DPRD Kendal Apresiasi Program Melati Bina Tani Dorong Regenerasi Petani

- Pewarta

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kendal Komisi B, Sukron, pada kegiatan Launching and Panen Perdana di Desa Bringinsari, Kamis (12/2/2026). Foto: Istimewa/Wawasannews

Anggota DPRD Kendal Komisi B, Sukron, pada kegiatan Launching and Panen Perdana di Desa Bringinsari, Kamis (12/2/2026). Foto: Istimewa/Wawasannews

KENDAL, Wawasannews – Upaya membangkitkan minat generasi muda pada sektor pertanian mendapat dukungan penuh dari legislatif. Anggota DPRD Kendal Komisi B, Sukron, mengapresiasi langkah PDPM Kendal yang meluncurkan program pemberdayaan pertanian Melati Bina Tani melalui kegiatan Launching and Panen Perdana di Desa Bringinsari, Kamis (12/2/2026).

Menurut Sukron, program tersebut sejalan dengan arah kebijakan pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus regenerasi petani. “Ini program strategis dan visioner. Pemerintah daerah siap mendukung penuh gerakan pemuda yang serius membangun pertanian,” tegasnya.

Ia menilai kehadiran petani muda menjadi jembatan penting agar estafet pertanian tidak terputus. “Harus ada penguatan regenerasi—petani tua berbagi pengalaman, petani muda membawa inovasi,” ujarnya.

Baca Juga  Permintaan India Melemah, Harga CPO Indonesia Langsung Terperosok!

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program Melati Bina Tani menjadi tonggak penguatan kemandirian ekonomi kader Pemuda Muhammadiyah melalui pengelolaan pertanian modern dan berkelanjutan berbasis potensi lokal.

Dokumentasi kegiatan Launching and Panen Perdana di Desa Bringinsari, Kamis (12/2/2026). Foto:Istimewa/Wawasannews

Ketua PDPM Kendal, Abdul Malik, menegaskan bahwa panen perdana bukan kegiatan seremonial semata. “Kami memulai uji coba menanam kol dengan sistem tumpang sari bersama cabai dan bawang merah, didampingi tenaga ahli,” jelasnya.

Malik menambahkan, lahan yang digunakan merupakan milik petani setempat yang dikelola melalui pola kolaborasi dan pendampingan. “Kami ingin petani muda kembali fokus ke pertanian sebagai warisan keluarga yang mulai ditinggalkan,” katanya. Saat ini hasil panen masih dipasarkan secara mandiri karena volume produksi terbatas.

Baca Juga  Prospek Ekonomi Kerakyatan Indonesia di Tahun 2025: Fokus pada UMKM

“Ke depan, kami akan bekerja sama dengan SPPG agar serapan hasil pertanian lebih maksimal,” imbuhnya.

Dukungan juga datang dari Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kendal, KH Ihksan Intizam. Ia menilai pilihan PDPM terjun ke pertanian merupakan sikap berani dan visioner. “Di saat banyak pemuda mencari pekerjaan yang nyaman, mereka justru memilih bertani. Ini luar biasa,” tuturnya.

Ia pun membuka peluang pemanfaatan tanah wakaf Muhammadiyah yang belum produktif untuk dikelola sebagai lahan pertanian dan dakwah.

Pewarta: Zidnal
Editor: Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Satgas Pangan Sidak Pasar Kendal, Harga Cabai Tembus Rp82 Ribu dan Minyakita Dijual Paket
Serap Aspirasi Fatayat Pucakwangi, Ketua DPRD Kendal Komitmen Dorong Pemberdayaan UMKM Perempuan
DPD RI Desak Pemprov Aceh Segera Realisasikan Dana Rehabilitasi Rp1,6 Triliun untuk Pemulihan Pascabencana
Monitoring Program Kawasan Widuri, Kemenko PM Soroti Data Kemiskinan di Kendal
Jembatan Presisi Dibangun di Patean, Wujud Sinergi Polri dan Pemkab Kendal untuk Desa
Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Rusak di Mororejo Kendal Telan Korban Jiwa
Harga Emas Perhiasan Menguat, Simak Daftar Terbaru Raja Emas dan Laku Emas Hari Ini
Harga Emas Antam di Pegadaian Turun Tipis, Ini Daftar Lengkap per 28 Januari 2026

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 19:53

Satgas Pangan Sidak Pasar Kendal, Harga Cabai Tembus Rp82 Ribu dan Minyakita Dijual Paket

Senin, 16 Februari 2026 - 09:09

Serap Aspirasi Fatayat Pucakwangi, Ketua DPRD Kendal Komitmen Dorong Pemberdayaan UMKM Perempuan

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:16

DPD RI Desak Pemprov Aceh Segera Realisasikan Dana Rehabilitasi Rp1,6 Triliun untuk Pemulihan Pascabencana

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:54

Monitoring Program Kawasan Widuri, Kemenko PM Soroti Data Kemiskinan di Kendal

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:04

DPRD Kendal Apresiasi Program Melati Bina Tani Dorong Regenerasi Petani

Berita Terbaru