Ujian Seleksi Tahap II Double Degree Australia–UIN Sunan Ampel Berjalan Lancar, 110 Peserta Ikuti TBS

- Pewarta

Senin, 23 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pelaksanaan Ujian Seleksi Tahap II Tes Bakat Skolastik (TBS) Program S2 Double Degree Beasiswa Indonesia Bangkit Kementerian Agama RI antara University of Canberra Australia dan UIN Sunan Ampel Surabaya yang digelar secara daring di Surabaya, Sabtu (21/2/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Suasana pelaksanaan Ujian Seleksi Tahap II Tes Bakat Skolastik (TBS) Program S2 Double Degree Beasiswa Indonesia Bangkit Kementerian Agama RI antara University of Canberra Australia dan UIN Sunan Ampel Surabaya yang digelar secara daring di Surabaya, Sabtu (21/2/2026). (Istimewa/Wawasannews)

SURABAYA, Wawasannews.com – Ujian Seleksi Tahap II berupa Tes Bakat Skolastik (TBS) bagi calon awardee Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama RI untuk Program S2 Double Degree antara University of Canberra dan UIN Sunan Ampel Surabaya berlangsung lancar. Seleksi dilaksanakan secara daring pada Sabtu (21/2/2026).

Kementerian Agama melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Sekretariat Jenderal bekerja sama dengan Pusat Studi Pengukuran dan Pengujian Pendidikan (PSPPP) UIN Sunan Ampel Surabaya menyeleksi sekitar 110 peserta. Seluruh tahapan berjalan sesuai standar operasional prosedur dan tepat waktu.

Program Double Degree ini difokuskan pada bidang Teaching English as Second or Foreign Language (TESOL) dengan skema studi satu tahun di UIN Sunan Ampel Surabaya dan satu tahun di University of Canberra, Australia. Skema tersebut dirancang untuk memperkuat kompetensi pengajaran Bahasa Inggris di lingkungan pendidikan keagamaan.

Baca Juga  Ketua DPRD Kendal Tekankan Disiplin Berorganisasi di Era Digital

Kepala Puspenma Kemenag RI, Ruchman Basori, mengapresiasi kelancaran pelaksanaan TBS di Surabaya. Ia menilai sinergi Puspenma dan PSPPP UIN Sunan Ampel berjalan efektif sehingga diharapkan mampu menjaring calon awardee yang unggul dan berdaya saing global.

“Program Double Degree BIB merupakan langkah strategis Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang kompetitif,” ujarnya.

Ruchman menambahkan, pengiriman mahasiswa ke Australia diharapkan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris, mulai dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi keagamaan. Program S2 Double Degree TESOL ini menggunakan skema co-funding, yakni satu tahun studi di UIN Surabaya didanai penuh oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan–Kementerian Agama, dan satu tahun di Australia didukung Australian Awards Scholarship (AAS).

Baca Juga  HKTI Kendal Dorong Insentif Pajak Sawah Lestari, Lindungi Petani dari Alih Fungsi Lahan

“Skema co-funding lebih strategis dan efisien,” jelasnya.

Terkait pembukaan seleksi umum BIB Kemenag 2026, Ruchman menyebut proses persiapan tengah berjalan. “Insyaallah pendaftaran dibuka pada Maret–April untuk menjaring putra-putri terbaik binaan Kementerian Agama,” katanya.

Sementara itu, Ketua PSPPP UIN Sunan Ampel Surabaya Prof. Kusaeri menjelaskan bahwa TBS merupakan seleksi tahap II. Peserta yang lolos akan melanjutkan ke tahap III berupa wawancara.

“Tingkat kehadiran peserta mencapai 100 persen, dimulai tepat waktu, dan berjalan sesuai SOP,” terangnya.

Ia menambahkan, kelancaran seleksi menunjukkan komitmen tinggi para calon penerima beasiswa. Pada pelaksanaan TBS ini juga hadir Tim Monitoring Puspenma Kemenag RI untuk memastikan proses seleksi berlangsung transparan, akuntabel, dan objektif.

Baca Juga  Ketua Komisi D DPRD Kendal Ajak Anak Yatim Pilih Baju Lebaran Gratis, Tebar Kebahagiaan di Bulan Ramadan

Pewarta : Fuad Dwi

Editor : Cahya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Audiensi PDKN dan Lembaga Pendidikan ke DPD RI, Soroti Beasiswa hingga Kebebasan Akademik
Harga Emas Antam Turun Rp50.000, Momentum Beli atau Sinyal Waspada?
Kempo Indonesia Berduka, Pendiri Perkemi Indra Kartasasmita Tutup Usia
Volkswagen Luncurkan Dua Mobil Listrik Baru di China, Usung Teknologi AI dan LiDAR
Viral Isu Kas Masjid Diambil Alih, Kemenag Pastikan Itu Hoaks
Gelombang Hujan Lebat Mengintai, BMKG Minta Warga Siaga di Sejumlah Wilayah
PBVSI Terapkan Format Baru Three Winning Set di Final Proliga 2026, Laga Bisa Berlangsung Hingga Tiga Hari
Isu Fusi Gerindra–NasDem Mengemuka, Dasco Tegaskan Tak Pernah Dibahas

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 10:45

Audiensi PDKN dan Lembaga Pendidikan ke DPD RI, Soroti Beasiswa hingga Kebebasan Akademik

Rabu, 22 April 2026 - 09:50

Harga Emas Antam Turun Rp50.000, Momentum Beli atau Sinyal Waspada?

Rabu, 22 April 2026 - 09:35

Kempo Indonesia Berduka, Pendiri Perkemi Indra Kartasasmita Tutup Usia

Rabu, 22 April 2026 - 09:24

Volkswagen Luncurkan Dua Mobil Listrik Baru di China, Usung Teknologi AI dan LiDAR

Rabu, 22 April 2026 - 09:03

Viral Isu Kas Masjid Diambil Alih, Kemenag Pastikan Itu Hoaks

Berita Terbaru