MUI Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatra, Serukan Status Bencana Nasional

- Pewarta

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Sekretaris Jenderal MUI Bidang Penanggulangan Bencana, Mabroer MS. (Istimewa/Wawasannews)

Wakil Sekretaris Jenderal MUI Bidang Penanggulangan Bencana, Mabroer MS. (Istimewa/Wawasannews)

Jakarta, Wawasannews.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyalurkan bantuan kemanusiaan ke berbagai lokasi terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Bantuan disalurkan melalui koordinasi dengan posko-posko setempat agar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan para penyintas.

Wakil Sekretaris Jenderal MUI Bidang Penanggulangan Bencana, Mabroer MS, menyampaikan bahwa MUI ikut merasakan duka yang mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat di sejumlah daerah di Sumatra.

“Kami ikut merasakan duka yang mendalam atas musibah di Sumatra dan MUI tengah menyiapkan paket bantuan ke beberapa lokasi,” ujarnya, Sabtu (29/11/2025).

Bantuan yang disalurkan MUI antara lain perlengkapan ibadah, bahan kebutuhan pokok, selimut, serta makanan siap saji. Paket tersebut disusun untuk menjawab kebutuhan dasar para pengungsi, sekaligus menjaga keberlangsungan aktivitas ibadah di tengah situasi darurat.

Baca Juga  Bejat! Modin di Kendal Cabuli Perempuan Disabilitas, Terungkap Setelah Korban Hamil

Mabroer menjelaskan, MUI juga menjadi salah satu kanal bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi membantu korban. Hingga saat ini, MUI telah menerima kepercayaan publik melalui donasi yang nilainya sekitar Rp1,5 miliar, seluruhnya disalurkan dalam bentuk barang kebutuhan bagi penyintas.

Besarnya minat masyarakat untuk berdonasi mendorong pimpinan MUI membuka rekening khusus bantuan bencana. Rekening tersebut dipublikasikan melalui laman resmi MUI dengan nomor 1019188560 atas nama Majelis Ulama Indonesia, dan diproyeksikan sebagai sarana memudahkan warga yang ingin ikut meringankan beban korban di Sumatra. Dana yang masuk akan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan darurat, seperti logistik, perlengkapan dasar, dan dukungan untuk pengungsi.

“Semoga seluruh bantuan para donatur dapat meringankan beban para korban,” tutur Mabroer. Ia mengakui, bantuan yang dihimpun MUI tidak akan mampu menutup seluruh kebutuhan para penyintas, namun diharapkan dapat menjadi bagian dari gotong royong nasional yang lebih luas.

Baca Juga  Lewat Merti Tirta, Iqbal Adila Gaungkan Pelestarian Alam di Festival Pituturan Kendal

Mabroer juga mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi sesuai kemampuan, dan tidak harus selalu melalui MUI. “Silakan disalurkan melalui kami ataupun lembaga lain yang dianggap terpercaya,” ujarnya, menekankan pentingnya kepercayaan dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan.

Sementara itu, Ketua Umum MUI, KH Anwar Iskandar, mendorong pemerintah untuk mempertimbangkan penetapan status bencana nasional di wilayah terdampak. Menurutnya, skala kerusakan dan dampak sosial di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat menunjukkan perlunya penanganan terpadu dengan dukungan penuh pemerintah pusat.

“Apalagi bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar ini telah meluluhlantakkan banyak infrastruktur,” ujarnya. Ia menambahkan, masih ada korban yang belum ditemukan maupun wilayah yang belum sepenuhnya tersentuh bantuan.

Baca Juga  Sambut Tahun Baru 2026, Ini Cara Praktis Gunakan Widget Hitung Mundur

Anwar menegaskan, intervensi lebih kuat dari pemerintah pusat dibutuhkan guna mempercepat proses pencarian korban, pemulihan infrastruktur, dan pendistribusian bantuan. Menurutnya, penetapan status bencana nasional akan memudahkan mobilisasi sumber daya, koordinasi lintas lembaga, serta memastikan bantuan menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan secara lebih merata dan terkoordinasi. (zdl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Korban Tewas Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Bertambah Jadi 14 Orang
92 Korban Kecelakaan KRL Bekasi Timur, 85 Selamat dan 7 Meninggal Dunia
KIP-K: Bantuan atau Investasi SDM? Refleksi Hardiknas dan Peran Strategis PDKN
Kronologi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Diduga Berawal dari Kendaraan di Perlintasan
HBP ke-62, Lapas Kendal Perkuat Komitmen Pelayanan dan Pembinaan Warga Binaan
Polres Kendal Perkuat Edukasi, Sekolah Aman Jadi Prioritas
Jerez Jadi Lintasan Favorit, Alex Marquez Menang Lagi di MotoGP Spanyol 2026
Niat Berkebun Berujung Penemuan Jasad Misterius di Hutan Kendal

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 12:35

Korban Tewas Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 - 12:07

92 Korban Kecelakaan KRL Bekasi Timur, 85 Selamat dan 7 Meninggal Dunia

Selasa, 28 April 2026 - 11:54

KIP-K: Bantuan atau Investasi SDM? Refleksi Hardiknas dan Peran Strategis PDKN

Selasa, 28 April 2026 - 11:54

Kronologi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Diduga Berawal dari Kendaraan di Perlintasan

Selasa, 28 April 2026 - 11:31

HBP ke-62, Lapas Kendal Perkuat Komitmen Pelayanan dan Pembinaan Warga Binaan

Berita Terbaru