Batang Makin Dilirik, Investasi Perumahan Subsidi Mengalir Seiring Tumbuhnya Kawasan Industri

- Pewarta

Minggu, 21 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Graha Menara Hijau resmi meluncurkan perumahan bersubsidi Puri Banaran Indah di Kecamatan Banyuputih Batang, Minggu (21/6/2026).(Wawasannews)

PT Graha Menara Hijau resmi meluncurkan perumahan bersubsidi Puri Banaran Indah di Kecamatan Banyuputih Batang, Minggu (21/6/2026).(Wawasannews)

BATANG, Wawasannews.com – Pesatnya perkembangan kawasan industri di Kabupaten Batang mulai menarik investasi di sektor properti. Salah satunya ditandai dengan peresmian Perumahan Subsidi Puri Banaran Indah di Kecamatan Banyuputih oleh PT Graha Menara Hijau, Minggu (21/6/2026).

Peresmian proyek yang dikemas melalui kegiatan Fun Run 5K dan Fun Walk itu menjadi langkah awal pembangunan 376 unit rumah subsidi di atas lahan seluas empat hektare. Kehadiran perumahan ini dinilai menjadi respons atas meningkatnya kebutuhan hunian di tengah bertumbuhnya kawasan industri di Batang.

Komisaris Utama PT Graha Menara Hijau, Joko Suyanto, mengatakan pihaknya melihat Batang sebagai wilayah dengan prospek besar, terutama karena geliat industri yang terus berkembang dan kebutuhan tempat tinggal yang semakin tinggi.
Menurutnya, perusahaan yang sebelumnya fokus pada pengelolaan gedung perkantoran di Jakarta kini mulai memperluas lini bisnis ke sektor perumahan subsidi sebagai bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin berkontribusi, bukan hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga menghadirkan perumahan yang layak huni, nyaman, dan terjangkau, khususnya bagi masyarakat Batang dan sekitarnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, lokasi Puri Banaran Indah dipilih secara strategis karena berada di sekitar kawasan industri dengan radius kurang lebih 10 kilometer. Kondisi ini dinilai memberi nilai tambah bagi para pekerja yang membutuhkan akses hunian lebih dekat dengan tempat kerja.

Setiap unit rumah yang dibangun memiliki tipe 30/60 dengan fasilitas dua kamar tidur, ruang tamu, dapur, dan kamar mandi. Konsep tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga muda maupun pekerja yang ingin memiliki rumah pertama.
Jika tahap awal pembangunan berjalan baik, Joko menyebut perusahaan membuka peluang ekspansi proyek serupa di lokasi lain di Batang.

Dukungan pembiayaan juga datang dari Bank BTN yang selama ini menjadi mitra utama pemerintah dalam program rumah subsidi. Direktur Consumer Banking Bank BTN, Hirwandi Gafar, menyebut pertumbuhan kawasan industri di Batang menjadi sinyal kuat bahwa kebutuhan hunian akan terus meningkat.

Melalui skema FLPP, masyarakat berpenghasilan rendah dapat membeli rumah dengan bunga tetap 5 persen dan tenor hingga 20 tahun.
“Program ini dibuat agar masyarakat semakin mudah dan terjangkau untuk memiliki rumah pertama,” jelas Hirwandi.

Ia menilai masuknya investasi properti seperti Puri Banaran Indah menunjukkan Batang tidak hanya berkembang sebagai pusat industri, tetapi juga mulai menjadi kawasan penyangga hunian bagi ribuan pekerja yang datang setiap tahun.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kendal Jadi Kabupaten Terbaik Nasional, Ini Faktor yang Dinilai Bappenas
243.543 Satlinmas di Jateng Diperkuat, Kajati Teguh Subroto Pimpin Aslinmas
Pembudidaya Ikan Kendal Butuh Dukungan Pengairan, DPRD Buka Ruang Aspirasi
Jalan Kaliwungu-Boja Ambles, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar
Fraksi PKB DPRD Jateng Soroti Sektor Pertanian dan Koreksi Pendapatan Asli Daerah dalam Perubahan APBD 2026
Celurit 2 Meter dan Corbek 1,5 Meter Disita, Polisi Gagalkan Tawuran Remaja di Kendal
IKA PMII UIN Walisongo Launching WIM, Kembangkan Investasi dan Bisnis Alumni
Warga Binaan Lapas Plantungan Belajar Restorative Justice dan Hak Hukum

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 16:56

Kendal Jadi Kabupaten Terbaik Nasional, Ini Faktor yang Dinilai Bappenas

Rabu, 30 September 2026 - 16:37

243.543 Satlinmas di Jateng Diperkuat, Kajati Teguh Subroto Pimpin Aslinmas

Rabu, 30 September 2026 - 15:29

Pembudidaya Ikan Kendal Butuh Dukungan Pengairan, DPRD Buka Ruang Aspirasi

Rabu, 30 September 2026 - 13:00

Jalan Kaliwungu-Boja Ambles, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar

Rabu, 30 September 2026 - 12:10

Fraksi PKB DPRD Jateng Soroti Sektor Pertanian dan Koreksi Pendapatan Asli Daerah dalam Perubahan APBD 2026

Berita Terbaru

Secret Link