KEK Kendal Jadi Magnet Baru Investasi, Rp1,12 Triliun Masuk dan Serap 1.000 Tenaga Kerja

- Pewarta

Minggu, 3 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi groundbreaking pembangunan pabrik PT Hoi Fu Paper Packaging Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, Sabtu (2/5/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Prosesi groundbreaking pembangunan pabrik PT Hoi Fu Paper Packaging Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, Sabtu (2/5/2026). (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat investasi strategis di Jawa Tengah. Aliran modal berskala besar kembali masuk ke kawasan tersebut melalui pembangunan pabrik PT Hoifu Paper Packaging Indonesia dengan nilai investasi mencapai Rp1,12 triliun.

Groundbreaking pembangunan pabrik dilakukan pada Sabtu (2/5/2026) dan menjadi penanda optimisme investor terhadap prospek pertumbuhan industri di KEK Kendal.

Perusahaan packaging global tersebut diproyeksikan mampu menyerap hingga 1.000 tenaga kerja pada tahap awal, dengan mayoritas berasal dari tenaga kerja lokal.

Executive Director KEK Kendal, Juliani Kusumaningrum, mengatakan kehadiran PT Hoifu Paper Packaging Indonesia semakin memperkuat ekosistem industri di dalam kawasan, khususnya sektor kemasan.

“Masuknya PT Hoifu Paper Packaging Indonesia semakin melengkapi ekosistem industri di KEK Kendal, khususnya dalam mendukung kebutuhan packaging bagi tenant industri yang terus berkembang,” ujarnya.

Selama ini, sejumlah tenant di Kawasan Industri Kendal masih mengandalkan pasokan kemasan dari luar daerah. Dengan hadirnya industri packaging di dalam kawasan, kebutuhan tersebut diharapkan dapat dipenuhi lebih cepat dan efisien sehingga mendukung rantai pasok industri.

PT Hoifu akan memproduksi berbagai jenis kemasan bernilai tambah, mulai dari color box hingga luxury packaging yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan tenant kawasan maupun pasar ekspor.

Director PT Hoifu Paper Packaging Indonesia, Kelvin Au, menilai Indonesia, khususnya KEK Kendal, memiliki potensi besar sebagai pusat pertumbuhan industri manufaktur di Asia Tenggara.

“Indonesia, khususnya KEK Kendal, memiliki potensi besar sebagai pusat pertumbuhan industri manufaktur di Asia Tenggara,” katanya.

Ia menambahkan, ekspansi perusahaan dilakukan untuk mendekatkan layanan kepada pelanggan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional. PT Hoifu juga membawa pengalaman melayani sejumlah klien global, seperti Walmart dan Panasonic.

Sementara itu, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Susiwijono Moegiarso, menyampaikan pemerintah terus mendorong arus investasi masuk di tengah dinamika ekonomi global.

Menurutnya, KEK Kendal mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 7,99 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang berada di angka 5,11 persen.

Masuknya investasi baru ini dinilai semakin mempertegas posisi KEK Kendal sebagai magnet baru investasi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperluas lapangan kerja, serta memperkuat daya saing industri nasional.+

Pewarta : Zidnal
Editor : Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Lebih dari 48 Ribu Tenaga Kerja Terserap, KEK Kendal Terus Buka Peluang Kerja Baru
Polres Kendal Gelar Bakti Sosial Kesehatan dan Bansos di Jatirejo, 50 Warga Terima Bantuan
Bantu Warga Hadapi Keterbatasan Air, Polres Kendal Gelar Bakti Sosial Penyaluran Air Bersih
PMII Semarang Bahas Pelemahan Rupiah dan Stabilitas Ekonomi dalam Dialog Bersama Bank Indonesia
DPRD Jateng Minta Perikanan Jadi Prioritas, Nelayan Dinilai Belum Nikmati Besarnya Potensi Ekonomi Pesisir
Akumulasi Kemarahan Rakyat, PMII Kota Semarang Menggugat: 500 Massa Turun ke DPRD Jawa Tengah
Ribuan Warga Padati Kaliwungu, Karnaval Tahun Baru Islam 1448 H Berlangsung Meriah
Terobos Rob Sejauh 2 Kilometer, Kapolres Kendal Datangi Warga yang Masih Bertahan di Balok

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:45

Lebih dari 48 Ribu Tenaga Kerja Terserap, KEK Kendal Terus Buka Peluang Kerja Baru

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:02

Polres Kendal Gelar Bakti Sosial Kesehatan dan Bansos di Jatirejo, 50 Warga Terima Bantuan

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:01

Bantu Warga Hadapi Keterbatasan Air, Polres Kendal Gelar Bakti Sosial Penyaluran Air Bersih

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:00

PMII Semarang Bahas Pelemahan Rupiah dan Stabilitas Ekonomi dalam Dialog Bersama Bank Indonesia

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:22

DPRD Jateng Minta Perikanan Jadi Prioritas, Nelayan Dinilai Belum Nikmati Besarnya Potensi Ekonomi Pesisir

Berita Terbaru