Topik Muktamar NU 2026

Gerbang Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, yang menjadi lokasi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), 27–31 Agustus 2026. (Istimewa/Wawasannews)

Nasional

Surat Terbuka Untuk Para Muasis NU

Nasional | Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:33

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:33

Kepada Yang saya Muliakan Para Muasis NU : 1. Hadratus Syaikh KH. Hasyim Asy’ari, 2. KH. Abdul Wahab Chasbullah, 3. KH. Bisri Syansuri Rahimahumullahu Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Mohon Izin Mbah Yai, izinkan kami cucu2 panjenengan, anak-anak kandung ideologis dari rahim jam’iyah yang panjenengan lahirkan dengan air mata, dan doa panjang. izinkan pula kami sowan melalui…

Pengamat Politik Ujang Komarudin saat berbicara dalam Serial Diskusi Muktamar ke-35 NU bertajuk 'Mencari Sosok Ideal Rais Aam PBNU' di Resto Trisnoku, Jakarta, Senin (24/8/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Nasional

Pengamat: NU Jangan Sampai Berada Dalam Kendali Kekuasaan

Nasional | Senin, 24 Agustus 2026 - 22:12

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:12

JAKARTA, Wawasannews.com – Pengamat politik Ujang Komarudin menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama (NU) sebagai organisasi sosial-keagamaan terbesar harus senantiasa menjaga independensinya. Dia mengingatkan agar NU tidak berada dalam kendali atau terkooptasi oleh kepentingan kekuasaan politik. “Kalau NU tidak bisa dikendalikan oleh kekuasaan atau oleh negara, maka negara bisa guncang. NU sebagai salah satu kekuatan negara. Karena…

Gus Yusuf Chudlori berbincang dengan KH. Mustofa Bisri Pengasuh Ponpes Roudlotut Tholibin Leteh, Rembang dalam suasana penuh keakraban. (Istimewa/Wawasannews)

Opini

Muktamar Untuk Ulama, Bukan Untuk Istana

Opini | Senin, 24 Agustus 2026 - 21:58

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:58

Kurang beberapa hari lagi, Nahdlatul Ulama akan menggelar hajat besar lima tahunan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, tanah perjuangan KH Wahab Chasbullah, salah satu pendiri NU yang meletakkan fondasi kebangsaan dan keagamaan. Di tanah yang penuh sejarah itulah, arah masa depan NU seharusnya ditentukan murni oleh musyawarah para Masayikh, Ulama dan kiai pesantren…

Gus Yusuf (kanan) saat menjalani wawancara bersama awak media di kediamannya. (Istimewa/Wawasannews)

Opini

Ketika Tegalrejo Bersinar, Menara Gading Mencari Alasan

Opini | Selasa, 21 Juli 2026 - 15:14

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:14

Ada malam-malam yang ditulis bukan oleh tinta, melainkan oleh langkah kaki ribuan orang yang berjalan searah. Sabtu malam itu, di Aula Pondok Pesantren API Tegalrejo, Magelang, langkah itu berhenti di satu titik: Gus Yusuf. Dua puluh dua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama se-Jawa Tengah datang bukan untuk berkunjung, tapi untuk melamar—”Lamaran Agung”, begitu mereka menyebutnya, sebuah…

KH. Yusuf Chudlori (Doc. Istimewa/Wawasannews)

Opini

Istiqomah di Jalan Sunyi: Gus Yusuf Chudlori dan Masa Depan NU

Opini | Minggu, 17 Mei 2026 - 16:00

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:00

Menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama, satu nama dari lereng Merapi terus menguat, sosok kiai yang selama ini memilih jalan sunyi merawat pesantren, kini dipanggil untuk memimpin organisasi Islam terbesar di dunia. NU di Persimpangan Jalan Ada sebuah pertanyaan yang belakangan ini sering terdengar di warung-warung kopi, di serambi masjid, di grup-grup WhatsApp para nahdliyin, Forum…

Secret Link