JAKARTA, Wawasannews.com – Pembalap Ducati Lenovo Team Francesco Bagnaia harus mengakhiri balapan MotoGP Prancis 2026 dengan hasil mengecewakan setelah gagal finis akibat kecelakaan saat tengah bersaing di barisan depan di Sirkuit Bugatti, Le Mans, Minggu.
Hasil tersebut terasa semakin pahit karena Bagnaia memulai balapan dari posisi terdepan atau pole position dan sempat menunjukkan performa kompetitif sepanjang akhir pekan.
Bagnaia mengakui secara keseluruhan dirinya tampil cukup baik sejak sesi latihan hingga balapan utama. Menurutnya, Ducati mampu tampil cepat di setiap sesi dan terus menunjukkan perkembangan positif.
“Secara keseluruhan akhir pekan ini positif. Kami memulai dengan kuat dan mampu tampil cepat di setiap sesi sambil terus berkembang,” kata Bagnaia dalam keterangan resmi Ducati, Senin.
Meski start dari pole, pembalap asal Italia itu sempat kehilangan momentum di awal balapan dan tercecer hingga posisi kelima pada lap pembuka.
Namun, juara dunia MotoGP 2022 dan 2023 tersebut perlahan bangkit. Bagnaia berhasil memperbaiki ritme balapan dan naik ke posisi kedua pada lap ketujuh, sekaligus mulai menempel ketat pemimpin lomba Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing.
Momentum kebangkitan itu membuka peluang podium, bahkan peluang kemenangan, setelah jarak Bagnaia dengan Bezzecchi terus menipis.
Sayangnya, saat berusaha memangkas selisih menjadi kurang dari satu detik pada lap ke-16, Bagnaia kehilangan kendali bagian depan motor di tikungan ketiga dan terjatuh.
Insiden itu membuatnya tidak mampu melanjutkan balapan.
“Kami berada dalam perebutan podium meski mengalami sedikit masalah saat start. Setelah itu ada kendala kecil yang membuat saya kehilangan kepercayaan diri pada bagian depan motor,” ujar Bagnaia. (Dilandir dari antarsnews).
Ia menambahkan, dirinya tetap berusaha mempertahankan kecepatan untuk terus menekan rival di depan, tetapi grip bagian depan motor tiba-tiba hilang.
“Saya tetap mencoba mendorong dan menjaga kecepatan, tetapi bagian depan motor kehilangan grip. Hal seperti ini bisa terjadi,” katanya.
Akibat gagal finis di Le Mans, Bagnaia kini turun ke posisi kesembilan klasemen sementara MotoGP 2026 dengan koleksi 43 poin.
Sementara Ducati Lenovo Team berada di posisi kelima klasemen tim dengan 100 poin. Adapun Ducati masih bertahan di peringkat kedua klasemen konstruktor dengan 128 poin.
MotoGP 2026 selanjutnya akan berlanjut pada GP Catalunya di Sirkuit Montmelo, Spanyol, mulai 15 Mei mendatang. Seri tersebut menjadi kesempatan bagi Bagnaia untuk bangkit usai drama pahit di Le Mans. (Red)









