36 Persen Kecelakaan di Kendal Terjadi di Jalur Weleri–Sukorejo, Polisi Pastikan Nihil Korban Jiwa

- Pewarta

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Lantas Polres Kendal, AKP Panji Yugo Putranto, saat memberikan keterangan kepada awak media terkait tingginya angka kecelakaan di jalur Weleri–Sukorejo di Mapolres Kendal, Selasa (7/4/2026). Foto : Wawasannews.com

Kasat Lantas Polres Kendal, AKP Panji Yugo Putranto, saat memberikan keterangan kepada awak media terkait tingginya angka kecelakaan di jalur Weleri–Sukorejo di Mapolres Kendal, Selasa (7/4/2026). Foto : Wawasannews.com

KENDAL, Wawasannews.com – Satuan Lalu Lintas Polres Kendal memberikan perhatian khusus terhadap jalur Weleri–Sukorejo yang tercatat menyumbang angka kecelakaan cukup tinggi di wilayah Kabupaten Kendal.

Kasat Lantas Polres Kendal, AKP Panji Yugo Putranto, mengungkapkan berdasarkan data hasil Operasi Ketupat Candi 2026, sekitar 36 persen kasus kecelakaan terjadi di jalur tersebut.

“Berdasarkan data Operasi Ketupat Candi kemarin, jalur Weleri–Sukorejo memang menjadi titik rawan kecelakaan,” ujarnya saat ditemui di Polres Kendal, Selasa (7/4/2026).

Ia menjelaskan, mayoritas kecelakaan terjadi pada malam hari dengan berbagai faktor penyebab, seperti kelelahan pengendara, kurangnya konsentrasi, serta minimnya penerangan jalan.

“Jalur ini cukup kompleks, lalu lintasnya ramai, namun di beberapa titik masih minim penerangan,” jelasnya.

Meski angka kecelakaan cukup tinggi, AKP Panji memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Dari data yang dihimpun, tercatat dua korban mengalami luka berat dan 29 lainnya luka ringan.

Selain itu, mayoritas kecelakaan didominasi oleh pengendara sepeda motor dengan persentase mencapai 60 persen.

Lebih lanjut, ia memaparkan waktu kejadian kecelakaan tersebar di berbagai jam, yakni pagi hari pukul 06.00–12.00 WIB sebanyak enam kasus, siang hari pukul 12.00–18.00 WIB enam kasus, dini hari pukul 00.00–06.00 WIB lima kasus, dan selebihnya terjadi pada malam hari pukul 18.00–24.00 WIB.

Pihaknya pun mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama saat berkendara di malam hari, serta mematuhi rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.

“Kami mengingatkan pengguna jalan agar tidak menerobos rambu lalu lintas, karena hal tersebut sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kecelakaan,” tegasnya.

 

Pewarta : Zidnal Muna

Editor : Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kebakaran Rumah di Selokaton Nyaris Meluas, Api Sempat Menjalar ke Kandang Sapi
M. Irfan Khamid Tegaskan Kesiapan Jateng Sambut Kongres XXI, Konsolidasi dan Arah IPNU Jadi Sorotan
Gandeng Investor Singapura-India, Muhammadiyah Bangun Pabrik Obat Rp150 Miliar di Kendal
Polemik Perangkat Desa Kedunggading Potong Kabel Pengeras Suara Masjid Jadi Perhatian Kejari Kendal
Kerap Bolak-balik karena Berkas Belum Lengkap, Warga Kendal Kini Bisa Cek Syarat PBG dan SLF Online
Seragam PDU Baru TNI Diperkenalkan di HUT ke-81, Bawa Filosofi Beskap dan Kearifan Lokal
HUT ke-81 TNI, Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq: TNI Penjaga Rakyat, DPRD Siap Bersinergi Kawal Pembangunan
HUT TNI ke-81, Kapolres Kendal Dorong Soliditas TNI-Polri Jaga Kamtibmas

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:23

Kebakaran Rumah di Selokaton Nyaris Meluas, Api Sempat Menjalar ke Kandang Sapi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:16

M. Irfan Khamid Tegaskan Kesiapan Jateng Sambut Kongres XXI, Konsolidasi dan Arah IPNU Jadi Sorotan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:54

Gandeng Investor Singapura-India, Muhammadiyah Bangun Pabrik Obat Rp150 Miliar di Kendal

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:40

Polemik Perangkat Desa Kedunggading Potong Kabel Pengeras Suara Masjid Jadi Perhatian Kejari Kendal

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:32

Seragam PDU Baru TNI Diperkenalkan di HUT ke-81, Bawa Filosofi Beskap dan Kearifan Lokal

Berita Terbaru

Secret Link