Perbaikan Pantura Kendal Dimulai 13 April, Arus Lalu Lintas Terdampak hingga 45 Hari

- Pewarta

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sosialisasi perbaikan jalan Pantura Kendal yang digelar di Aula Dinas Perhubungan Kabupaten Kendal, Kamis (9/4/2026). Foto : Wawasannews.com

sosialisasi perbaikan jalan Pantura Kendal yang digelar di Aula Dinas Perhubungan Kabupaten Kendal, Kamis (9/4/2026). Foto : Wawasannews.com

KENDAL, Wawasannews.com –Perbaikan infrastruktur di jalur Pantura Kabupaten Kendal dijadwalkan mulai dilaksanakan pada Senin, 13 April 2026. Proyek yang berlangsung hingga 45 hari tersebut diperkirakan akan berdampak pada kelancaran arus lalu lintas di sejumlah titik strategis.

Perbaikan akan dilakukan di tiga lokasi utama, yakni pertigaan jalan lingkar Weleri, lantai jembatan Kali Bodri di Kecamatan Cepiring, serta jalur utama Rejosari, Kecamatan Brangsong. Untuk pekerjaan jembatan diperkirakan memakan waktu hingga 45 hari, sementara pengecoran jalan dijadwalkan berlangsung sekitar 30 hari.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kendal, Sofyan Efendi, menjelaskan bahwa pekerjaan, khususnya di jembatan Kali Bodri, akan berdampak signifikan terhadap arus kendaraan dari arah barat menuju timur.

Baca Juga  Muhaimin Iskandar Tegaskan KUR Tak Boleh Persulit UMKM, Pemerintah Perketat Penyaluran

Perbaikan lantai jembatan dilakukan melalui penggantian pelat baja, sehingga arus lalu lintas dari arah Jakarta menuju Semarang akan ditutup sementara. Penutupan tersebut diberlakukan mulai dari traffic light Sriagung hingga depan Kantor Kecamatan Patebon.

Selama masa pengerjaan, rekayasa lalu lintas akan diterapkan dengan sistem contra flow di sepanjang jalur terdampak. Selain itu, lampu lalu lintas di lokasi akan dinonaktifkan dan diatur dalam mode lampu kuning berkedip.

“Pemberlakuan contra flow dibuat lebih panjang untuk mengurangi potensi penumpukan kendaraan,” ujar Sofyan dalam sosialisasi pengerjaan perbaikan jalan di aula Dinas Perdagangan Kendal, Kamis (9/4/2026).

Sementara itu, Kanit Turjawali Satlantas Polres Kendal, Ipda Very Okta Dwi Saputra, menyampaikan bahwa rekayasa lalu lintas di kawasan Brangsong akan disesuaikan dengan tahapan pekerjaan pengecoran yang sedang berlangsung.

Baca Juga  Cegah Banjir dan Longsor, GP Ansor Kendal Tanam 2.000 Pohon di Lereng Gunung Prau

“Sejumlah opsi pengalihan arus telah kami siapkan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan selama proses perbaikan berlangsung,” ujarnya.

Pihak kepolisian juga akan mengusulkan penempatan petugas di titik-titik rawan kemacetan, terutama pada jam sibuk, guna membantu pengaturan arus lalu lintas.

Masyarakat yang akan melintas di jalur Pantura Kendal diimbau untuk memperhatikan kondisi lalu lintas sebelum melakukan perjalanan. Pengguna jalan juga disarankan memanfaatkan aplikasi navigasi digital untuk memantau kepadatan arus secara real time.

Pewarta : Fuad Dwi
Editor : Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kecelakaan Bus Study Tour SMPN 2 Brangsong di Tol Cipali, Siswa Sempat Panik Saat Truk Tiba-tiba Oleng
Usai Juara Thailand Open, Leo/Daniel Ditantang Jaga Konsistensi di Turnamen Berikutnya
Menkeu Pastikan Rupiah Melemah Tak Sama dengan Krisis 1998, Investor Diminta Tak Panik
BI Optimistis Rupiah Menguat Mulai Juli, Tekanan Dolar Dinilai Sementara
Realme 16T Siap Rilis, Usung Kamera Sony 50 MP dan Baterai 8.000 mAh
KEKEK Kendal Makin Diminati Investor, Serap 42 Ribu Tenaga Kerja hingga 2026
DPR Desak Pemerintah Segera Lindungi WNI yang Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Gaza
600 Prajurit Sudah Tempati Lokasi, Pembangunan Yon TP 935 Kendal Mulai Bergerak

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:15

Kecelakaan Bus Study Tour SMPN 2 Brangsong di Tol Cipali, Siswa Sempat Panik Saat Truk Tiba-tiba Oleng

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:01

Usai Juara Thailand Open, Leo/Daniel Ditantang Jaga Konsistensi di Turnamen Berikutnya

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:46

Menkeu Pastikan Rupiah Melemah Tak Sama dengan Krisis 1998, Investor Diminta Tak Panik

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:34

BI Optimistis Rupiah Menguat Mulai Juli, Tekanan Dolar Dinilai Sementara

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:13

KEKEK Kendal Makin Diminati Investor, Serap 42 Ribu Tenaga Kerja hingga 2026

Berita Terbaru