Gubernur Jateng: Tradisi Mudik Dorong Perputaran Ekonomi Daerah

- Pewarta

Senin, 16 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para peserta program Mudik Gratis Lebaran 2026 yang diberangkatkan dari Jakarta menuju ke Jawa Tengah. (Istimewa/Wawasannews)

Para peserta program Mudik Gratis Lebaran 2026 yang diberangkatkan dari Jakarta menuju ke Jawa Tengah. (Istimewa/Wawasannews)

SEMARANG, Wawasannews.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berharap tradisi mudik Lebaran tidak hanya menjadi momen silaturahmi bagi masyarakat, tetapi juga mampu mendorong perputaran uang dan pertumbuhan perekonomian di daerah.

Di kutip dari antaranewsjateng, Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk menyambut kedatangan para pemudik, mulai dari kesiapan infrastruktur, hotel, hingga pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sejumlah titik strategis serta wilayah tujuan mudik.

“Kami sudah menyiapkan infrastruktur, hotel-hotel, bahkan UMKM di tempat-tempat strategis dan kampung-kampung tujuan mudik,” ujar Ahmad Luthfi dalam keterangannya di Semarang, Senin.

Ia menjelaskan, Jawa Tengah menjadi salah satu daerah tujuan mudik terbesar di Indonesia. Selain itu, wilayah ini juga menjadi jalur perlintasan utama bagi pemudik dari Jabodetabek dan Jawa Barat menuju Jawa Timur maupun sebaliknya.

Baca Juga  Rob Setengah Bulan Tak Surut, Warga Ngebum Keluhkan Kondisi ke Bupati Kendal

Oleh karena itu, momentum mudik diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan pelaku usaha lokal untuk meningkatkan aktivitas ekonomi di daerah masing-masing.

“Momentum mudik ini harus bisa ditangkap sebagai peluang untuk menumbuhkan perekonomian daerah. Kebutuhan pemudik bisa terlayani, sekaligus mereka dapat berbelanja di UMKM yang ada di Jawa Tengah,” jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah juga telah melepas belasan ribu peserta program Mudik Gratis Jateng 2026 di Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.

Ia menambahkan, pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan seluruh pemerintah kabupaten dan kota hingga tingkat desa untuk memastikan kesiapan dalam menyambut kedatangan para pemudik.

Selain menjadi tujuan mudik, Jawa Tengah juga kerap menjadi titik istirahat bagi para pemudik yang menempuh perjalanan jauh. Karena itu, Ahmad Luthfi mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan berbagai fasilitas istirahat yang tersedia, mulai dari rest area hingga hotel dan penginapan di sepanjang jalur mudik.

Baca Juga  Kapolres Kendal Pimpin Sertijab Lima Jabatan Strategis di Mapolres

“Silakan beristirahat dan bermalam di penginapan yang ada di Jawa Tengah agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” katanya.

Pada arus mudik dan balik Lebaran tahun ini, diperkirakan sekitar 17 juta orang akan masuk dan melintas di wilayah Jawa Tengah, baik yang memiliki tujuan akhir di provinsi tersebut maupun hanya sekadar melintas menuju daerah lain.

Sebagai upaya mendukung kelancaran arus mudik, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama 35 pemerintah kabupaten/kota, BUMD, serta sejumlah instansi telah menyiapkan total 348 armada bus dalam program mudik gratis.

Rinciannya, sebanyak 325 unit bus diberangkatkan dari Jakarta dengan total 16.186 pemudik, serta 23 unit bus dari Bandung dengan jumlah pemudik mencapai 1.133 orang.

Baca Juga  Ketua Karang Taruna Kendal Tinjau Pasar Gladag dan Serahkan Bantuan Pasca Banjir

Selain melalui jalur darat menggunakan bus, program mudik gratis juga akan dilaksanakan melalui moda transportasi kereta api. Rencananya, pelepasan pemudik menggunakan kereta api akan dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah pada Selasa (17/3/2026) dengan jumlah peserta sekitar 1.288 orang. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

SMA NU 05 Brangsong Perkuat Strategi SPMB untuk Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat
Raperda Pajak Jateng Dibahas, Fraksi PKB Dorong Optimalisasi PAD Tanpa Bebani Pelayanan Publik
Pemerintah Pastikan JKP Dampingi Pekerja Saat Masa Transisi Karier
BYD Perkenalkan Ti7 dengan Teknologi Flash Charging dan Range 755 Km
Hambatan Logistik di Tanjung Emas Bikin Investor Industri Kendal Mulai Khawatir
Jelang May Day 2026, Polres Kendal Gelar Simulasi Pengamanan Kota
Dugaan Penimbunan Solar Subsidi Picu Evaluasi Sistem Pengawasan Nelayan di Kendal
Identitas Korban Hutan Darupono Terungkap, Kerap Bepergian Tanpa Tujuan

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 20:57

SMA NU 05 Brangsong Perkuat Strategi SPMB untuk Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat

Kamis, 30 April 2026 - 13:47

Raperda Pajak Jateng Dibahas, Fraksi PKB Dorong Optimalisasi PAD Tanpa Bebani Pelayanan Publik

Kamis, 30 April 2026 - 11:25

Pemerintah Pastikan JKP Dampingi Pekerja Saat Masa Transisi Karier

Kamis, 30 April 2026 - 09:39

BYD Perkenalkan Ti7 dengan Teknologi Flash Charging dan Range 755 Km

Kamis, 30 April 2026 - 09:25

Hambatan Logistik di Tanjung Emas Bikin Investor Industri Kendal Mulai Khawatir

Berita Terbaru