SEMARANG, Wawasannews.com – Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Tengah, Abdul Hamid, menyampaikan bahwa fraksinya terus berkomitmen menjalankan fungsi kedewanan secara maksimal sejak September 2024 hingga Maret 2026. Hal tersebut disampaikan dalam keterangan kepada pemberitaan Fraksi PKB sebagai bentuk pertanggungjawaban politik kepada masyarakat, khususnya konstituen PKB di Jawa Tengah.
Menurut Abdul Hamid, Fraksi PKB tidak hanya aktif dalam fungsi legislasi, tetapi juga konsisten menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran secara berimbang.
“Sejak awal masa kerja ini, kami memastikan bahwa seluruh anggota fraksi harus hadir dan berperan aktif dalam pembahasan kebijakan daerah, mulai dari peraturan daerah hingga pengawasan terhadap program pemerintah,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan bahwa salah satu fokus utama Fraksi PKB adalah menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Berbagai forum dialog, reses, hingga kunjungan langsung ke daerah telah dilakukan untuk memastikan suara rakyat benar-benar terakomodasi dalam kebijakan publik.
“Kami hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung kebutuhan mereka, lalu kami bawa dan perjuangkan dalam forum resmi DPRD,” kata Abdul Hamid, legislator dari dapil Pekalongan, Batang dan Pemalamng ini.
Sejumlah aspirasi yang telah diperjuangkan antara lain peningkatan kesejahteraan petani melalui dukungan subsidi dan akses pupuk, penguatan sektor UMKM berbasis pesantren, serta dorongan terhadap peningkatan layanan kesehatan di wilayah pedesaan. Selain itu, Fraksi PKB juga aktif mengawal program bantuan pendidikan bagi siswa kurang mampu serta peningkatan kualitas infrastruktur jalan di daerah tertinggal.
Dalam bidang legislasi, Fraksi PKB turut berperan dalam pembahasan berbagai rancangan peraturan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Di antaranya adalah regulasi yang mendukung pemberdayaan ekonomi kerakyatan, perlindungan tenaga kerja lokal, serta penguatan pendidikan berbasis karakter dan keagamaan.

Abdul Hamid menambahkan bahwa perjuangan Fraksi PKB tidak dapat dilepaskan dari nilai-nilai yang diperjuangkan oleh Nahdlatul Ulama. Menurutnya, PKB dan NU memiliki garis perjuangan yang selaras dalam membangun masyarakat yang adil, sejahtera, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman yang moderat.
“Perjuangan PKB adalah bagian dari perjuangan NU, terutama dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan kemanusiaan,” tegasnya.
Meski berbagai capaian telah diraih, Abdul Hamid menekankan bahwa perjuangan tersebut masih membutuhkan pengawalan dari masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta mengawasi dan memberikan masukan agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan rakyat.
“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan dan pengawalan masyarakat sangat penting agar perjuangan ini tetap berada di jalur yang benar,” ungkapnya.
Ke depan, Fraksi PKB DPRD Jawa Tengah berkomitmen untuk terus memperkuat komunikasi dengan pemerintah daerah di seluruh wilayah Jawa Tengah. Langkah ini dilakukan agar setiap aspirasi masyarakat dapat diterjemahkan menjadi program pembangunan yang konkret dan berdampak luas.
“Kami akan terus mengawal dan mengkomunikasikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah daerah agar pembangunan Jawa Tengah semakin progresif,” jelas Abdul Hamid.
Ia juga menegaskan pentingnya mengejar ketertinggalan dari daerah lain melalui percepatan pembangunan di berbagai sektor strategis. Menurutnya, Jawa Tengah memiliki potensi besar yang harus dioptimalkan melalui kebijakan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
Dalam momentum Idul Fitri ini, Abdul Hamid juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menyambung silaturahim dan memperkuat persatuan. Ia menekankan pentingnya saling memaafkan sebagai landasan membangun kebersamaan dalam kehidupan sosial dan berbangsa.
“Hari Raya Idul Fitri adalah momentum untuk kembali fitri, saling memaafkan, serta mempererat silaturahim. Dengan kebersamaan itulah, kita bisa menguatkan perjuangan membangun Jawa Tengah yang lebih baik,” pungkasnya.
Pewarta: Fuad/Irfan
Editor: Riyadi










