Investor Furnitur Global Bangun Pabrik di KEK Kendal, Serap Hingga 6.000 Tenaga Kerja

- Pewarta

Senin, 16 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan pabrik PT Kuka Furniture Industry Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, Jawa Tengah, Senin (16/3/2026). Foto : Wawasannews.com

Prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan pabrik PT Kuka Furniture Industry Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, Jawa Tengah, Senin (16/3/2026). Foto : Wawasannews.com

KENDAL, Wawasannews.com – Investasi besar kembali masuk ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal. Produsen furnitur global, PT Kuka Furniture Industry Indonesia, resmi memulai pembangunan pabrik berorientasi ekspor yang ditandai dengan seremoni peletakan batu pertama (groundbreaking) pada 16 Maret 2026 di kawasan industri tersebut.

Pembangunan fasilitas manufaktur ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam menjadikan Indonesia sebagai salah satu basis produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar global.

Direktur PT Kuka Furniture Industry Indonesia, Wu Bin, menyampaikan bahwa total nilai investasi yang disiapkan perusahaan mencapai USD 160 juta atau sekitar Rp2,5 triliun. Dari jumlah tersebut, tahap awal pembangunan akan mengalokasikan dana sebesar USD 100 juta untuk pengembangan fasilitas produksi pertama.

“Total rencana investasi mencapai USD 160 juta. Tahap pertama sebesar USD 100 juta untuk pembangunan fasilitas awal,” ujarnya.

Dalam rencana operasionalnya, perusahaan menargetkan kapasitas ekspor hingga 25 ribu kontainer per tahun setelah seluruh tahap pembangunan selesai. Produk furnitur yang dihasilkan nantinya sebagian besar akan ditujukan untuk memenuhi permintaan pasar internasional.

Selain memperkuat sektor ekspor nasional, investasi ini juga diperkirakan memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Proyek pembangunan pabrik tersebut diproyeksikan mampu menyerap hingga sekitar 6.000 tenaga kerja.

Executive Director KEK Kendal, Juliani Kusumaningrum, mengatakan masuknya investasi dari PT Kuka Furniture Industry Indonesia semakin memperkuat posisi KEK Kendal sebagai pusat industri manufaktur berorientasi ekspor di Jawa Tengah.

“Investasi ini menjadi langkah penting dalam memperluas ekosistem industri di KEK Kendal, khususnya pada sektor furnitur yang memiliki potensi ekspor cukup besar,” jelasnya.

Menurutnya, kapasitas produksi yang tinggi serta penyerapan tenaga kerja dalam jumlah besar diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi baik di tingkat regional maupun nasional.

Selain itu, KEK Kendal juga menawarkan berbagai fasilitas fiskal bagi para investor, seperti tax holiday, pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN), hingga pembebasan bea masuk. Berbagai kemudahan tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran operasional perusahaan di kawasan industri tersebut.

Dengan dimulainya pembangunan pabrik ini, PT Kuka Furniture Industry Indonesia diharapkan dapat segera beroperasi dan semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat manufaktur furnitur berorientasi ekspor di kawasan Asia.

Pewarta : Zidnal Muna
Editor : Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kendal Jadi Kabupaten Terbaik Nasional, Ini Faktor yang Dinilai Bappenas
243.543 Satlinmas di Jateng Diperkuat, Kajati Teguh Subroto Pimpin Aslinmas
Pembudidaya Ikan Kendal Butuh Dukungan Pengairan, DPRD Buka Ruang Aspirasi
Jalan Kaliwungu-Boja Ambles, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar
Fraksi PKB DPRD Jateng Soroti Sektor Pertanian dan Koreksi Pendapatan Asli Daerah dalam Perubahan APBD 2026
Celurit 2 Meter dan Corbek 1,5 Meter Disita, Polisi Gagalkan Tawuran Remaja di Kendal
IKA PMII UIN Walisongo Launching WIM, Kembangkan Investasi dan Bisnis Alumni
Warga Binaan Lapas Plantungan Belajar Restorative Justice dan Hak Hukum

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 16:56

Kendal Jadi Kabupaten Terbaik Nasional, Ini Faktor yang Dinilai Bappenas

Rabu, 30 September 2026 - 16:37

243.543 Satlinmas di Jateng Diperkuat, Kajati Teguh Subroto Pimpin Aslinmas

Rabu, 30 September 2026 - 15:29

Pembudidaya Ikan Kendal Butuh Dukungan Pengairan, DPRD Buka Ruang Aspirasi

Rabu, 30 September 2026 - 13:00

Jalan Kaliwungu-Boja Ambles, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar

Rabu, 30 September 2026 - 12:10

Fraksi PKB DPRD Jateng Soroti Sektor Pertanian dan Koreksi Pendapatan Asli Daerah dalam Perubahan APBD 2026

Berita Terbaru

Secret Link