KENDAL, Wawasannews.com – Upaya mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar Kawasan Industri Kendal (KIK) terus dilakukan. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), manajemen KIK mengalokasikan dana sebesar Rp500 juta untuk membuka akses masuk baru yang diharapkan mampu memperlancar arus kendaraan, khususnya saat jam sibuk pekerja pada pagi hari.
Pembangunan akses baru tersebut dilakukan dengan memanfaatkan jalur di depan gerbang menuju Pelabuhan Kendal. Dalam proyek ini, median jalan dibongkar untuk membentuk simpang baru yang nantinya dilengkapi lampu lalu lintas atau traffic light.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Kendal, Sofyan Efendi, mengatakan pekerjaan konstruksi saat ini masih berlangsung dan ditargetkan selesai pada akhir Juni 2026.
“Pembongkaran median dilakukan untuk membuka akses baru menuju KIK. Nantinya akan dilengkapi traffic light agar pengaturan arus kendaraan lebih optimal,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).
Menurut Sofyan, rencana tersebut lahir dari hasil koordinasi lintas instansi yang melibatkan Dishub Kendal, manajemen KIK, Satlantas Polres Kendal, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kendal.
Selama ini, aktivitas kendaraan menuju kawasan industri hanya terpusat pada satu pintu masuk. Kondisi tersebut sering memicu antrean panjang kendaraan dari arah timur maupun barat ketika ribuan pekerja memasuki kawasan industri pada waktu yang bersamaan.
“Dari hasil pembahasan bersama, disepakati perlunya akses alternatif agar beban kendaraan tidak menumpuk di satu titik,” jelasnya.
Selain untuk mendukung kelancaran mobilitas pekerja dan kendaraan logistik, keberadaan akses baru itu juga dinilai akan mempermudah masyarakat maupun pelaku usaha yang hendak menuju Pelabuhan Kendal. Pengguna jalan tidak lagi harus memutar melalui jalur yang lebih jauh.
Sofyan menegaskan seluruh pembiayaan proyek berasal dari dana CSR KIK sehingga tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kendal.
“Pendanaannya sepenuhnya dari CSR KIK. Setelah pembangunan selesai dan traffic light beroperasi, pengelolaannya akan menjadi tanggung jawab Dishub Kendal,” pungkasnya.






