KENDAL, Wawasannews.com – Arus lalu lintas di Jalur Pantura Kabupaten Kendal mengalami kemacetan panjang pada Selasa pagi (12/5/2026) setelah sebuah truk mengalami patah as di atas Jembatan Kalibodri. Insiden tersebut terjadi saat arus kendaraan tengah diberlakukan sistem contraflow akibat perbaikan Jembatan Kalibodri sisi utara.
Kondisi ini membuat kepadatan kendaraan terjadi dari dua arah, baik dari arah Semarang menuju Jakarta maupun sebaliknya.
Pantauan di lokasi, antrean kendaraan dari arah Jakarta mengular hingga wilayah Gondang. Sementara dari arah Semarang, kepadatan lalu lintas mencapai Karangsari, Kendal. Total antrean kendaraan dilaporkan mencapai lebih dari lima kilometer.
Kemacetan terjadi karena kendaraan besar yang mengalami kerusakan berada tepat di titik penyempitan jalur akibat proyek perbaikan jembatan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kendal IPTU Joko Bayu mengatakan insiden tersebut langsung memicu kepadatan panjang lantaran jalur di lokasi memang sedang diberlakukan contraflow.
“Penyebab macet karena ada truk yang mengalami patah as di atas Jembatan Kalibodri. Saat ini memang diberlakukan contraflow karena ada perbaikan Jembatan Kalibodri sebelah utara. Truk sudah kami pindahkan, tetapi karena antrean sudah panjang kondisi masih padat merayap,” ujar Joko.
Petugas Satlantas Polres Kendal bersama personel di lapangan langsung melakukan pengaturan arus lalu lintas sekaligus proses evakuasi kendaraan.
Sekitar pukul 08.00 WIB, truk yang mengalami patah as berhasil dipindahkan dari atas jembatan. Meski demikian, arus kendaraan belum bisa kembali normal dalam waktu singkat karena panjangnya antrean yang sudah terbentuk sejak pagi.
Salah satu sopir truk, Wasiyo, mengaku sudah terjebak kemacetan selama berjam-jam saat melintas dari Jakarta menuju Malang.
Ia awalnya mengira kepadatan yang terjadi hanya kemacetan rutin pagi hari, namun ternyata antrean berlangsung jauh lebih lama.
“Saya mulai masuk Weleri jam setengah enam pagi. Sampai di Truko macet, saya kira biasa karena jam pagi, ternyata hampir dua jam belum jalan,” kata Wasiyo.
Untuk mengurai kepadatan, polisi mengimbau kendaraan kecil menggunakan jalur alternatif.
Sementara kendaraan logistik maupun kendaraan pribadi jarak jauh disarankan memanfaatkan jalan tol melalui Exit Tol Kaliwungu maupun Exit Tol Weleri guna menghindari penumpukan kendaraan di Jalur Pantura Kendal.
Petugas masih terus melakukan pengaturan lalu lintas hingga arus kendaraan kembali normal.
Pewarta : Fuad
Editor : Riyadi









