Erick Thohir Minta Suporter Timnas Move On dari Shin Tae-yong

- Pewarta

Jumat, 24 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arsip foto - Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kanan) bersama pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong berpose bersama dalam pertemuan di Jakarta, Rabu (14/8/2024). (Akun instagram @erickthohir)

Arsip foto - Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kanan) bersama pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong berpose bersama dalam pertemuan di Jakarta, Rabu (14/8/2024). (Akun instagram @erickthohir)

JAKARTA, Wawasannews.com — Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengimbau para suporter tim nasional Indonesia untuk move on dari sosok mantan pelatih tim Garuda, Shin Tae-yong.

“Kalau saya pikir, kita memang harus move on. Kalau kita bisa move on dari Patrick, ya kita juga harus move on dari Shin Tae-yong,” ujar Erick di Jakarta, Kamis (23/10/2025).

Seperti diketahui, kursi pelatih kepala timnas Indonesia saat ini sedang kosong setelah perpisahan dengan Patrick Kluivert pekan lalu, menyusul kegagalan skuad Garuda menembus Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Beberapa nama pelatih baru, baik dari Asia maupun Eropa, mulai disebut-sebut oleh publik sebagai kandidat pengganti. Di antara nama-nama itu, Shin Tae-yong kembali muncul, mengingat kiprahnya selama lima tahun melatih timnas sejak 2020. Namun, Erick menegaskan bahwa pelatih asal Korea Selatan itu sudah menjadi bagian dari masa lalu.

“Baik Shin Tae-yong maupun Kluivert, keduanya punya kelebihan dan kekurangan. Dari situ, kami melakukan evaluasi untuk menentukan profil pelatih baru yang lebih sesuai,” ujarnya.

Erick menambahkan, mencari pelatih baru tidaklah mudah karena posisi Indonesia di peringkat FIFA yang masih di luar 100 besar membuat tantangan meyakinkan pelatih top dunia datang menjadi lebih besar.

“Saya sedang membuka komunikasi dengan berbagai pihak, karena persepsi tentang Indonesia kadang mempersulit posisi kita dalam mencari pelatih. Ranking kita masih rendah, jadi butuh pendekatan yang tepat,” jelasnya.

Erick yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga RI itu mengatakan, dirinya kini tengah memanfaatkan jejaring internasional untuk mendapatkan sosok pelatih yang tepat untuk program jangka panjang timnas.

“Yang sedang saya upayakan sekarang adalah membangun kembali kepercayaan diri melalui jaringan internasional. Kita ingin punya program jangka panjang. Apa yang terjadi sebelumnya adalah bagian dari proses dan tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kemendikdasmen Siapkan 150 Ribu Beasiswa S1 untuk Guru, Dorong Kualitas Pendidikan Lebih Merata
Sempat Kabur ke Hutan, Paman di Kendal yang Diduga Cabuli Keponakan Akhirnya Ditangkap Polisi
KemenPPPA Soroti Pentingnya Deteksi Gangguan Mental pada Anak dan Remaja
DPR Minta TNI dan Polisi Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Sumbar
Pemerintah Pastikan Revisi UU HAM Tidak Kurangi Independensi Komnas HAM
Stasiun Kaliwungu Kendal Bakal Aktif Lagi, Ditarget Layani Penumpang pada 2027
Pengasuh Ponpes di Pekalongan Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Santriwati, Langsung Ditahan
BUMDes Tanjungmojo Panen Semangka Perdana, Bupati Kendal Dorong Jadi Komoditas Unggulan

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:57

Kemendikdasmen Siapkan 150 Ribu Beasiswa S1 untuk Guru, Dorong Kualitas Pendidikan Lebih Merata

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:43

Sempat Kabur ke Hutan, Paman di Kendal yang Diduga Cabuli Keponakan Akhirnya Ditangkap Polisi

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:53

KemenPPPA Soroti Pentingnya Deteksi Gangguan Mental pada Anak dan Remaja

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:29

DPR Minta TNI dan Polisi Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Sumbar

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:23

Pemerintah Pastikan Revisi UU HAM Tidak Kurangi Independensi Komnas HAM

Berita Terbaru