Mendagri Tito: Gen Z Kini Lebih Mudah Punya Rumah, BPHTB dan PBG Dihapus

- Pewarta

Sabtu, 4 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (3/10).

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (3/10).

JAKARTA, Wawasannews.com – Kabar gembira bagi generasi muda, khususnya Gen Z yang tengah memulai hidup mandiri. Pemerintah resmi menghapus Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Perizinan Bangunan Gedung (PBG). Langkah ini dinilai sebagai bentuk keberpihakan negara untuk meringankan beban anak muda dalam memiliki hunian pertama.

“Gen Z berhak merasa secure, salah satunya dengan punya rumah sendiri. Dengan dihapusnya BPHTB, biaya awal beli rumah jadi jauh lebih ringan,” ujar Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (3/10).

Pemerintah menyadari keresahan generasi muda terkait sulitnya memiliki rumah di tengah harga yang terus melambung. Biaya tambahan seperti pajak dan izin pembangunan kerap membuat mereka pesimis bisa memiliki hunian.

Untuk menjawab persoalan itu, Kementerian Dalam Negeri mengambil langkah konkret dengan menghapus dua beban biaya terbesar, yaitu BPHTB dan PBG. Dengan kebijakan ini, pintu bagi Gen Z untuk membeli rumah pertama semakin terbuka.

Tito menambahkan, generasi muda bisa memulai dari rumah sederhana seperti tipe studio atau dua kamar. Seiring peningkatan penghasilan, mereka dapat beralih ke hunian yang lebih besar. “Yang penting akses awal untuk punya rumah kini sudah lebih mudah,” tegasnya.

Selain itu, pemerintah juga memperbesar kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) menjadi 350.000 unit pada 2025. Skema ini memberi kemudahan cicilan, sehingga anak muda tidak lagi khawatir terbebani.

Tito berpesan agar Gen Z memanfaatkan peluang tersebut dengan optimisme. “Harga rumah makin terjangkau karena pajak dihapus dan pembiayaan dipermudah. Tinggal bagaimana Gen Z mengelola kesempatan ini sambil terus meningkatkan penghasilan,” pungkasnya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PMII Rayon Ekonomi UIN Walisongo Bangun Kepemimpinan Masa Depan melalui MAPABA 2026
Surat Terbuka Untuk Para Muasis NU
Pengamat: NU Jangan Sampai Berada Dalam Kendali Kekuasaan
BRI Luncurkan BRImo Taiwan, Permudah Transaksi dan Kirim Uang bagi PMI Indonesia
Gempa NTT Tewaskan 91 Orang, Jumlah Pengungsi Capai 161.084 Jiwa
Gempa M7,7 Guncang Flores, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Tsunami untuk Sejumlah Wilayah
Korwil Ikadin Jateng Apresiasi Regenerasi Pengurus, Dorong Soliditas Organisasi dan Penegakan Hukum
Hutan Mangrove Jadi Penyelamat Nelayan Maros saat Angin Barat Mengamuk

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 19:59

PMII Rayon Ekonomi UIN Walisongo Bangun Kepemimpinan Masa Depan melalui MAPABA 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:33

Surat Terbuka Untuk Para Muasis NU

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:12

Pengamat: NU Jangan Sampai Berada Dalam Kendali Kekuasaan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:38

BRI Luncurkan BRImo Taiwan, Permudah Transaksi dan Kirim Uang bagi PMI Indonesia

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:15

Gempa NTT Tewaskan 91 Orang, Jumlah Pengungsi Capai 161.084 Jiwa

Berita Terbaru

Secret Link