Prabowo Tegaskan Rasio Utang 40 Persen, Defisit APBN Dijaga di Level 3 Persen

- Pewarta

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan poin-poin yang menjadi sorotan dalam Rapat Kerja Pemerintah saat jumpa pers di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu (8/4/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan poin-poin yang menjadi sorotan dalam Rapat Kerja Pemerintah saat jumpa pers di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu (8/4/2026). (Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga rasio utang di level 40 persen serta defisit APBN tetap berada di angka 3 persen.

Di kutip dari antaranews.com, Komitmen tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam Rapat Kerja Pemerintah yang diikuti sekitar 800 birokrat, jajaran direksi BUMN, serta pimpinan TNI, Polri, dan Kejaksaan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4).

“Bapak Presiden tadi berkomit bahwa rasio utang dijaga di level 40 persen, walaupun Undang-Undang memberikan batas hingga 60 persen terhadap APBN. Demikian pula defisit dijaga di level 3 persen dan akan dipertahankan hingga akhir tahun,” ujar Airlangga dalam konferensi pers usai rapat.

Ia menjelaskan, batas rasio utang tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

Dalam rapat yang berlangsung sekitar empat jam itu, Presiden Prabowo mengumpulkan para menteri hingga pejabat eselon I untuk memberikan arahan sekaligus mendengarkan paparan terkait sektor-sektor strategis nasional.

Airlangga juga mengungkapkan sejumlah indikator ekonomi yang menunjukkan kondisi perekonomian Indonesia masih stabil dan positif. Hal tersebut tercermin dari indeks keyakinan konsumen, Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur, cadangan devisa, hingga neraca pembayaran.

Selain itu, penerimaan pajak juga mengalami peningkatan. Hingga Maret 2026, penerimaan pajak tercatat tumbuh sebesar 14,3 persen atau mencapai Rp462,7 triliun.

“Dari Menteri Keuangan disampaikan sampai dengan Maret, kenaikan penerimaan pajak sebesar 14,3 persen atau Rp462,7 triliun, dan sektor manufaktur juga masih ekspansif,” jelasnya.

Berdasarkan capaian tersebut, pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi pada triwulan I 2026 dapat mencapai kisaran 5,5 persen.

“Pemerintah melihat pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama masih baik dan berpotensi mencapai atau bahkan lebih besar dari 5,5 persen,” tambah Airlangga.

Dalam kesempatan yang sama, rapat juga menyoroti kondisi ketahanan pangan nasional yang dinilai semakin kuat. Stok beras yang dikelola Bulog saat ini telah mencapai 4,6 juta ton, dengan total produksi beras pada 2025 sebesar 34,7 juta ton.

“Ketahanan pangan kita relatif kuat, dengan produksi beras 34,7 juta ton dan stok Bulog sebesar 4,6 juta ton,” ujarnya.

Meski demikian, pemerintah tetap menyiapkan berbagai kebijakan strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan dan stabilitas ekonomi. Salah satunya melalui implementasi program Biodiesel B50 yang direncanakan mulai berlaku pada 1 Juli mendatang.

Program tersebut diperkirakan mampu meningkatkan ketahanan anggaran negara melalui penghematan hingga Rp48 triliun.

“Kita sudah menyepakati per 1 Juli B50, yang akan meningkatkan ketahanan anggaran dari saving sebesar Rp48 triliun,” pungkasnya.

Rapat Kerja Pemerintah tersebut berlangsung terbuka pada sekitar satu jam pertama, sebelum kemudian dilanjutkan secara tertutup. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Menuju Muktamar Ke-35 NU: Kritik Tajam dari Semarang Atas Manuver Elit Pusat, Nama Gus Yusuf Chudlori Menguat
Gerak Cepat Hadirkan Solusi, Polres Kendal Kunjungi Dusun Sirowo dengan Bantuan Air Bersih dan Sembako
RS Muhammadiyah Kendal Siapkan Layanan Gratis bagi Peserta Muktamar NU yang Melintas Pantura
Bulugede Go Digital, KKN UIN Walisongo Dorong 66 UMKM Naik Kelas
Kecelakaan Beruntun di Tol Batang, Tiga Orang Meninggal Saat Antar Jenazah ke Jepara
Pramuka SMA NEGERI 1 BOJA Angkat Isu Kesehatan Mental Remaja Lewat Perkemahan Akhir Tahun
MES Kendal Dorong Penataan Tempat Rekreasi Religi dan Kawasan Konservasi
10 Napi Dapat Remisi, Ceritakan Rencana Memulai Hidup Baru

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:53

Menuju Muktamar Ke-35 NU: Kritik Tajam dari Semarang Atas Manuver Elit Pusat, Nama Gus Yusuf Chudlori Menguat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:29

Gerak Cepat Hadirkan Solusi, Polres Kendal Kunjungi Dusun Sirowo dengan Bantuan Air Bersih dan Sembako

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:57

RS Muhammadiyah Kendal Siapkan Layanan Gratis bagi Peserta Muktamar NU yang Melintas Pantura

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:27

Bulugede Go Digital, KKN UIN Walisongo Dorong 66 UMKM Naik Kelas

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:48

Kecelakaan Beruntun di Tol Batang, Tiga Orang Meninggal Saat Antar Jenazah ke Jepara

Berita Terbaru

Secret Link