1.800 Siswa SMKN 1 Temanggung Tampilkan Tari Kolosal Wulang Sunu, Lestarikan Budaya Lokal

- Pewarta

Selasa, 31 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para siswa SMK Negeri 1 Temanggung menari kolosal Wulang Sunu di Lapangan Maron Temanggung, Selasa (31/3/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Para siswa SMK Negeri 1 Temanggung menari kolosal Wulang Sunu di Lapangan Maron Temanggung, Selasa (31/3/2026). (Istimewa/Wawasannews)

TEMANGGUNG, Wawasannews.com – Sebanyak 1.800 siswa SMK Negeri 1 Temanggung, Jawa Tengah, menggelar tari kolosal Wulang Sunu dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-49 sekolah tersebut.

Di kutip dari antaranewsjateng.com, Kepala SMK Negeri 1 Temanggung, Agus Santoso, menyampaikan bahwa kegiatan tari kolosal ini bertujuan untuk memperkuat kebersamaan seluruh warga sekolah.

“Yang kita harapkan dari tari kolosal ini adalah kebersamaan. Jadi kita bisa mensinergikan satu sisi, satu tujuan demi SMK Negeri 1 Temanggung,” ujarnya.

Ia menjelaskan, nilai utama yang ingin ditanamkan kepada siswa sejalan dengan tema kegiatan, yakni manunggaling roso nyawiji ing karya serta sebagai upaya melestarikan budaya.

Menurutnya, melalui kegiatan tari tersebut diharapkan generasi milenial dan Gen Z dapat lebih mengenal serta melestarikan budaya Nusantara, sehingga tidak melupakan jati diri, khususnya sebagai masyarakat Jawa.

“Harapannya melalui tari seperti ini, generasi milenial dan Gen Z bisa melestarikan budaya Nusantara. Ini sangat penting agar mereka tidak melupakan jati diri, apalagi kita sebagai orang Jawa,” katanya.

Sementara itu, Guru Seni Tari SMK Negeri 1 Temanggung, Ira Indriasari, menjelaskan bahwa Tari Wulang Sunu dipilih karena merupakan tari tradisional rakyat asli Temanggung yang sarat makna pendidikan.

“Wulang Sunu itu menceritakan tentang piwulang atau ilmu pengetahuan. Jadi sesuai dengan jati diri siswa SMK, kita kolaborasi dalam bentuk tari massal yang mengandung nilai edukatif,” jelasnya.

Ia menambahkan, persiapan tari kolosal tersebut telah direncanakan sejak jauh hari dengan tujuan mengenalkan budaya lokal kepada para siswa.

“Kami ingin anak-anak mengetahui budaya asli Temanggung, mulai dari gerakan hingga maknanya. Semua unsur dalam Tari Wulang Sunu berkaitan dengan piwulang, mengajarkan kebaikan, ilmu pengetahuan, serta mengingatkan untuk selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujarnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gempa M7,7 Guncang Flores, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Tsunami untuk Sejumlah Wilayah
Tak Sekadar Bersih-Bersih, Aksi Merawat Makam Hizbullah Hidupkan Semangat Kemerdekaan
Jumat Sehat di Dawungsari, Mahasiswa KKN UNDIP Keliling Tiga Dukuh Beri Cek Kesehatan Gratis
HUT Pramuka ke-65, SMA NU 05 Brangsong Padukan Kepramukaan dengan Nilai Religius
Bupati Kendal Sambangi Polres, Bahas Sinergi Jaga Kamtibmas dan Kenakalan Remaja
TMMD Rampung, Jalan 650 Meter Jadi Akses Baru Warga Wonosari
PWC ke-IV Kwarcab Kendal Digelar di Plantungan, 240 Pramuka Penegak Siap Berkarya untuk Indonesia
DPRD Kendal Kawal Kebijakan Fiskal 2027, Belanja Modal dan Pemerataan Pembangunan Jadi Perhatian

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:15

Gempa M7,7 Guncang Flores, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Tsunami untuk Sejumlah Wilayah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:05

Tak Sekadar Bersih-Bersih, Aksi Merawat Makam Hizbullah Hidupkan Semangat Kemerdekaan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:14

Jumat Sehat di Dawungsari, Mahasiswa KKN UNDIP Keliling Tiga Dukuh Beri Cek Kesehatan Gratis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:30

HUT Pramuka ke-65, SMA NU 05 Brangsong Padukan Kepramukaan dengan Nilai Religius

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:42

TMMD Rampung, Jalan 650 Meter Jadi Akses Baru Warga Wonosari

Berita Terbaru

Secret Link