Prabowo Salurkan 140 Becak Listrik untuk Abang Becak di Kendal, Ringankan Beban dan Dorong Kesejahteraan

- Pewarta

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Kendal Beny Karnadi bersama Mayjen (Purn) Firman Dahlan mencoba becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto usai penyerahan simbolis di Pendopo Kabupaten Kendal, Selasa (11/11/2025). Keduanya menilai becak listrik tersebut nyaman, aman, dan mampu meringankan beban para abang becak. (wawasannews)

Wakil Bupati Kendal Beny Karnadi bersama Mayjen (Purn) Firman Dahlan mencoba becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto usai penyerahan simbolis di Pendopo Kabupaten Kendal, Selasa (11/11/2025). Keduanya menilai becak listrik tersebut nyaman, aman, dan mampu meringankan beban para abang becak. (wawasannews)

KENDAL, Wawasannews – Sebanyak 140 abang becak di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, menerima bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto. Penyerahan dilakukan oleh Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN), Mayjen (Purn) Firman Dahlan, di Pendopo Kabupaten Kendal, Selasa (11/11/2025).

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pelaku transportasi tradisional di wilayahnya. Ia berharap bantuan tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan dan mempertahankan sumber pendapatan para abang becak.

“Yang mendapat bantuan baru 140 abang becak. Saya berharap tahun depan sisanya bisa dapat,” ujar Dyah Kartika Permanasari, yang akrab disapa Mbak Tika. Ia menjelaskan, becak listrik membantu mengurangi beban fisik pengayuh, terutama bagi yang sudah lanjut usia. “Yang mendapatkan bantuan becak listrik, ada yang berusia 82 tahun,” tambahnya.

Wakil Bupati Kendal Beny Karnadi menilai becak listrik nyaman dan aman digunakan. “Abang becaknya juga tidak capek karena tidak mengayuh,” tuturnya.

Salah satu penerima, Sukamto (70), warga Karangsari, mengaku senang karena kini tidak perlu lagi mengayuh untuk menarik penumpang. “Biasanya saya mengayuh supaya becak bisa jalan, tapi sekarang sudah dapat bantuan becak listrik, jadi tidak lagi mengayuh,” ujarnya.

Direktur YGSN Firman Dahlan menjelaskan, pemerintah menargetkan penyaluran 10.000 becak listrik pada tahun 2025. “Tahun ini baru 2.000 becak listrik yang sudah tersalurkan. Tahun 2026 akan ada 30.000 lagi,” jelasnya. Program ini, lanjut Firman, merupakan wujud komitmen Presiden Prabowo dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pengentasan kemiskinan. (fuad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Lebih dari 48 Ribu Tenaga Kerja Terserap, KEK Kendal Terus Buka Peluang Kerja Baru
Polres Kendal Gelar Bakti Sosial Kesehatan dan Bansos di Jatirejo, 50 Warga Terima Bantuan
Bantu Warga Hadapi Keterbatasan Air, Polres Kendal Gelar Bakti Sosial Penyaluran Air Bersih
PMII Semarang Bahas Pelemahan Rupiah dan Stabilitas Ekonomi dalam Dialog Bersama Bank Indonesia
DPRD Jateng Minta Perikanan Jadi Prioritas, Nelayan Dinilai Belum Nikmati Besarnya Potensi Ekonomi Pesisir
Akumulasi Kemarahan Rakyat, PMII Kota Semarang Menggugat: 500 Massa Turun ke DPRD Jawa Tengah
Ribuan Warga Padati Kaliwungu, Karnaval Tahun Baru Islam 1448 H Berlangsung Meriah
Terobos Rob Sejauh 2 Kilometer, Kapolres Kendal Datangi Warga yang Masih Bertahan di Balok

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:45

Lebih dari 48 Ribu Tenaga Kerja Terserap, KEK Kendal Terus Buka Peluang Kerja Baru

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:02

Polres Kendal Gelar Bakti Sosial Kesehatan dan Bansos di Jatirejo, 50 Warga Terima Bantuan

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:01

Bantu Warga Hadapi Keterbatasan Air, Polres Kendal Gelar Bakti Sosial Penyaluran Air Bersih

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:00

PMII Semarang Bahas Pelemahan Rupiah dan Stabilitas Ekonomi dalam Dialog Bersama Bank Indonesia

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:22

DPRD Jateng Minta Perikanan Jadi Prioritas, Nelayan Dinilai Belum Nikmati Besarnya Potensi Ekonomi Pesisir

Berita Terbaru