Dunia Internasional Kecam Penembakan Massal Festival Yahudi di Sydney

- Pewarta

Selasa, 16 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi senjata api. (Istimewa/Wawasannews)

Ilustrasi senjata api. (Istimewa/Wawasannews)

SYDNEY, Wawasannews.com – Dunia internasional menyampaikan kecaman keras atas insiden penembakan massal yang terjadi saat festival Yahudi di kawasan Pantai Bondi, Sydney, Australia. Serangan yang berlangsung ketika perayaan Hanukkah itu menewaskan sedikitnya 15 orang dan melukai sejumlah lainnya, sebagaimana dilaporkan Al Jazeera, Selasa (16/12/2025).

 

Pemerintah Australia menyatakan peristiwa tersebut sebagai aksi terorisme yang secara khusus menargetkan komunitas Yahudi. Otoritas keamanan menilai insiden ini sebagai salah satu bentuk kekerasan paling serius dan jarang terjadi di Australia, sekaligus menjadi ujian besar bagi solidaritas sosial dan sistem keamanan nasional.

 

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengecam serangan itu sebagai tindakan yang tidak berperikemanusiaan dan bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan perlindungan maksimal kepada seluruh warga, termasuk komunitas Yahudi, serta memastikan penanganan hukum dilakukan secara tegas dan transparan.

Baca Juga  Ketua DPRD Kendal Gelar Sarasehan Bersama Puluhan Kiai Alumni Tebuireng, Bahas Peran Santri dan Spirit Resolusi Jihad

 

Dukungan dan solidaritas juga datang dari Perdana Menteri Selandia Baru Chris Luxon yang menyebut Australia sebagai keluarga dekat, serta menyampaikan duka mendalam kepada para korban dan keluarga. Dari Amerika Serikat, Presiden Donald Trump menyebut penembakan tersebut sebagai serangan antisemit yang mengerikan, sementara Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menegaskan bahwa antisemitisme tidak memiliki tempat di dunia modern.

 

Kecaman serupa disampaikan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres yang mengaku terkejut atas serangan tersebut dan menyerukan penolakan global terhadap segala bentuk kekerasan berbasis kebencian. Sejumlah negara Eropa seperti Inggris, Prancis, Jerman, Belanda, Italia, Spanyol, hingga Irlandia turut menyampaikan belasungkawa dan solidaritas kepada Australia.

Baca Juga  Presiden Prabowo dan Sufmi Dasco Bahas Program Strategis Nasional

 

Negara-negara di kawasan Timur Tengah, termasuk Palestina, Iran, Qatar, Turki, Yordania, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Lebanon, juga secara tegas mengecam aksi tersebut dan menolak terorisme dalam bentuk apa pun. Uni Eropa menegaskan bahwa kekerasan terhadap kelompok berbasis identitas harus dikutuk tanpa syarat.

 

Di tingkat domestik, Dewan Imam Nasional Australia dan Liga Muslim Dunia menyerukan persatuan nasional serta menolak segala bentuk ekstremisme. Tragedi ini kembali menguatkan keprihatinan global terhadap meningkatnya antisemitisme dan kekerasan berbasis kebencian, sekaligus mempertegas pentingnya kerja sama internasional untuk mencegahnya. (fad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Karyawan KIK Tewas Terlindas Truk di Pantura Kaliwungu, Diduga Kelelahan Saat Berkendara
KPK Soroti Pengadaan 25.644 Motor Listrik BGN, Ini Penjelasan Lengkapnya
Prabowo dan Putin Sepakat Perkuat Kerja Sama RI–Rusia di Sektor Strategis
KPK Tetap Lanjutkan Penyidikan Kasus Rita Widyasari Meski Telah Bebas
Pengajian Halalbihalal di Brangsong Kendal Berlangsung Aman, Kapolres Ajak Jaga Kamtibmas
31 Siswa Muhammadiyah Kendal Lolos SNBP 2026, SMA Muhi Weleri Dominan
Ribuan Alumni Haji Muhammadiyah Kendal Halalbihalal, Perkuat Ukhuwah dan Kemabruran
Sekum PP IPNU Agus Suherman Tanjung: Isu Makar Jadi Ancaman Nyata, Masyarakat Diminta Waspada

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 14:27

Karyawan KIK Tewas Terlindas Truk di Pantura Kaliwungu, Diduga Kelelahan Saat Berkendara

Selasa, 14 April 2026 - 09:59

KPK Soroti Pengadaan 25.644 Motor Listrik BGN, Ini Penjelasan Lengkapnya

Selasa, 14 April 2026 - 09:49

Prabowo dan Putin Sepakat Perkuat Kerja Sama RI–Rusia di Sektor Strategis

Selasa, 14 April 2026 - 09:42

KPK Tetap Lanjutkan Penyidikan Kasus Rita Widyasari Meski Telah Bebas

Selasa, 14 April 2026 - 09:14

Pengajian Halalbihalal di Brangsong Kendal Berlangsung Aman, Kapolres Ajak Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru