yang berakhlak dan berjiwa khidmah.

Peserta MAKESTA (Masa Kesetiaan Anggota) Mandiri PR IPNU IPPNU Desa Sukolilan tampak antusias mengikuti rangkaian materi kaderisasi di MI NU 44 Sukolilan, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Sabtu–Minggu (27–28/12/2025). Dok pribadi pimpinan ranting. (Wawasannews)

Ketua PAC IPNU Patebon, Ahmad Krisna Aditiya, turut hadir dan memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya MAKESTA Mandiri oleh PR IPNU IPPNU Desa Sukolilan. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai langkah nyata dalam memperkuat basis kaderisasi di tingkat ranting.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan MAKESTA Mandiri yang dilaksanakan oleh PR IPNU IPPNU Desa Sukolilan. Ini menunjukkan semangat kemandirian, militansi, dan keseriusan dalam mencetak kader pelajar NU yang berkualitas,” ungkapnya.

Menurutnya, MAKESTA merupakan tahap awal yang sangat penting dalam proses kaderisasi IPNU IPPNU. Melalui MAKESTA, pelajar NU dibentuk jati dirinya agar memiliki disiplin, tanggung jawab, serta semangat kebersamaan dalam berorganisasi.

Lebih dari itu, MAKESTA menjadi ruang tumbuh bagi pelajar NU untuk belajar nilai-nilai kepemimpinan, loyalitas organisasi, serta kesiapan berkhidmah kepada agama, masyarakat, dan bangsa. Diharapkan, kader-kader yang lahir dari MAKESTA Mandiri ini mampu menjadi generasi penerus NU yang berkarakter, berintegritas, dan siap berperan aktif di tengah masyarakat. (fad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sempat Kabur ke Hutan, Paman di Kendal yang Diduga Cabuli Keponakan Akhirnya Ditangkap Polisi
KemenPPPA Soroti Pentingnya Deteksi Gangguan Mental pada Anak dan Remaja
DPR Minta TNI dan Polisi Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Sumbar
Pemerintah Pastikan Revisi UU HAM Tidak Kurangi Independensi Komnas HAM
Stasiun Kaliwungu Kendal Bakal Aktif Lagi, Ditarget Layani Penumpang pada 2027
Pengasuh Ponpes di Pekalongan Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Santriwati, Langsung Ditahan
BUMDes Tanjungmojo Panen Semangka Perdana, Bupati Kendal Dorong Jadi Komoditas Unggulan
Rumah Kadis Pertanian Kendal Dibobol Maling, Komplotan Gasak Dua Sepeda dan Helm

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:43

Sempat Kabur ke Hutan, Paman di Kendal yang Diduga Cabuli Keponakan Akhirnya Ditangkap Polisi

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:53

KemenPPPA Soroti Pentingnya Deteksi Gangguan Mental pada Anak dan Remaja

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:29

DPR Minta TNI dan Polisi Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Sumbar

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:44

Stasiun Kaliwungu Kendal Bakal Aktif Lagi, Ditarget Layani Penumpang pada 2027

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:25

Pengasuh Ponpes di Pekalongan Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Santriwati, Langsung Ditahan

Berita Terbaru