Bripka Septian Eko Nugroho, Sosok Loyal Polres Pekalongan, Wafat Saat Tugas Mudik

- Pewarta

Rabu, 25 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran Kepolisian Resor Pekalongan mengikuti proses pemakanan almarhum Bripka Septian Eko Nugroho yang gugur saat menjalan tugas pengamanan arus lalu lintas Lebaran 2026 di Pekalongan. (Istimewa/Wawasannews)

Jajaran Kepolisian Resor Pekalongan mengikuti proses pemakanan almarhum Bripka Septian Eko Nugroho yang gugur saat menjalan tugas pengamanan arus lalu lintas Lebaran 2026 di Pekalongan. (Istimewa/Wawasannews)

PEKALONGAN, Wawasannews.com – Suasana duka menyelimuti Kepolisian Resor (Polres) Pekalongan, Jawa Tengah, menyusul meninggalnya Bripka Septian Eko Nugroho saat menjalankan tugas pengamanan arus mudik Lebaran 2026.

Di kutip dari antaranewsjateng.com, Kepala Polres Pekalongan, AKBP Rahmad Yusuf, menyampaikan bahwa Bripka Septian baru saja menuntaskan pengaturan lalu lintas di Alun-Alun Kajen, Minggu (22/3) malam, dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2026. “Setelah bertugas, beliau sempat beristirahat sejenak di sekitar lokasi, namun tiba-tiba pingsan,” ujar AKBP Rahmad Yusuf dalam keterangan resmi.

Rekan-rekan Bripka Septian segera mengevakuasi ke RSUD Kajen untuk penanganan medis. Tim dokter langsung melakukan pemeriksaan termasuk Elektrokardiogram (EKG) dan resusitasi jantung paru (RJP). Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya gangguan irama jantung, dan meski penanganan maksimal telah diberikan, almarhum meninggal dunia di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kajen.

AKBP Rahmad Yusuf didampingi Kasi Humas AKP Warsito menjelaskan, kematian Bripka Septian berkaitan dengan gangguan sistem kardiovaskular. Sepanjang hidupnya, almarhum dikenal sebagai sosok supel, mudah bergaul, profesional, dan memiliki loyalitas tinggi. “Setiap pekerjaan selalu diselesaikan tepat waktu, jarang mengeluh, meski kondisi fisik tidak sepenuhnya fit,” tambahnya.

Almarhum meninggalkan seorang istri, Dewi, dan dua anak laki-laki yang masih menempuh pendidikan di kelas III dan kelas IV SD. Polres Pekalongan menyampaikan duka cita yang mendalam dan tetap memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Dusun Sono Dibidik Jadi Kampung Sukun, Panen Ditarget 3–4 Tahun Lagi
Kendal Jadi Kabupaten Terbaik Nasional, Ini Faktor yang Dinilai Bappenas
243.543 Satlinmas di Jateng Diperkuat, Kajati Teguh Subroto Pimpin Aslinmas
Pembudidaya Ikan Kendal Butuh Dukungan Pengairan, DPRD Buka Ruang Aspirasi
Jalan Kaliwungu-Boja Ambles, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar
Fraksi PKB DPRD Jateng Soroti Sektor Pertanian dan Koreksi Pendapatan Asli Daerah dalam Perubahan APBD 2026
Celurit 2 Meter dan Corbek 1,5 Meter Disita, Polisi Gagalkan Tawuran Remaja di Kendal
IKA PMII UIN Walisongo Launching WIM, Kembangkan Investasi dan Bisnis Alumni

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:21

Dusun Sono Dibidik Jadi Kampung Sukun, Panen Ditarget 3–4 Tahun Lagi

Rabu, 30 September 2026 - 16:56

Kendal Jadi Kabupaten Terbaik Nasional, Ini Faktor yang Dinilai Bappenas

Rabu, 30 September 2026 - 16:37

243.543 Satlinmas di Jateng Diperkuat, Kajati Teguh Subroto Pimpin Aslinmas

Rabu, 30 September 2026 - 15:29

Pembudidaya Ikan Kendal Butuh Dukungan Pengairan, DPRD Buka Ruang Aspirasi

Rabu, 30 September 2026 - 13:00

Jalan Kaliwungu-Boja Ambles, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar

Berita Terbaru

Secret Link