Rob Setengah Bulan Tak Surut, Warga Ngebum Keluhkan Kondisi ke Bupati Kendal

- Pewarta

Minggu, 16 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari meninjau genangan rob di Dukuh Ngebum, Desa Mororejo. Warga menyampaikan keluhan karena dapur dan rumah mereka terendam hampir dua minggu. (Istimewa/Wawasannews)

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari meninjau genangan rob di Dukuh Ngebum, Desa Mororejo. Warga menyampaikan keluhan karena dapur dan rumah mereka terendam hampir dua minggu. (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews – Genangan rob yang tak kunjung surut selama hampir setengah bulan membuat warga Dukuh Ngebum, Desa Mororejo, Kecamatan Kaliwungu, akhirnya menyampaikan keluhan mereka secara langsung kepada Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari. Peninjauan yang dilakukan pada Minggu (16/11/2025) pagi itu diwarnai curahan hati warga yang mengaku kesulitan menjalani aktivitas sehari-hari akibat banjir rob yang terus merendam permukiman.

Bupati tiba di lokasi sekitar pukul 09.20 WIB dan langsung disambut puluhan warga yang sudah menunggu di jalan kampung. Jalan-jalan kecil itu masih tergenang air rob yang tingginya bervariasi. Di tengah rombongan warga yang berdiri di genangan, Surianah, salah satu warga Dukuh Ngebum, mengungkapkan bahwa dapur di rumahnya sudah hampir dua minggu tidak bisa digunakan.

Baca Juga  OJK Proyeksikan Penyaluran Pembiayaan Meningkat Jelang Lebaran 1447 H

“Sepuluh hari ini saya beli nasi bungkus tiga kali sehari. Kompor dan dapur terendam,” ujarnya sambil menunjukkan arah rumahnya yang tak jauh dari titik genangan. Rumah yang dihuni tujuh orang itu kini hanya mengandalkan makanan siap saji karena air rob terus masuk hingga ke dapur. Surianah juga meminta agar pemerintah segera memperbaiki tanggul yang jebol sehingga air laut tidak lagi mudah masuk. “Kami ingin tanggulnya diperbaiki supaya rob tidak masuk lagi,” pintanya.

Foto : Salah satu rumah yang terdampak genangan rob yang berlangsung hampir setengah bulan. (Istimewa/Wawasannes)

Pantauan Wawasannews di lapangan, Sabtu (15/11/2025), menunjukkan bahwa ketinggian rob di Dukuh Ngebum bervariasi—mulai dari setinggi setengah lutut hingga mendekati sepaha orang dewasa di titik-titik tertentu. Genangan ini muncul hampir setiap hari, terutama menjelang dini hari, lalu perlahan surut menjelang siang hari.

Baca Juga  MU Depak Ruben Amorim, Konflik Internal hingga Pesangon Fantastis Terungkap

Kepala Desa Mororejo, Mustofa Kamal, menjelaskan bahwa sekitar 250 kepala keluarga terdampak sejak awal bulan. Menurutnya, penyebab utama masuknya air rob ke permukiman adalah jebolnya tanggul Sungai Kerikan sepanjang 10 meter. Dengan kondisi tanggul yang rusak, air laut dengan mudah menerobos dan membanjiri rumah-rumah warga.

“Kami sudah beberapa kali melaporkan kondisi ini ke Pusdataru dan Dinas PUPR Kendal untuk meminta perbaikan tanggul. Namun hingga sekarang belum ada tindak lanjut,” ungkap Mustofa.

Di hadapan warga, Bupati Kendal menyampaikan bahwa pihaknya telah menugaskan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk mengecek langsung lokasi jebolnya tanggul dan segera menentukan langkah penanganan.
“OPD akan menentukan langkah apa yang paling tepat, apakah perbaikan tanggul permanen atau bentuk penanganan lainnya,” kata Dyah.

Baca Juga  Detik-detik Polisi Tangkap Penembak Pengacara di Tanah Abang, Pelaku Ngamuk karena Dendam Lahan

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah akan melakukan langkah cepat sambil menunggu perbaikan tanggul.
“Upaya terdekat, kami sediakan pompa untuk menyedot genangan rob agar aktivitas warga bisa kembali normal,” ujarnya.

Tragedi rob yang berlangsung berkepanjangan ini kembali menegaskan kerentanan wilayah pesisir Kendal terhadap fenomena pasang air laut. Warga berharap perbaikan tanggul dapat dilakukan segera agar kehidupan sehari-hari mereka kembali berjalan normal. (Zdl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Karyawan KIK Tewas Terlindas Truk di Pantura Kaliwungu, Diduga Kelelahan Saat Berkendara
KPK Soroti Pengadaan 25.644 Motor Listrik BGN, Ini Penjelasan Lengkapnya
Prabowo dan Putin Sepakat Perkuat Kerja Sama RI–Rusia di Sektor Strategis
KPK Tetap Lanjutkan Penyidikan Kasus Rita Widyasari Meski Telah Bebas
Pengajian Halalbihalal di Brangsong Kendal Berlangsung Aman, Kapolres Ajak Jaga Kamtibmas
31 Siswa Muhammadiyah Kendal Lolos SNBP 2026, SMA Muhi Weleri Dominan
Ribuan Alumni Haji Muhammadiyah Kendal Halalbihalal, Perkuat Ukhuwah dan Kemabruran
Sekum PP IPNU Agus Suherman Tanjung: Isu Makar Jadi Ancaman Nyata, Masyarakat Diminta Waspada

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 14:27

Karyawan KIK Tewas Terlindas Truk di Pantura Kaliwungu, Diduga Kelelahan Saat Berkendara

Selasa, 14 April 2026 - 09:59

KPK Soroti Pengadaan 25.644 Motor Listrik BGN, Ini Penjelasan Lengkapnya

Selasa, 14 April 2026 - 09:49

Prabowo dan Putin Sepakat Perkuat Kerja Sama RI–Rusia di Sektor Strategis

Selasa, 14 April 2026 - 09:42

KPK Tetap Lanjutkan Penyidikan Kasus Rita Widyasari Meski Telah Bebas

Selasa, 14 April 2026 - 09:14

Pengajian Halalbihalal di Brangsong Kendal Berlangsung Aman, Kapolres Ajak Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru