Kenaikan Tarif Layanan Kesehatan di Kendal, DPRD Tekankan Check and Balance

- Pewarta

Selasa, 13 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kabupaten Kendal Mahfud Sodiq. (Wawasannews)

Ketua DPRD Kabupaten Kendal Mahfud Sodiq. (Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kendal menyoroti rencana penyesuaian tarif layanan kesehatan yang akan diatur melalui Peraturan Bupati (Perbup) dalam perubahan Perda Nomor 14 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. DPRD mengingatkan agar kewenangan tersebut tidak menjadi “cek kosong” yang berpotensi membebani masyarakat.

Hal itu disampaikan dalam rapat paripurna Jawaban Bupati Kendal atas Pandangan Umum Fraksi terhadap penyampaian Raperda di luar Propemperda, Selasa (14/1/2026), yang dipimpin Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq.

Mahfud menyampaikan, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) memahami kebutuhan fleksibilitas Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), seperti RSUD dan Puskesmas, dalam menyesuaikan tarif layanan seiring meningkatnya harga obat dan alat kesehatan. Namun, kewenangan tersebut dinilai perlu diimbangi dengan mekanisme pengawasan yang jelas dan terukur.

Baca Juga  Polisi Sahabat Anak, Cara Satlantas Polres Kendal Tanamkan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“FPKB khawatir penyesuaian tarif layanan kesehatan melalui Perbup bisa menjadi cek kosong jika tidak dibarengi sistem check and balance yang kuat,” ujar Mahfud.

FPKB menegaskan, setiap rencana kenaikan tarif tidak boleh ditetapkan secara sepihak. DPRD meminta adanya konsultasi publik serta pemberitahuan resmi kepada komisi terkait sebelum Perbup ditetapkan. Selain mekanisme penetapan, DPRD juga menyoroti potensi kenaikan signifikan pada layanan Klinik Spesialis serta kelas VIP dan VVIP.

Fraksi menekankan bahwa penyesuaian tarif harus diiringi peningkatan kualitas layanan. “Jangan sampai tarif naik, tetapi kualitas pelayanan tidak ikut meningkat. Masyarakat berharap antrean lebih tertib, obat tersedia, dan pelayanan yang lebih ramah,” tegasnya.

Baca Juga  Presiden Prabowo Tinjau Pengungsian Korban Banjir di Tapanuli Tengah, Pastikan Layanan Dasar Berjalan

Menanggapi pandangan tersebut, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Kendal tetap membuka ruang partisipasi publik dalam proses perubahan regulasi. Seluruh raperda yang dibahas, kata dia, telah dipublikasikan melalui laman resmi jdih.kendalkab.go.id agar masyarakat dapat memberikan masukan, kritik, dan saran.

“Terkait penyesuaian tarif BLUD, kebijakan ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2023. Setiap Peraturan Kepala Daerah yang mengatur penyesuaian tarif wajib disampaikan kepada DPRD paling lambat tujuh hari kerja sejak ditetapkan,” jelas bupati yang akrab disapa Mbak Tika itu.

Ia menambahkan, DPRD melalui komisi terkait memiliki kewenangan melakukan rapat kerja dengan perangkat daerah sebagai bagian dari fungsi pengawasan. Penetapan tarif layanan kesehatan, lanjut Mbak Tika, dilakukan secara normatif dengan mempertimbangkan biaya penyediaan jasa, kemampuan masyarakat, asas keadilan, serta efektivitas pengendalian pelayanan.

Baca Juga  PR GP Ansor Desa Kangkung Resmi Dilantik, Fokus Pengabdian Masyarakat

Selain itu, Pemkab Kendal juga melakukan studi banding dan perbandingan dengan daerah lain sebagai bahan pertimbangan. “Prinsipnya, penyesuaian tarif harus tetap berpihak pada kepentingan masyarakat dan sejalan dengan peningkatan kualitas layanan kesehatan,” pungkasnya. (zdl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

King MU Bidik Tiga Poin di London Stadium, West Ham Siap Hadang Laju Setan Merah
Gebyar Sholawat Gus Azmi Meriahkan Penarikan KKN STIK 2026 di Desa Galih Kendal
Gema Keadilan Kendal Lantik Pengurus Baru 2026–2031, Perkuat Kepedulian Kesehatan Mental Pelajar
PAC IPNU-IPPNU Weleri Resmi Dilantik, Siap Perkuat Kaderisasi dan Spiritualitas Pelajar NU
Cegah Banjir dan Longsor, GP Ansor Kendal Tanam 2.000 Pohon di Lereng Gunung Prau
Satlantas Polres Kendal Sosialisasikan Ops Keselamatan Candi 2026 Lewat Art Policing di Stadion Kebondalem
Mundur dari PKB, Gus Yusuf Chudlori Kian Menguat di Bursa Ketua Umum PBNU
Tiga Pemuda Hanyut di Sungai Bodri Kendal, Satu Korban Masih Dalam Pencarian

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:23

King MU Bidik Tiga Poin di London Stadium, West Ham Siap Hadang Laju Setan Merah

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:03

Gebyar Sholawat Gus Azmi Meriahkan Penarikan KKN STIK 2026 di Desa Galih Kendal

Senin, 9 Februari 2026 - 20:18

Gema Keadilan Kendal Lantik Pengurus Baru 2026–2031, Perkuat Kepedulian Kesehatan Mental Pelajar

Senin, 9 Februari 2026 - 20:07

PAC IPNU-IPPNU Weleri Resmi Dilantik, Siap Perkuat Kaderisasi dan Spiritualitas Pelajar NU

Senin, 9 Februari 2026 - 13:35

Cegah Banjir dan Longsor, GP Ansor Kendal Tanam 2.000 Pohon di Lereng Gunung Prau

Berita Terbaru