Fraksi PKB Jateng Tegaskan Komitmen Perjuangan Pro Rakyat dan Ajak Perkuat Silaturahim di Momentum Idul Fitri

- Pewarta

Minggu, 29 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Tengah Abdul Hamid (kanan) saat memimpin rapat di Kantor FPKB DPRD Jateng, Semarang. Foto: Istimewa/Wawasannews

Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Tengah Abdul Hamid (kanan) saat memimpin rapat di Kantor FPKB DPRD Jateng, Semarang. Foto: Istimewa/Wawasannews

SEMARANG, Wawasannews.com – Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Tengah, Abdul Hamid, menyampaikan bahwa fraksinya terus berkomitmen menjalankan fungsi kedewanan secara maksimal sejak September 2024 hingga Maret 2026. Hal tersebut disampaikan dalam keterangan kepada pemberitaan Fraksi PKB sebagai bentuk pertanggungjawaban politik kepada masyarakat, khususnya konstituen PKB di Jawa Tengah.

Menurut Abdul Hamid, Fraksi PKB tidak hanya aktif dalam fungsi legislasi, tetapi juga konsisten menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran secara berimbang.

“Sejak awal masa kerja ini, kami memastikan bahwa seluruh anggota fraksi harus hadir dan berperan aktif dalam pembahasan kebijakan daerah, mulai dari peraturan daerah hingga pengawasan terhadap program pemerintah,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa salah satu fokus utama Fraksi PKB adalah menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Berbagai forum dialog, reses, hingga kunjungan langsung ke daerah telah dilakukan untuk memastikan suara rakyat benar-benar terakomodasi dalam kebijakan publik.

“Kami hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung kebutuhan mereka, lalu kami bawa dan perjuangkan dalam forum resmi DPRD,” kata Abdul Hamid, legislator dari dapil Pekalongan, Batang dan Pemalamng ini.

Sejumlah aspirasi yang telah diperjuangkan antara lain peningkatan kesejahteraan petani melalui dukungan subsidi dan akses pupuk, penguatan sektor UMKM berbasis pesantren, serta dorongan terhadap peningkatan layanan kesehatan di wilayah pedesaan. Selain itu, Fraksi PKB juga aktif mengawal program bantuan pendidikan bagi siswa kurang mampu serta peningkatan kualitas infrastruktur jalan di daerah tertinggal.

Dalam bidang legislasi, Fraksi PKB turut berperan dalam pembahasan berbagai rancangan peraturan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Di antaranya adalah regulasi yang mendukung pemberdayaan ekonomi kerakyatan, perlindungan tenaga kerja lokal, serta penguatan pendidikan berbasis karakter dan keagamaan.

Suasana rapat Fraksi PKB DPRD Jawa Tengah di Kantor FPKB DPRD Jateng, Semarang. Foto: Istimewa/Wawasannews

Abdul Hamid menambahkan bahwa perjuangan Fraksi PKB tidak dapat dilepaskan dari nilai-nilai yang diperjuangkan oleh Nahdlatul Ulama. Menurutnya, PKB dan NU memiliki garis perjuangan yang selaras dalam membangun masyarakat yang adil, sejahtera, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman yang moderat.

“Perjuangan PKB adalah bagian dari perjuangan NU, terutama dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan kemanusiaan,” tegasnya.

Meski berbagai capaian telah diraih, Abdul Hamid menekankan bahwa perjuangan tersebut masih membutuhkan pengawalan dari masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta mengawasi dan memberikan masukan agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan rakyat.

“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan dan pengawalan masyarakat sangat penting agar perjuangan ini tetap berada di jalur yang benar,” ungkapnya.

Ke depan, Fraksi PKB DPRD Jawa Tengah berkomitmen untuk terus memperkuat komunikasi dengan pemerintah daerah di seluruh wilayah Jawa Tengah. Langkah ini dilakukan agar setiap aspirasi masyarakat dapat diterjemahkan menjadi program pembangunan yang konkret dan berdampak luas.

“Kami akan terus mengawal dan mengkomunikasikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah daerah agar pembangunan Jawa Tengah semakin progresif,” jelas Abdul Hamid.

Ia juga menegaskan pentingnya mengejar ketertinggalan dari daerah lain melalui percepatan pembangunan di berbagai sektor strategis. Menurutnya, Jawa Tengah memiliki potensi besar yang harus dioptimalkan melalui kebijakan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Dalam momentum Idul Fitri ini, Abdul Hamid juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menyambung silaturahim dan memperkuat persatuan. Ia menekankan pentingnya saling memaafkan sebagai landasan membangun kebersamaan dalam kehidupan sosial dan berbangsa.

“Hari Raya Idul Fitri adalah momentum untuk kembali fitri, saling memaafkan, serta mempererat silaturahim. Dengan kebersamaan itulah, kita bisa menguatkan perjuangan membangun Jawa Tengah yang lebih baik,” pungkasnya.

Pewarta: Fuad/Irfan
Editor: Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pembudi Daya Tak Perlu Lagi Cari Bibit ke Luar Daerah, Kendal Bangun Balai Benih Ikan di Sukorejo
Rob Diprediksi Capai Alun-alun Kendal, Giant Sea Wall Dibangun Mulai 2027
Ketua DPRD Kendal Beri Surprise ke Kapolres di Hari Bhayangkara ke-80, Bawa Kue Ulang Tahun ke Ruang Kerja
Prabowo Saksikan Atraksi Polri dan Defile 6.000 Personel di HUT Ke-80 Bhayangkara
Dewi Avivah Tegaskan Perempuan sebagai Katalis Perubahan dan Pemimpin Peradaban
Globalizing KOPRI: SKKN IV 2026 Cetak Pemimpin Perempuan sebagai Katalis Ketahanan Pangan Berkelanjutan dan Transformasi Global
Benny Karnadi Ingatkan Bahaya Gadget, Anak Bisa Merasa Kehilangan Ayah Meski Serumah
Regrouping SD di Plantaran Picu Keresahan, Sekolah dan Orangtua Minta Kajian Ulang

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:13

Pembudi Daya Tak Perlu Lagi Cari Bibit ke Luar Daerah, Kendal Bangun Balai Benih Ikan di Sukorejo

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:03

Rob Diprediksi Capai Alun-alun Kendal, Giant Sea Wall Dibangun Mulai 2027

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:19

Ketua DPRD Kendal Beri Surprise ke Kapolres di Hari Bhayangkara ke-80, Bawa Kue Ulang Tahun ke Ruang Kerja

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:40

Prabowo Saksikan Atraksi Polri dan Defile 6.000 Personel di HUT Ke-80 Bhayangkara

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:05

Globalizing KOPRI: SKKN IV 2026 Cetak Pemimpin Perempuan sebagai Katalis Ketahanan Pangan Berkelanjutan dan Transformasi Global

Berita Terbaru