Raperda Pajak Jateng Dibahas, Fraksi PKB Dorong Optimalisasi PAD Tanpa Bebani Pelayanan Publik

- Pewarta

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, Wawasannews.com – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Tengah mendorong optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) sekaligus menutup potensi kebocoran dalam sistem perpajakan. Hal ini disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Jawa Tengah di Gedung Berlian, Kamis (30/4/2026), yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan atas Perda Nomor 12 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Wakil Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Tengah, Ulil Albab, menilai perubahan regulasi ini harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk membenahi sistem pengelolaan pajak daerah secara menyeluruh. Menurutnya, masih banyak potensi pendapatan yang belum tergarap optimal, terutama di sektor parkir, pariwisata, hingga pajak kendaraan bermotor.

Baca Juga  Presiden Prabowo dan Sufmi Dasco Bahas Program Strategis Nasional

“Perubahan ini bukan sekadar ganti aturan. Ini momentum untuk memperbaiki sistem. Potensi kita besar, tapi kalau tidak dikelola dengan baik, pendapatan daerah bisa hilang begitu saja,” ujarnya.

Ulil juga menyoroti pentingnya percepatan digitalisasi dalam pengelolaan pajak dan retribusi daerah. Ia menilai sistem yang masih banyak bergantung pada proses manual membuka peluang terjadinya praktik pungutan liar.

“Kita harus dorong digitalisasi secara menyeluruh. Dengan sistem yang terintegrasi, celah kebocoran bisa ditekan dan pengelolaan menjadi lebih transparan,” katanya.

Selain itu, ia turut menyinggung rencana penyesuaian tarif retribusi, khususnya di sektor layanan publik seperti Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan kesehatan. Menurutnya, setiap kebijakan kenaikan tarif harus dibarengi dengan peningkatan kualitas layanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Baca Juga  Forkopimda Kendal Tinjau Lokasi Banjir Plantaran, Kapolres: Pendangkalan dan Sampah Jadi Penyebab Utama

“Penyesuaian tarif harus dilakukan dengan hati-hati. Jangan sampai malah menambah beban masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, pembahasan Raperda ini tidak boleh hanya berorientasi pada peningkatan pendapatan daerah semata, tetapi juga harus berdampak pada perbaikan kualitas layanan publik.

“Kita ingin ada keseimbangan. Pendapatan daerah meningkat, tapi pelayanan ke masyarakat juga harus ikut membaik, termasuk di sektor pendidikan dan kesejahteraan tenaga pendidik,” lanjutnya.

Ulil menegaskan, Fraksi PKB akan terus mengawal proses pembahasan Raperda tersebut hingga tuntas. Ia berharap kebijakan yang dihasilkan nantinya benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat luas.

“Yang terpenting, pengelolaannya harus transparan dan bisa dipertanggungjawabkan. Jadi masyarakat juga bisa merasakan langsung hasilnya,” tandasnya.

Baca Juga  Kemalasan yang Diam-Diam Menjauhkan Kita dari Mimpi
Pewarta: Irfan/Fuad
Editor: Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Heboh Kasus Dugaan Pemerkosaan Wanita Autis di Semarang, Korban Kini Hamil 5 Bulan
Kecelakaan Pikap dan Motor di Boja Diselesaikan Secara Restorative Justice di Satlantas Polres Kendal
Jembatan Merah Putih Presisi Resmi Dibuka, Akses Warga Tembelang Kini Lebih Mudah
Anggota DPRD Kendal Sebut Jagung SPHP Bantu Ringankan Beban Peternak Ayam
Tak Hanya Organisasi, Aktivis Muda NU Kebumen Turut Andil dalam Riset Internasional
341 Ribu Anak Tak Sekolah, Zainudin PKB: Jateng Hadapi Darurat Pendidikan 2026
Ponpes Darul Muqorrobin Cetak Dua Hafidz Baru, Satu Santri Datang dari Batam
Tak Hanya WNA, Imigrasi Kejar 15 Sponsor Sindikat Judi Online Internasional

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:44

Heboh Kasus Dugaan Pemerkosaan Wanita Autis di Semarang, Korban Kini Hamil 5 Bulan

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:47

Kecelakaan Pikap dan Motor di Boja Diselesaikan Secara Restorative Justice di Satlantas Polres Kendal

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:55

Jembatan Merah Putih Presisi Resmi Dibuka, Akses Warga Tembelang Kini Lebih Mudah

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:32

Anggota DPRD Kendal Sebut Jagung SPHP Bantu Ringankan Beban Peternak Ayam

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:54

Tak Hanya Organisasi, Aktivis Muda NU Kebumen Turut Andil dalam Riset Internasional

Berita Terbaru