KEK Kendal Borong Penghargaan Ketenagakerjaan, Serap 38.001 Pekerja hingga Kuartal III 2025

- Pewarta

Jumat, 12 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penyerahan penghargaan dalam ajang NAKER Inspirational Leadership Award 2025 yang digelar Kementerian Ketenagakerjaan di Balai Kartini, Jakarta, Desember 2025. (Istimewa/Wawasannews)

penyerahan penghargaan dalam ajang NAKER Inspirational Leadership Award 2025 yang digelar Kementerian Ketenagakerjaan di Balai Kartini, Jakarta, Desember 2025. (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal kembali menjadi sorotan setelah meraih penghargaan Kawasan Industri Norma 100 Terbaik peringkat kedua dalam Norma 100 Award 2025 yang digelar Kementerian Ketenagakerjaan. Penghargaan ini menegaskan posisi KEK Kendal sebagai salah satu kawasan industri dengan penerapan norma ketenagakerjaan yang dinilai terbaik di Indonesia.

Dalam penilaian Norma 100, sebanyak 16 kawasan industri mengikuti mekanisme self-assessment yang dilakukan secara komprehensif. KEK Kendal mencatat nilai 85 dari 100, sekaligus menempatkan diri di jajaran teratas tingkat nasional.

Executive Director KEK Kendal, Juliani Kusumaningrum, menyebut capaian itu merupakan hasil kerja kolektif semua pihak yang terlibat di kawasan.

“Ini bukan hanya kemenangan KEK Kendal, tetapi hasil kerja bersama antara pelaku usaha, pengelola kawasan, dan pemerintah. Kami semua bekerja menjaga standar kerja yang layak dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Juliani menegaskan, pihaknya tidak ingin berhenti pada capaian angka maupun penghargaan semata. Menurutnya, langkah berikutnya adalah memastikan penerapan norma ketenagakerjaan benar-benar berjalan dan berdampak bagi pekerja.

“Kami akan memperkuat pendampingan dan monitoring agar implementasi norma ketenagakerjaan semakin matang dan memberi dampak nyata bagi para pekerja,” tegasnya.

Saat ini, KEK Kendal dihuni sekitar 135 pelaku usaha dari berbagai sektor industri dan negara asal. Pertumbuhan kawasan itu, kata Juliani, berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja. Hingga kuartal III 2025, jumlah pekerja yang terserap mencapai 38.001 orang.

Mayoritas tenaga kerja disebut berasal dari Kabupaten Kendal, sehingga efek ekonomi kawasan dinilai langsung dirasakan masyarakat setempat.

Data tersebut juga dikaitkan dengan tren penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kendal dalam lima tahun terakhir. “Sejak 2020, TPT turun dari 7,56 persen menjadi 4,6 persen pada September 2025,” tambahnya.

Penurunan sekitar 2,9 persen itu disebut menjadi salah satu yang paling signifikan di Jawa Tengah.

Dengan raihan Norma 100 Award 2025, KEK Kendal dinilai semakin menguatkan posisinya sebagai kawasan industri yang berupaya menyeimbangkan pertumbuhan investasi dan peningkatan kesejahteraan tenaga kerja. KEK Kendal pun diproyeksikan terus berkembang sebagai motor ekonomi baru di kawasan pantura Jawa. (zdl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sempat Kabur ke Hutan, Paman di Kendal yang Diduga Cabuli Keponakan Akhirnya Ditangkap Polisi
KemenPPPA Soroti Pentingnya Deteksi Gangguan Mental pada Anak dan Remaja
DPR Minta TNI dan Polisi Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Sumbar
Pemerintah Pastikan Revisi UU HAM Tidak Kurangi Independensi Komnas HAM
Stasiun Kaliwungu Kendal Bakal Aktif Lagi, Ditarget Layani Penumpang pada 2027
Pengasuh Ponpes di Pekalongan Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Santriwati, Langsung Ditahan
BUMDes Tanjungmojo Panen Semangka Perdana, Bupati Kendal Dorong Jadi Komoditas Unggulan
Rumah Kadis Pertanian Kendal Dibobol Maling, Komplotan Gasak Dua Sepeda dan Helm

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:43

Sempat Kabur ke Hutan, Paman di Kendal yang Diduga Cabuli Keponakan Akhirnya Ditangkap Polisi

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:53

KemenPPPA Soroti Pentingnya Deteksi Gangguan Mental pada Anak dan Remaja

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:29

DPR Minta TNI dan Polisi Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Sumbar

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:44

Stasiun Kaliwungu Kendal Bakal Aktif Lagi, Ditarget Layani Penumpang pada 2027

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:25

Pengasuh Ponpes di Pekalongan Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Santriwati, Langsung Ditahan

Berita Terbaru