Gubernur Jateng Wacanakan ASN Bersepeda ke Kantor Demi Efisiensi Energi

- Pewarta

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. (Istimewa/Wawasannews)

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. (Istimewa/Wawasannews)

SEMARANG, Wawasannews.com – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, merencanakan gerakan bersepeda bersama bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pejabat sebagai bagian dari upaya efisiensi energi di lingkungan pemerintah daerah.

Di kutip dari antaranewsjateng.com, Ia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut masih menunggu surat edaran dari pemerintah pusat yang dijadwalkan terbit pada 31 Maret 2026. Meski demikian, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan sejumlah langkah awal dalam mendukung efisiensi energi.

Salah satu langkah yang telah berjalan adalah pengembangan program Desa Mandiri Energi yang saat ini telah mencapai sekitar 2.500 desa dan akan terus dioptimalkan.

Selain itu, Pemprov Jateng juga berupaya memaksimalkan peran badan usaha milik daerah (BUMD) di sektor energi. Salah satunya melalui Jateng Agro Berdikari (JTAB) yang telah mengelola gas alam dan dimanfaatkan di beberapa wilayah di Jawa Tengah.

Dalam aspek mobilitas, pemerintah juga mendorong ASN dan pejabat publik untuk menggunakan sepeda maupun transportasi umum saat berangkat ke kantor sebagai bagian dari penghematan energi.

“Kami sudah menyusun rencana dan melakukan perhitungan. Bahkan, tidak menutup kemungkinan pada hari tertentu seluruh ASN bersama bupati dan wali kota menggunakan sepeda ke kantor,” ujar Ahmad Luthfi.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa penerapan kebijakan tersebut masih dalam tahap kajian, termasuk penentuan hari tertentu bagi ASN untuk bersepeda ke kantor.

Selain penggunaan sepeda, ASN dan pejabat di lingkungan Pemprov Jateng juga akan didorong untuk memanfaatkan transportasi umum sebagai alternatif mobilitas harian.

Sementara itu, terkait wacana penerapan kerja dari rumah (work from home/WFH), Ahmad Luthfi menyebut kebijakan tersebut juga masih dalam tahap pembahasan dan menunggu arahan dari pemerintah pusat.

“Untuk WFH masih kami kaji. Jika nanti sudah ada surat edaran dari pemerintah pusat, maka akan segera kami tindak lanjuti,” tambahnya.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya efisiensi energi sekaligus mendorong pola hidup yang lebih ramah lingkungan di kalangan aparatur pemerintah. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Dusun Sono Dibidik Jadi Kampung Sukun, Panen Ditarget 3–4 Tahun Lagi
Kendal Jadi Kabupaten Terbaik Nasional, Ini Faktor yang Dinilai Bappenas
243.543 Satlinmas di Jateng Diperkuat, Kajati Teguh Subroto Pimpin Aslinmas
Pembudidaya Ikan Kendal Butuh Dukungan Pengairan, DPRD Buka Ruang Aspirasi
Jalan Kaliwungu-Boja Ambles, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar
Fraksi PKB DPRD Jateng Soroti Sektor Pertanian dan Koreksi Pendapatan Asli Daerah dalam Perubahan APBD 2026
Celurit 2 Meter dan Corbek 1,5 Meter Disita, Polisi Gagalkan Tawuran Remaja di Kendal
IKA PMII UIN Walisongo Launching WIM, Kembangkan Investasi dan Bisnis Alumni

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:21

Dusun Sono Dibidik Jadi Kampung Sukun, Panen Ditarget 3–4 Tahun Lagi

Rabu, 30 September 2026 - 16:56

Kendal Jadi Kabupaten Terbaik Nasional, Ini Faktor yang Dinilai Bappenas

Rabu, 30 September 2026 - 16:37

243.543 Satlinmas di Jateng Diperkuat, Kajati Teguh Subroto Pimpin Aslinmas

Rabu, 30 September 2026 - 15:29

Pembudidaya Ikan Kendal Butuh Dukungan Pengairan, DPRD Buka Ruang Aspirasi

Rabu, 30 September 2026 - 13:00

Jalan Kaliwungu-Boja Ambles, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar

Berita Terbaru

Secret Link