KENDAL, Wawasannews.com — Sebanyak 31 siswa-siswi SLTA Muhammadiyah di Kabupaten Kendal berhasil diterima sebagai mahasiswa baru tahun 2026 melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Jalur ini merupakan skema penerimaan perguruan tinggi negeri tanpa tes tertulis yang mengandalkan nilai rapor, umumnya semester 1 hingga 5, serta capaian prestasi akademik maupun non-akademik.
Dari total tersebut, SMA Muhammadiyah 1 Weleri menjadi penyumbang terbanyak dengan 24 siswa yang berhasil lolos SNBP. Para siswa tersebut diterima di sejumlah perguruan tinggi negeri ternama, di antaranya Universitas Diponegoro, Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Semarang, UIN Walisongo Semarang, UIN Salatiga, serta kampus negeri lainnya.
Sekretaris Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Non Formal Muhammadiyah Kendal, Sutadi, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi antara siswa, sekolah, dan orang tua.
“Apresiasi kami sampaikan kepada seluruh siswa, kepala sekolah, tim pendidik, serta orang tua yang telah berperan dalam keberhasilan ini,” ujarnya, Sabtu (11/4/2026).
Sutadi juga mengingatkan para siswa agar tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diraih. Ia menegaskan bahwa keputusan untuk mengundurkan diri setelah lolos SNBP dapat berdampak serius, termasuk potensi sanksi bagi sekolah.
“Jangan sampai setelah lolos justru mengundurkan diri tanpa alasan jelas. Itu merugikan diri sendiri dan bisa berdampak pada sekolah,” tegasnya.
Terkait kendala biaya pendidikan, Sutadi menyebutkan bahwa berbagai skema bantuan telah tersedia, seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dan dukungan dari berbagai lembaga beasiswa. Meski demikian, ia menegaskan bahwa tanggung jawab utama tetap berada pada orang tua.
“Kami siap mendampingi secara psikologis. Banyak peluang beasiswa yang bisa dimanfaatkan, sehingga jangan sampai pendidikan terhenti karena alasan biaya,” katanya.
Ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi sekolah Muhammadiyah ke depan. Menurutnya, diperlukan strategi kolektif untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing lembaga pendidikan.
“Ini menjadi tantangan bersama untuk terus menghadirkan sekolah unggul dan berkemajuan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala SMA Muhammadiyah 1 Weleri, Heri Setiawan, menyampaikan rasa bangga atas capaian para siswanya. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras dan pembinaan yang konsisten.
“Kami sangat bersyukur. Ini bukti siswa kami mampu bersaing di tingkat nasional dan menembus perguruan tinggi negeri favorit,” ujarnya.
Pewarta : Zidnal Muna
Editor : Riyadi









