SEMARANG, Wawasannews.com — Pemilik Yayasan Arrois Cendekia, Abdul Rouf Mahfudz, S.Fil.I., M.Kesos., mendorong para santri untuk tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan, tetapi juga mampu bersaing di berbagai bidang pendidikan dan sektor profesional. Menurutnya, pesantren harus menjadi ruang pembentukan generasi yang memiliki kekuatan spiritual sekaligus kompetensi untuk menghadapi tantangan zaman.
Gagasan tersebut menjadi salah satu arah pengembangan pendidikan di MTs Arrois Cendekia, lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Arrois Cendekia yang berlokasi di Gondoriyo, Ngaliyan, Kota Semarang.
Didirikan pada 14 Februari 2022, MTs Arrois Cendekia kini memiliki 137 santri. Dalam perkembangannya, yayasan terus berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran, pembinaan karakter, serta fasilitas pendidikan guna mendukung potensi peserta didik.
Abdul Rouf mengungkapkan, sejumlah alumni Arrois telah berhasil melanjutkan pendidikan ke berbagai lembaga pendidikan unggulan, baik di bawah naungan Kementerian Agama maupun Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Di antaranya terdapat alumni yang diterima di Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) dan sejumlah sekolah unggulan lainnya. Beberapa alumni juga menempuh jalur pendidikan militer maupun kepolisian.
Menurut Abdul Rouf, capaian tersebut menjadi motivasi bagi yayasan untuk terus memperkuat kualitas pendidikan dan membuka lebih banyak kesempatan bagi para santri.
Ia berpandangan bahwa santri masa kini harus mampu mengambil peran di berbagai sektor kehidupan. Tidak hanya dalam bidang pendidikan dan keagamaan, tetapi juga teknologi, keamanan, ekonomi, kesehatan, serta bidang profesional lainnya.
Baginya, nilai-nilai spiritual yang diperoleh di pesantren harus berjalan beriringan dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan.
“Santri harus mampu mengisi berbagai sektor kehidupan secara profesional, dengan tetap membawa nilai-nilai spiritual,” menjadi salah satu gagasan yang disampaikan Abdul Rouf dalam wawancara tersebut.
Untuk mendukung visi tersebut, Yayasan Arrois Cendekia juga berupaya membangun komunikasi dan kerja sama dengan berbagai lembaga pendidikan strategis, baik di dalam maupun luar negeri. Langkah ini diharapkan dapat memperluas jejaring sekaligus membuka peluang pendidikan yang lebih luas bagi para santri.
Komitmen pengembangan pendidikan tersebut juga diwujudkan melalui penguatan sarana dan prasarana. Pada Minggu (1/11/2026), Yayasan Arrois Cendekia meresmikan sejumlah fasilitas baru, meliputi asrama, perpustakaan, kafe, ruang terbuka hijau, sarana olahraga, hingga ArroisMart.
Abdul Rouf menegaskan bahwa pengembangan pendidikan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia dan hasil pendidikan.
Melalui berbagai upaya tersebut, Yayasan Arrois Cendekia berharap dapat melahirkan generasi santri yang tidak hanya kuat dalam nilai keagamaan, tetapi juga unggul dalam ilmu pengetahuan, memiliki daya saing, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.






