Jembatan Baru di Purwogondo Amblas, Akses Utama Warga Ngijo Terputus Total

- Pewarta

Rabu, 10 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan baru di Dusun Ngijo, Desa Purwogondo, Kecamatan Boja, tampak amblas setelah fondasinya tergerus arus air pada Senin (8/12/2025) malam. (Istimewa/Wawasannews)

Jembatan baru di Dusun Ngijo, Desa Purwogondo, Kecamatan Boja, tampak amblas setelah fondasinya tergerus arus air pada Senin (8/12/2025) malam. (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Akses utama warga Dusun Ngijo, Desa Purwogondo, Kecamatan Boja, terputus setelah jembatan baru yang menjadi tumpuan mobilitas amblas pada Senin (8/12/2025) malam. Peristiwa sekitar pukul 19.00 WIB itu membuat kendaraan roda empat tidak bisa melintas, sementara sepeda motor masih memanfaatkan jembatan lama yang posisinya lebih rendah namun masih aman dilintasi.

 

Sekretaris BPBD Kendal, Ahmad Huda Kurniawansah, menjelaskan penyebab amblasnya jembatan adalah tergerusnya fondasi oleh derasnya arus air yang masuk melalui celah fondasi. “Kejadiannya tadi malam. Fondasi tergerus arus air deras yang mengalir di bawah jembatan, kemudian menyebabkan badan jembatan amblas,” ujarnya, Selasa (9/12/2025).

 

Kondisi ini cukup mengejutkan karena jembatan yang amblas merupakan konstruksi baru yang diproyeksikan menggantikan jembatan lama. Huda menilai fondasi baru ternyata belum mampu menahan tekanan debit air yang meningkat drastis. Ironisnya, saat kejadian hujan tidak turun di lokasi—kenaikan debit disebabkan kiriman air dari hujan deras di wilayah Kendal bagian atas pada Minggu (7/12/2025).

 

Dampak langsung kejadian ini memaksa pengendara mobil memutar arah melalui jalur Dusun Tercel, Desa Limbangan, Kecamatan Limbangan—menambah waktu tempuh dan biaya transportasi bagi warga. Hingga saat ini BPBD Kendal telah melakukan pengecekan awal dan berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk langkah penanganan darurat serta mengimbau warga memakai jalur alternatif sambil tetap berhati-hati.

Baca Juga  PN Kendal Gelar Sidang Tuntutan Kasus Pembunuhan Berencana

 

Dari perspektif mitigasi, peristiwa ini menyoroti pentingnya evaluasi teknis terhadap desain fondasi dan perencanaan drainase pada proyek infrastruktur desa agar tahan terhadap lonjakan debit air kiriman. BPBD bersama pemerintah desa diharapkan segera merancang skema perbaikan sementara dan permanen, termasuk pemasangan pelindung fondasi (riprap) dan penguatan struktur, sekaligus memetakan titik-titik rawan lain yang membutuhkan penanganan prioritas.

 

Untuk sementara, mobilitas harian warga diarahkan ke rute alternatif, sedangkan sepeda motor tetap dapat melewati jembatan lama yang kondisinya masih relatif kuat. Pemerintah daerah dan pihak terkait diminta mempercepat asesmen teknis serta menyiapkan anggaran perbaikan agar aktivitas ekonomi dan akses layanan masyarakat kembali pulih dengan cepat. (zdl)

Baca Juga  Hujan Deras Picu Banjir Sungai Waridin di Kendal, Warga Mengungsi

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kemenag Buka Beasiswa S2 Double Degree 2026, Kuliah di Indonesia dan Australia
KEK Kendal Jadi Motor Investasi Jateng, Serap Hampir 20 Ribu Tenaga Kerja Sepanjang 2025
Produksi Telur Nasional Surplus, Distribusi Jadi Biang Kerok Harga Tinggi
Tanggul Kali Bodri Kritis, Pemkab Kendal dan DPUPR Jateng Siapkan Penanganan Darurat
HUT ke-25 Baznas, Target Penghimpunan Zakat Kendal 2026 Capai Rp13 Miliar
Tanggul Kali Bodri Kritis, Warga Cepiring–Patebon Waswas Banjir Susulan
Dorong Ekonomi Kreatif, ‘Aisyiyah Kendal Gelar Pelatihan Tas Ecoprint Ramah Lingkungan
Polri Resmikan Direktorat PPA-PPO, Fokus Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:35

Kemenag Buka Beasiswa S2 Double Degree 2026, Kuliah di Indonesia dan Australia

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:21

KEK Kendal Jadi Motor Investasi Jateng, Serap Hampir 20 Ribu Tenaga Kerja Sepanjang 2025

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:26

Produksi Telur Nasional Surplus, Distribusi Jadi Biang Kerok Harga Tinggi

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:37

Tanggul Kali Bodri Kritis, Pemkab Kendal dan DPUPR Jateng Siapkan Penanganan Darurat

Kamis, 22 Januari 2026 - 23:06

Tanggul Kali Bodri Kritis, Warga Cepiring–Patebon Waswas Banjir Susulan

Berita Terbaru