Serap Aspirasi Fatayat Pucakwangi, Ketua DPRD Kendal Komitmen Dorong Pemberdayaan UMKM Perempuan

- Pewarta

Senin, 16 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kabupaten Kendal, Mahfud Sodiq, berfoto bersama kader Fatayat NU Desa Pucakwangi usai pertemuan rutin Pimpinan Ranting Fatayat NU di Kecamatan Pageruyung, Ahad (15/2/2026). Foto: Wawasannews.com

Ketua DPRD Kabupaten Kendal, Mahfud Sodiq, berfoto bersama kader Fatayat NU Desa Pucakwangi usai pertemuan rutin Pimpinan Ranting Fatayat NU di Kecamatan Pageruyung, Ahad (15/2/2026). Foto: Wawasannews.com

KENDAL, Wawasannews.com – Pertemuan rutin Pimpinan Ranting (PR) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Desa Pucakwangi, Kecamatan Pageruyung, pada Ahad (15/2/2026) menjadi momentum krusial bagi kader Fatayat NU karena dihadiri oleh Ketua DPRD Kendal, Mahfud Sodiq. Agenda bulanan tersebut dimanfaatkan para kader untuk menyuarakan tantangan pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di tingkat akar rumput.

 

Acara yang berlangsung hangat ini juga dihadiri oleh Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Pageruyung, Ana Muflihah, serta tokoh NU Pageruyung, Kyai Sumali.

 

Dalam sambutannya, Mahfud Sodiq menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bentuk tanggung jawab kelembagaan untuk menjemput aspirasi masyarakat secara langsung. Ia menyoroti pentingnya peran perempuan dalam menopang ekonomi desa.

Baca Juga  Indonesia–Jepang Jajaki Kerja Sama Sister Park, Dorong Taman Nasional Berkelas Dunia

 

“Kami hadir untuk mendengar secara langsung apa yang menjadi kebutuhan dan harapan para kader Fatayat. Aspirasi para pelaku UMKM perempuan ini akan kami perjuangkan agar dapat masuk dalam skema program serta dukungan anggaran pemerintah daerah,” ujar Mahfud Sodiq.

 

Menurutnya, keberdayaan ekonomi perempuan adalah kunci ketahanan keluarga. Oleh karena itu, ia berjanji akan mendorong kebijakan yang mencakup dukungan pelatihan keterampilan berkelanjutan, pendampingan perizinan usaha bagi pelaku mikro, serta perluasan akses permodalan yang lebih terjangkau.

Ketua DPRD Kabupaten Kendal berfoto bersama jajaran pengurus dan kader Fatayat NU Desa Pucakwangi, Kecamatan Pageruyung. Foto: Wawasannews.com

 

Mahfud juga menegaskan bahwa DPRD Kendal memiliki komitmen untuk memastikan UMKM perempuan memperoleh ruang lebih besar dalam pembangunan ekonomi daerah.

 

“Kami ingin UMKM perempuan di desa-desa seperti Pucakwangi ini bisa naik kelas. Pemerintah daerah harus hadir dengan program yang tepat sasaran, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga  Korban Hilang Bencana di Sumut Turun Jadi 160 Orang, Terbanyak di Kabupaten Dairi

 

Ketua PAC Fatayat NU Pageruyung, Ana Muflihah, mengungkapkan bahwa kader Fatayat di wilayahnya memiliki potensi besar dalam sektor ekonomi kreatif, mulai dari kuliner hingga jasa katering rumahan. Namun, potensi tersebut sering terbentur oleh keterbatasan teknis dan pendampingan.

 

“Banyak anggota kami sudah punya produk unggulan, tapi masih kesulitan di pengemasan (packaging), pemasaran digital, dan akses pasar yang lebih luas. Kami butuh program yang berkelanjutan, bukan sekadar pelatihan sekali jalan,” tegas Ana.

 

Menanggapi keluhan tersebut, Mahfud Sodiq berencana melakukan koordinasi intensif dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kendal. Tujuannya agar program pemerintah lebih tepat sasaran dan menyentuh kebutuhan spesifik kader Fatayat di desa-desa.

Baca Juga  Anak-Anak Asyik Berburu Ikan di Tengah Banjir Rob Kendal

 

Dukungan senada datang dari tokoh NU Pageruyung, Kyai Sumali. Ia menilai Fatayat memiliki posisi strategis dalam menggerakkan ekonomi umat.

 

“Jika perempuan Nahdlatul Ulama di desa diberi ruang dan dukungan nyata, dampaknya akan langsung dirasakan oleh masyarakat luas. Kami berharap aspirasi ini dikawal hingga menjadi kebijakan nyata,” pungkasnya.

pewarta : Fuad Dwi Ichwanudin

Editor : Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Optimalisasi Kilang Cilacap, Produksi LPG Naik 120 Persen untuk Jaga Ketahanan Energi
Ekspor Tempe Indonesia Tembus Chile, Kerja Sama Senilai Rp2,1 Miliar
Mendagri Terbitkan SE WFH ASN Pemda Setiap Jumat, Dorong Efisiensi dan Digitalisasi
Halal Bihalal Alumni Blokagung Kendal Perkuat Rabitah dan Istiqomah Ngaji Ihya
Pemkot Pekalongan Salurkan Bantuan Pangan untuk 39.373 KPM, Momentum Hari Jadi ke-120
Kecelakaan di Bugangin Kendal Diselesaikan Secara Restorative Justice, Kedua Pihak Sepakat Damai
Pemprov Jateng Siapkan Aturan WFH ASN Setiap Jumat, Sistem Pengawasan Diperketat
UEA Desak PBB Ambil Langkah Tegas Buka Selat Hormuz, Opsi Militer Jadi Sorotan

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 18:37

Optimalisasi Kilang Cilacap, Produksi LPG Naik 120 Persen untuk Jaga Ketahanan Energi

Kamis, 2 April 2026 - 18:14

Ekspor Tempe Indonesia Tembus Chile, Kerja Sama Senilai Rp2,1 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 17:49

Mendagri Terbitkan SE WFH ASN Pemda Setiap Jumat, Dorong Efisiensi dan Digitalisasi

Kamis, 2 April 2026 - 17:22

Halal Bihalal Alumni Blokagung Kendal Perkuat Rabitah dan Istiqomah Ngaji Ihya

Kamis, 2 April 2026 - 14:53

Pemkot Pekalongan Salurkan Bantuan Pangan untuk 39.373 KPM, Momentum Hari Jadi ke-120

Berita Terbaru