Bulugede Go Digital, KKN UIN Walisongo Dorong 66 UMKM Naik Kelas

- Pewarta

Kamis, 20 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim KKN UIN Walisongo Semarang Posko 201 bersama pelaku UMKM Desa Bulugede dalam Workshop Digitalisasi UMKM dan Content Creator. Foto: Istimewa/Wawasannews

Tim KKN UIN Walisongo Semarang Posko 201 bersama pelaku UMKM Desa Bulugede dalam Workshop Digitalisasi UMKM dan Content Creator. Foto: Istimewa/Wawasannews

KENDAL, Wawasannews – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang Posko 201 menggelar Workshop Digitalisasi UMKM dan Content Creator di Desa Bulugede, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Selasa (19/8/2026).

Kegiatan bertajuk “Bulugede Go Digital” tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar semakin aktif memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usaha dan memperluas pemasaran.

Workshop memberikan pembekalan mengenai pembuatan konten sederhana, strategi promosi digital, hingga pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran produk.

Dosen UIN Walisongo Semarang, Fathimah Nadia Qurrota A’yun, hadir sebagai pemateri. Ia memberikan edukasi mengenai dasar-dasar pembuatan konten, strategi membuat video pendek, pemasaran melalui media sosial, hingga pemanfaatan WhatsApp Business, Facebook, Instagram, dan TikTok.

Dalam pemaparannya, peserta diajak memahami bahwa membuat konten UMKM tidak harus menggunakan peralatan mahal. Pelaku usaha juga tidak harus menghasilkan konten dengan tampilan sempurna seperti konten influencer.

“Konten itu tidak harus bagus-bagus amat atau estetik seperti konten influencer. Yang penting rutin tiap hari, pelaku UMKM bisa mulai dari apa yang mereka punya dan dari aktivitas usaha sehari-hari,” ujar Fathimah Nadia.

Salah satu materi yang menarik perhatian peserta adalah Formula 3S. Formula tersebut terdiri dari Second Pertama atau hook, Isi Video, dan Silakan Beli atau call to action.

Formula ini diperkenalkan sebagai cara sederhana membuat video promosi. Tujuannya untuk menarik perhatian calon konsumen sejak awal, memberikan informasi produk, sekaligus mengarahkan konsumen melakukan pembelian.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi praktik. Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga diarahkan membuat foto produk dan menyusun caption promosi.

Hasil konten tersebut kemudian dipraktikkan dengan membagikannya melalui status maupun grup WhatsApp.

Salah satu peserta, Resnawati, mengaku mendapatkan pemahaman baru mengenai pentingnya promosi melalui media digital.

“Saya sangat terbantu dengan diadakan workshop ini jadi lebih paham bahwa promosi tidak harus rumit. Dari foto produk dan aktivitas sehari-hari saja ternyata sudah bisa dibuat menjadi konten untuk menarik pembeli,” ujarnya.

Koordinator Desa KKN UIN Walisongo Semarang Posko 201, Miftachul Fattah, mengatakan workshop tersebut menjadi salah satu momentum penting dalam rangkaian program digitalisasi UMKM di Desa Bulugede.

“Kegiatan workshop pada hari ini menjadi salah satu momentum penting sekaligus puncak dari rangkaian pendataan dan pendampingan digitalisasi UMKM yang telah dilakukan oleh Tim KKN UIN Walisongo Semarang selama berada di Desa Bulugede,” ujarnya.

Menurutnya, pendampingan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pelaku UMKM sekaligus menjadi langkah awal untuk mengembangkan usaha melalui ruang digital.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi langkah kecil yang membawa dampak besar bagi perkembangan UMKM Desa Bulugede,” lanjut Miftachul.

Ia menambahkan, Tim KKN UIN Walisongo Semarang Posko 201 telah melakukan pendataan terhadap puluhan pelaku UMKM selama menjalankan program di Desa Bulugede.

“Alhamdulillah, dalam rangkaian kegiatan tersebut, kami telah melakukan pendataan terhadap 66 UMKM yang ada di Desa Bulugede. Pendampingan yang kami lakukan tidak hanya sebatas pendataan, tetapi juga berupaya membantu pelaku UMKM untuk mulai beradaptasi dan bertransformasi dengan perkembangan teknologi di era digital ini,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gerak Cepat Hadirkan Solusi, Polres Kendal Kunjungi Dusun Sirowo dengan Bantuan Air Bersih dan Sembako
RS Muhammadiyah Kendal Siapkan Layanan Gratis bagi Peserta Muktamar NU yang Melintas Pantura
PRAMUKA SMA NEGERI 1 BOJA ANGKAT ISU KESEHATAN MENTAL REMAJA LEWAT PERKEMAHAN AKHIR TAHUN
MES Kendal Dorong Penataan Tempat Rekreasi Religi dan Kawasan Konservasi
10 Napi Dapat Remisi, Ceritakan Rencana Memulai Hidup Baru
Kendal Masuk 5 Besar Paritrana Award, 370 Marbot hingga Ribuan Pekerja Rentan Terlindungi BPJS
Refleksi HUT ke-81 RI: Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq Ajak Masyarakat Rajut Persatuan Wujudkan “Kendal Berdikari”
Upacara Kemerdekaan Ala Santri di Ponpes APIK, Peserta dan Petugas Kenakan Sarung

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:29

Gerak Cepat Hadirkan Solusi, Polres Kendal Kunjungi Dusun Sirowo dengan Bantuan Air Bersih dan Sembako

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:57

RS Muhammadiyah Kendal Siapkan Layanan Gratis bagi Peserta Muktamar NU yang Melintas Pantura

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:27

Bulugede Go Digital, KKN UIN Walisongo Dorong 66 UMKM Naik Kelas

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:45

PRAMUKA SMA NEGERI 1 BOJA ANGKAT ISU KESEHATAN MENTAL REMAJA LEWAT PERKEMAHAN AKHIR TAHUN

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:16

MES Kendal Dorong Penataan Tempat Rekreasi Religi dan Kawasan Konservasi

Berita Terbaru

Secret Link