Michael Carrick Tegaskan Masih Ada “Keajaiban” di Old Trafford di Tengah Krisis Manchester United

- Pewarta

Sabtu, 17 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

istimewa/wawasannews

istimewa/wawasannews

MANCHESTER, Wawasannews.com – Michael Carrick mencoba membangkitkan kembali optimisme para penggemar Manchester United di tengah kekecewaan mendalam yang melanda klub dalam beberapa musim terakhir. Pelatih kepala anyar Setan Merah itu menegaskan masih ada “keajaiban” di Old Trafford, meskipun performa tim menurun dan kekacauan internal kerap menjadi sorotan publik.

Carrick menjadi manajer kesepuluh Manchester United sejak Sir Alex Ferguson pensiun pada 2013, tahun terakhir klub menjuarai Liga Primer Inggris. Sejak itu, prestasi United terus merosot. Dalam 12 laga terakhir di semua kompetisi, United hanya mampu meraih tiga kemenangan. Musim lalu bahkan tercatat sebagai posisi liga terburuk dalam 51 tahun, sekaligus kegagalan tampil di kompetisi Eropa untuk pertama kalinya dalam 11 tahun.

Baca Juga  DPRD Kendal Ngangsu Kaweruh Wisata ke Bantul, Siapkan E-Ticketing untuk Dongkrak PAD

Di luar lapangan, keresahan suporter juga semakin memuncak. Protes sebelumnya ditujukan kepada keluarga Glazer selaku pemilik klub, dan belakangan merambah ke pemegang saham minoritas Sir Jim Ratcliffe. Kelompok suporter vokal 1958 pun telah mengumumkan rencana aksi protes jelang laga kontra Fulham pada Februari mendatang.

Namun, Carrick yang menghabiskan 12 tahun penuh trofi sebagai pemain United memilih melihat sisi historis dan emosional klub. Dalam konferensi pers perdananya, ia menegaskan bahwa aura Old Trafford masih terasa kuat. Menurutnya, meski dari luar situasi terlihat suram, suasana di dalam klub tidak sepenuhnya seperti yang dibayangkan publik.

Berbeda dengan pendahulunya Ruben Amorim yang kerap melontarkan kritik keras terhadap skuad, Carrick justru menunjukkan pendekatan positif. Ia menilai para pemain memiliki sikap yang baik, mau belajar, dan berkeinginan kuat untuk memberikan yang terbaik bagi klub. Carrick menekankan pentingnya membangun budaya yang sehat, tidak hanya soal taktik dan performa di lapangan, tetapi juga cara berpikir, bertindak, dan berperilaku setiap hari.

Baca Juga  Presiden Prabowo Tinjau Pengungsian Korban Banjir di Tapanuli Tengah, Pastikan Layanan Dasar Berjalan

Meski statusnya bukan pelatih sementara, melainkan pelatih kepala hingga akhir musim, Carrick mengaku belum membicarakan masa depannya bersama manajemen United setelah Mei. Fokus utamanya saat ini adalah membangun fondasi jangka panjang, menciptakan atmosfer positif di ruang ganti dan tempat latihan, serta mengembalikan Old Trafford sebagai tempat yang menakutkan bagi lawan dengan dukungan penuh suporter.

Carrick menegaskan dirinya menikmati peran tersebut dan merasa beruntung dipercaya menangani klub yang pernah membesarkan namanya. Ia berkomitmen memberikan yang terbaik, terlepas dari berapa lama kesempatan itu akan berlangsung, demi membawa Manchester United ke arah yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gregoria Mundur dari Pelatnas, PBSI Beri Penghormatan atas Dedikasi
Tampil Solid, Leo/Daniel Amankan Tiket Semifinal Thailand Open 2026
Marcos Senesi Tinggalkan Bournemouth Usai Empat Musim di Premier League
Meta Resmi Ikuti Aturan Indonesia, Pengguna Instagram dan Facebook Wajib Usia 16 Tahun
ASN Jalani Simulasi Tempur, Komcad Bentuk Disiplin dan Jiwa Korsa
Dari Kandang Desa ke Istana, Sapi Jumbo Asal Kendal Jadi Kurban Presiden Prabowo
Dikira Tangisan dari Depan Rumah, Warga Ringinarum Temukan Bayi di Pekarangan
Heboh Kasus Dugaan Pemerkosaan Wanita Autis di Semarang, Korban Kini Hamil 5 Bulan

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:23

Gregoria Mundur dari Pelatnas, PBSI Beri Penghormatan atas Dedikasi

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:16

Tampil Solid, Leo/Daniel Amankan Tiket Semifinal Thailand Open 2026

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:00

Marcos Senesi Tinggalkan Bournemouth Usai Empat Musim di Premier League

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:40

Meta Resmi Ikuti Aturan Indonesia, Pengguna Instagram dan Facebook Wajib Usia 16 Tahun

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:16

ASN Jalani Simulasi Tempur, Komcad Bentuk Disiplin dan Jiwa Korsa

Berita Terbaru