Operasi Halilintar! TNI Bongkar Tambang Ilegal Rp12,9 Triliun, Sita Belasan Alat Berat

- Pewarta

Senin, 10 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenderal Tempur Kostrad Pimpin Penertiban Tambang Ilegal, Sita Belasan Excavator dan Buldozer.(Dok Pribadi/Wawasannews)

Jenderal Tempur Kostrad Pimpin Penertiban Tambang Ilegal, Sita Belasan Excavator dan Buldozer.(Dok Pribadi/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews.com – Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas Halilintar PKH) kembali melakukan aksi tegas terhadap aktivitas tambang ilegal.

Dipimpin Komandan Satgas Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, tim menertibkan penambangan ilegal di kawasan hutan Desa Lubuk Lingkuk dan Desa Lubuk Besar, Kecamatan Lubuk Besar, Bangka Tengah, Bangka Belitung, Sabtu (8/11/2025).

Dari operasi tersebut, Satgas berhasil mengamankan ratusan hektare kawasan hutan yang dijadikan lokasi tambang tanpa izin.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari dua lokasi, kami berhasil menertibkan aktivitas penambangan ilegal di lahan seluas 315,48 hektare,” ujar Mayjen Febriel Buyung Sikumbang.

Ia mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam pelaksanaan operasi tersebut.

“Kami bersyukur mendapat dukungan penuh dari aparat kewilayahan, baik TNI, Polri, maupun dinas terkait. Informasi dan dukungan mereka sangat membantu sehingga penertiban berjalan aman dan lancar,” tuturnya.

Dalam penertiban itu, Satgas juga mengamankan sejumlah alat berat yang digunakan untuk aktivitas tambang, di antaranya 12 unit excavator, dua bulldozer, satu genset, serta berbagai perlengkapan pertambangan lainnya.

Mayjen Febriel menambahkan, aktivitas tambang ilegal tersebut berpotensi menimbulkan kerugian negara dalam jumlah besar, baik dari sisi nilai tambang maupun kerusakan lingkungan.

“Dari 315 hektare itu, potensi kerugian negara diperkirakan mencapai Rp12,9 triliun. Angka ini akan kami perkuat melalui assesment lebih mendalam,” tegasnya.(Red)

Berita Terkait

DPRD Kendal Ngangsu Kaweruh Wisata ke Bantul, Siapkan E-Ticketing untuk Dongkrak PAD
Hampir 850 Ribu Warga Mengungsi, Korban Jiwa Banjir Bandang Tiga Provinsi Tembus 867 Orang
Prabowo Jelaskan Alasan Borong Alutsista: 50 Helikopter Dikerahkan ke Daerah Bencana
Korban Hilang Bencana di Sumut Turun Jadi 160 Orang, Terbanyak di Kabupaten Dairi
Kemenkes Kebut Pemulihan Fasilitas Kesehatan di Wilayah Bencana Sumatra
Jelang Pemilu 2029, Puan Minta Media Jaga Ruang Publik Tetap Sehat dan Objektif
Menlu Sugiono Apresiasi Dukungan Negara Sahabat untuk Korban Bencana di Aceh dan Sumatra
Indonesia Kirim 48 Cabor ke SEA Games 33, Prabowo Tekankan Kebanggaan dan Kehormatan
Berita ini 6.996 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 18:40

DPRD Kendal Ngangsu Kaweruh Wisata ke Bantul, Siapkan E-Ticketing untuk Dongkrak PAD

Sabtu, 6 Desember 2025 - 16:22

Hampir 850 Ribu Warga Mengungsi, Korban Jiwa Banjir Bandang Tiga Provinsi Tembus 867 Orang

Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:42

Prabowo Jelaskan Alasan Borong Alutsista: 50 Helikopter Dikerahkan ke Daerah Bencana

Sabtu, 6 Desember 2025 - 14:07

Korban Hilang Bencana di Sumut Turun Jadi 160 Orang, Terbanyak di Kabupaten Dairi

Jumat, 5 Desember 2025 - 20:06

Kemenkes Kebut Pemulihan Fasilitas Kesehatan di Wilayah Bencana Sumatra

Berita Terbaru