JAKARTA, Wawasannews.com – Harga sejumlah komoditas pangan strategis di tingkat nasional terpantau mengalami kenaikan, khususnya cabai rawit merah yang kini menembus Rp91.700 per kilogram.
Di kutip dari anaranews.com, Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, Kamis (26/3/2026) pukul 07.00 WIB, lonjakan harga juga terjadi pada beberapa komoditas lainnya, meskipun masih dalam batas yang relatif terkendali.
Selain cabai rawit merah, harga daging ayam ras tercatat sebesar Rp43.900 per kilogram. Sementara itu, komoditas bawang merah berada di kisaran Rp45.700 per kilogram dan bawang putih Rp40.400 per kilogram.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk komoditas beras, harga beras kualitas bawah I dan II masing-masing berada di angka Rp14.500 per kilogram. Sedangkan beras kualitas medium I mencapai Rp16.000 per kilogram dan medium II sebesar Rp15.850 per kilogram.
Adapun beras kualitas super I tercatat di harga Rp17.200 per kilogram, sementara super II sebesar Rp16.750 per kilogram.
PIHPS juga mencatat harga cabai merah besar mencapai Rp54.050 per kilogram, cabai merah keriting Rp55.450 per kilogram, serta cabai rawit hijau Rp62.450 per kilogram.
Untuk komoditas protein hewani, harga daging sapi kualitas I berada di angka Rp149.200 per kilogram, sedangkan kualitas II sebesar Rp140.400 per kilogram.
Sementara itu, harga gula pasir premium tercatat Rp20.050 per kilogram dan gula lokal Rp18.850 per kilogram.
Di sektor minyak goreng, harga minyak curah berada di kisaran Rp19.750 per liter. Sedangkan minyak goreng kemasan bermerek I mencapai Rp22.950 per liter dan kemasan bermerek II sebesar Rp21.950 per liter.
Komoditas lainnya, telur ayam ras, tercatat berada di harga Rp33.700 per kilogram.
Kondisi ini menjadi perhatian bersama, terutama dalam menjaga stabilitas harga pangan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat. Pemerintah bersama pemangku kepentingan diharapkan terus menjaga pasokan dan distribusi agar harga tetap terkendali. (red)










