Terobos Rob Sejauh 2 Kilometer, Kapolres Kendal Datangi Warga yang Masih Bertahan di Balok

- Pewarta

Selasa, 16 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar menyerahkan bantuan sembako kepada Siti Rokhanah, warga Kelurahan Balok yang masih bertahan di kawasan terdampak rob, saat kegiatan bakti sosial menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Senin (15/6/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar menyerahkan bantuan sembako kepada Siti Rokhanah, warga Kelurahan Balok yang masih bertahan di kawasan terdampak rob, saat kegiatan bakti sosial menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Senin (15/6/2026). (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Di tengah genangan rob yang terus merendam kawasan pesisir Kelurahan Balok, Kecamatan Kendal, masih ada warga yang memilih bertahan di rumahnya. Kondisi itu menjadi perhatian Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar yang secara langsung mendatangi salah satu warga terdampak rob dalam kegiatan bakti sosial menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

Senin (15/6/2026) sore, Kapolres bersama rombongan harus berjalan kaki menembus genangan air rob sejauh kurang lebih dua kilometer untuk mencapai rumah Siti Rokhanah, warga RT 005 RW 001 Kelurahan Balok. Lokasi rumah tersebut berada di kawasan yang hampir seluruhnya telah terendam rob dan sebagian besar rumah di sekitarnya sudah tidak lagi dihuni.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB itu turut dihadiri Kapolsek Kendal IPTU Sanhaji, anggota Polres Kendal, personel Polsek Kendal, Taruna Akpol tingkat I, serta perangkat Kelurahan Balok. Meski harus melewati genangan air yang cukup luas, rombongan tetap melanjutkan perjalanan untuk menemui langsung warga yang selama ini hidup dalam keterbatasan akibat rob.

Sesampainya di lokasi, Kapolres menyerahkan bantuan sosial berupa 50 kilogram beras dan lima dus mi instan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga yang terdampak rob, terutama mereka yang tinggal di wilayah yang aksesnya semakin sulit dijangkau.

AKBP Hendry Susanto Sianipar mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya warga yang menghadapi kesulitan akibat bencana rob yang telah berlangsung cukup lama di kawasan pesisir Kendal.

Menurutnya, kehadiran polisi tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dalam kondisi tertentu, Polri juga berupaya hadir untuk membantu warga yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

“Kami ingin berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan. Salah satunya Ibu Siti yang sampai sekarang masih tinggal di rumah yang terendam rob dan aksesnya cukup sulit,” kata Hendry saat berdialog dengan warga.

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga menyempatkan berbincang langsung dengan Siti Rokhanah untuk mengetahui kondisi yang dihadapi sehari-hari. Ia mendengarkan berbagai cerita mengenai kehidupan warga yang bertahan di tengah genangan rob yang semakin meluas dari tahun ke tahun.

Dari hasil dialog tersebut, Kapolres menilai kondisi tempat tinggal Siti sudah tidak lagi ideal untuk ditinggali dalam jangka panjang. Karena itu, ia berharap ada langkah cepat agar warga tersebut dapat menempati tempat yang lebih aman dan layak.

Hendry mengungkapkan pihaknya menerima informasi bahwa Pemerintah Kabupaten Kendal sedang mengupayakan relokasi bagi Siti Rokhanah. Namun proses relokasi membutuhkan waktu karena harus disiapkan lahan dan berbagai kebutuhan pendukung lainnya.

Sambil menunggu proses tersebut, Kapolres berharap solusi sementara bisa segera diwujudkan. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah menyediakan rumah kontrakan agar Siti tidak terus tinggal di kawasan yang setiap hari terdampak rob.

“Kalau menunggu relokasi tentu perlu proses. Harapan kami dalam waktu dekat sudah ada solusi sementara sehingga Ibu Siti bisa tinggal di tempat yang lebih layak dan aman untuk beraktivitas,” ujarnya.

Kisah Siti Rokhanah menjadi gambaran perubahan yang terjadi di kawasan pesisir Balok dalam beberapa tahun terakhir. Perempuan tersebut diketahui telah menempati rumah itu sejak tahun 2006 bersama anaknya, Sesdri Atmoko.

Saat pertama kali tinggal di lokasi tersebut, kondisi lingkungan masih jauh berbeda dengan sekarang. Kawasan sekitar rumah masih berupa daratan dengan banyak pepohonan yang tumbuh subur. Aktivitas warga berjalan normal dan belum ada genangan rob yang mengancam permukiman.

Namun seiring waktu, air laut pasang mulai masuk ke kawasan permukiman. Genangan yang awalnya hanya terjadi pada waktu tertentu perlahan menjadi semakin luas dan bertahan lebih lama. Kondisi itu membuat banyak rumah rusak dan akhirnya ditinggalkan pemiliknya.

“Saya tinggal di sini sejak tahun 2006. Dulu tidak banjir. Di sekitar rumah masih banyak tanaman dan pohon. Sekarang hampir semua wilayah di sekitar rumah sudah tergenang rob,” tutur Siti.

Ia mengaku tetap bertahan karena belum memiliki tempat tinggal lain. Meski harus hidup di tengah genangan air, ia berusaha menjalani aktivitas sehari-hari bersama anaknya dengan segala keterbatasan yang ada.

Kondisi tersebut juga menjadi perhatian pemerintah setempat. Pemerintah Kelurahan Balok saat ini masih berupaya mencari lahan yang dapat digunakan untuk relokasi. Selain itu, bantuan dari Baznas juga disiapkan untuk mendukung pembangunan rumah baru bagi Siti apabila lokasi relokasi telah tersedia.

Persoalan rob di wilayah pesisir Kendal sendiri masih menjadi tantangan bagi masyarakat. Selain merendam jalan dan permukiman, rob juga berdampak pada aktivitas ekonomi warga serta memaksa sebagian penduduk meninggalkan rumah yang telah mereka tempati selama bertahun-tahun.

Melalui kegiatan bakti sosial tersebut, Polres Kendal berharap dapat meringankan beban warga yang masih bertahan di kawasan terdampak rob sekaligus memberikan perhatian terhadap kondisi sosial yang dihadapi masyarakat pesisir.

Pewarta : Slamet
Editor : Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

243.543 Satlinmas di Jateng Diperkuat, Kajati Teguh Subroto Pimpin Aslinmas
Jalan Kaliwungu-Boja Ambles, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar
IKA PMII UIN Walisongo Launching WIM, Kembangkan Investasi dan Bisnis Alumni
Warga Binaan Lapas Plantungan Belajar Restorative Justice dan Hak Hukum
Belajar dari Blora, Kendal Bidik Beras Organik untuk Angkat Ekonomi Petani
SMA NU 05 Brangsong Gelar Padispintal, Bentuk Siswa Disiplin dan Berjiwa Kepemimpinan
Mahfud Sodiq dan Forwaken Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang di Anak Krakatau
Bidpropam Polda Jateng Gelar Baksos Air Bersih untuk Warga Desa Tejorejo

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 16:37

243.543 Satlinmas di Jateng Diperkuat, Kajati Teguh Subroto Pimpin Aslinmas

Rabu, 30 September 2026 - 13:00

Jalan Kaliwungu-Boja Ambles, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar

Selasa, 29 September 2026 - 17:00

IKA PMII UIN Walisongo Launching WIM, Kembangkan Investasi dan Bisnis Alumni

Selasa, 29 September 2026 - 13:27

Warga Binaan Lapas Plantungan Belajar Restorative Justice dan Hak Hukum

Minggu, 27 September 2026 - 16:29

Belajar dari Blora, Kendal Bidik Beras Organik untuk Angkat Ekonomi Petani

Berita Terbaru

Secret Link