Pemkab Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat, Banjir Meluas ke 24 Kecamatan

- Pewarta

Rabu, 14 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan mengevakuasi warga terdampak banjir di Kabupaten Tangerang. (Istimewa/Wawasannews)

Petugas gabungan mengevakuasi warga terdampak banjir di Kabupaten Tangerang. (Istimewa/Wawasannews)

TANGERANG, Wawasannews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang resmi menetapkan status tanggap darurat bencana banjir menyusul meluasnya wilayah terdampak hingga 24 kecamatan. Keputusan ini diambil untuk mempercepat penanganan serta pemenuhan kebutuhan dasar warga yang terdampak banjir sejak Minggu (11/1/2026).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Ahmad Taufik, menjelaskan penetapan status tersebut didasarkan pada hasil evaluasi data lapangan dan potensi cuaca ekstrem ke depan.

“Status tanggap darurat kami tetapkan karena curah hujan masih tinggi dan berpotensi memperluas banjir. Pemerintah perlu mengantisipasi berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG,” ujar Taufik, Rabu (14/1/2026).

Menurutnya, kebijakan ini bertujuan mempercepat koordinasi lintas sektor, penyaluran bantuan, serta penyediaan sarana dan prasarana penanganan bencana agar dampak banjir tidak semakin meluas.

BPBD mencatat, hingga saat ini sedikitnya 10 ribu kepala keluarga atau sekitar 45–50 ribu jiwa terdampak banjir di berbagai wilayah Kabupaten Tangerang. Meski di beberapa titik air mulai berangsur surut, permukiman yang berada di bantaran sungai masih tergenang.

“Sebagian wilayah sudah surut, namun ada juga yang masih terdampak limpasan Sungai Cidurian,” jelas Taufik.

Ketinggian air bervariasi mulai dari 60–80 sentimeter, bahkan di sejumlah titik terparah mencapai dua meter. Pemkab Tangerang pun telah menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah instansi untuk memperkuat langkah penanganan darurat.

Langkah awal yang akan dilakukan antara lain pembangunan dan optimalisasi pompa air, normalisasi sungai, serta pengaturan pintu air, khususnya di wilayah rawan seperti Kosambi dan kawasan lain dengan karakteristik serupa.

Selain merendam permukiman, banjir juga berdampak pada sektor pertanian. Tercatat sekitar 108 area persawahan turut terendam akibat meluapnya aliran sungai.

Sementara itu, warga Desa Cikande, Radiani, mengungkapkan ratusan rumah di Perumahan Taman Cikande terendam banjir setinggi hingga dua meter setelah Sungai Cidurian meluap pada Selasa (13/1/2026) malam.

“Debit air Sungai Cidurian sangat tinggi, tanggul setinggi sekitar satu meter tidak mampu menahan limpasan air. Banyak warga terpaksa mengungsi, termasuk saya,” ujarnya.

Pemkab Tangerang memastikan pemantauan cuaca dan potensi bencana susulan akan terus dilakukan selama masa tanggap darurat guna menjamin keselamatan warga dan mempercepat pemulihan wilayah terdampak. (zdl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PC IPNU se-Jawa Tengah Kompak Satu Komando Kawal Kongres Nasional, PW IPNU Jateng: Konsolidasi Kunci Kekuatan Organisasi
Jelang Kongres XXI IPNU, Irfan Khamid Konsolidasikan PC IPNU se-Jateng dan Bicara Arah Masa Depan Organisasi
RAKORWIL CBP-KPP Jawa Tengah Matangkan Persiapan Menuju Kongres IPNU-IPPNU
Rapimwil III IPNU-IPPNU Jateng Matangkan Konsolidasi Menuju Kongres
456 Siswa SMA NU 05 Brangsong Ikuti Cek Kesehatan Gratis Bersama Puskesmas Brangsong 1
Disperinaker Kendal Siapkan SDM Kompeten, 80 Peserta Ikuti Pelatihan Gratis Las dan Garmen
PPP Jateng: Pemberhentian Agus Suparmanto dan Taj Yasin Berdasarkan Evaluasi Organisasi
DPRD Kendal Dorong APBD 2027 Berpihak pada Layanan Kesehatan dan Penanganan Stunting

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:27

PC IPNU se-Jawa Tengah Kompak Satu Komando Kawal Kongres Nasional, PW IPNU Jateng: Konsolidasi Kunci Kekuatan Organisasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:36

Jelang Kongres XXI IPNU, Irfan Khamid Konsolidasikan PC IPNU se-Jateng dan Bicara Arah Masa Depan Organisasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:03

RAKORWIL CBP-KPP Jawa Tengah Matangkan Persiapan Menuju Kongres IPNU-IPPNU

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:51

Rapimwil III IPNU-IPPNU Jateng Matangkan Konsolidasi Menuju Kongres

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:36

Disperinaker Kendal Siapkan SDM Kompeten, 80 Peserta Ikuti Pelatihan Gratis Las dan Garmen

Berita Terbaru

Secret Link