Potensi Sesar Aktif di Kendal: ‘Garis Luka’ Bumi yang Masih Bernapas

- Pewarta

Rabu, 13 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj.Sekda Kendal, Agus Dwi Lestari. Sumber foto: Slamet Priyatin/kompas

Pj.Sekda Kendal, Agus Dwi Lestari. Sumber foto: Slamet Priyatin/kompas

Kendal – Bumi di Kendal ternyata menyimpan “garis luka” yang masih aktif bergerak. Temuan ini diungkap tim ekspedisi geologi darat Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) setelah meneliti kawasan Bendungan Juwero. Di sana, mereka menemukan jejak gawir sesar setinggi 0,5–3 meter dan singkapan sesar aktif—tanda bahwa kerak bumi di wilayah ini belum sepenuhnya tenang.

Bahkan, ada bagian sesar yang terangkat hingga 20 meter di atas permukaan sungai, seolah menjadi monumen bisu bahwa lempeng bumi di Kendal pernah bergolak di masa lalu. BRIN mengaitkan fenomena ini dengan periode Holosen, fase geologi yang dimulai sejak 11.700 tahun lalu hingga sekarang—artinya, aktivitas itu bisa saja masih berlangsung.

Baca Juga  Sejumlah Siswa SMPN 1 Kendal Alami Keluhan Kesehatan Usai Santap Makan Bergizi Gratis

Sesar aktif dapat diibaratkan sebagai “engsel” besar di bawah tanah yang kadang hanya bergeser milimeter demi milimeter, tetapi menyimpan potensi energi raksasa. Suatu saat, energi itu bisa dilepaskan dalam bentuk gempa bumi, meski waktunya tak bisa diprediksi.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pj. Sekda Kendal, Agus Dwi Lestari, menyatakan pemerintah daerah akan menindaklanjuti temuan ini dengan koordinasi bersama BRIN dan PVMBG. “Kita perlu mitigasi dan meningkatkan kesiapsiagaan bencana. Rencana pengadaan Early Warning System (EWS) sudah ada untuk deteksi dini,” ujarnya.

BPBD Kendal mengingatkan warga agar tetap tenang. Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD, Untung, menyebut sesar aktif adalah proses geologi panjang, yang bisa memakan waktu ribuan tahun sebelum memicu gempa. “Waspada, tapi jangan panik. Ini baru hasil penelitian awal,” katanya.

Baca Juga  Kapolres Kendal Tekankan Mitigasi Kerawanan Kamtibmas di Ops Ketupat Candi 2025

Temuan ini menegaskan bahwa di bawah tanah yang kita pijak, bumi tidak pernah benar-benar diam—ia hanya menunggu waktu untuk kembali berbicara.

Berita Terkait

Bupati Kendal Serahkan SK Adiwiyata 2025 untuk 16 Sekolah, Launching Persiapan Nasional 2026
Menuju Keuangan Inklusif, Pelaku UMKM Kendal Dapat Edukasi Finansial
Presiden Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Mobil Pengantar Makanan di RS Koja
Presiden Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah se-Papua, Perkuat Arah Percepatan Pembangunan
Dunia Internasional Kecam Penembakan Massal Festival Yahudi di Sydney
Prabowo Kerahkan Kekuatan Nasional, Penanganan Bencana Sumatera Dipercepat
Gasperini Antisipasi Laga Berat Roma vs Como: Dua Tim yang Sama-Sama Incar Kemenangan
Presiden Prabowo Apresiasi Perjuangan Atlet, Indonesia Koleksi 31 Emas di Hari Ketiga SEA Games 2025
Berita ini 6.964 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 18:14

Bupati Kendal Serahkan SK Adiwiyata 2025 untuk 16 Sekolah, Launching Persiapan Nasional 2026

Selasa, 16 Desember 2025 - 18:06

Menuju Keuangan Inklusif, Pelaku UMKM Kendal Dapat Edukasi Finansial

Selasa, 16 Desember 2025 - 16:03

Presiden Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Mobil Pengantar Makanan di RS Koja

Selasa, 16 Desember 2025 - 15:51

Presiden Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah se-Papua, Perkuat Arah Percepatan Pembangunan

Selasa, 16 Desember 2025 - 14:04

Dunia Internasional Kecam Penembakan Massal Festival Yahudi di Sydney

Berita Terbaru