DPR RI Dukung Langkah Pemerintah Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga Energi Nasional

- Pewarta

Kamis, 5 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi XII DPR RI Jamaludin Malik. (Istimewa/Wawasannews)

Anggota Komisi XII DPR RI Jamaludin Malik. (Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews.com — Anggota Komisi XII DPR RI, Jamaludin Malik, menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga energi nasional di tengah dinamika geopolitik global yang terus berkembang.

Di kutip dari antaranews.com, Menurut Jamaludin, kebijakan tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan ketersediaan energi tetap terjaga sekaligus menjaga daya beli masyarakat. Ia menilai stabilitas pasokan energi sangat penting agar aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan dengan baik, terutama pada periode meningkatnya kebutuhan energi rumah tangga.

“Kami di Komisi XII DPR RI mendukung langkah pemerintah melalui Kementerian ESDM dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga energi nasional. Upaya antisipatif seperti ini penting agar masyarakat tetap merasa tenang di tengah dinamika geopolitik global yang berkembang,” ujar Jamaludin dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (6/3/2026).

Ia menambahkan, penguatan ketahanan energi nasional perlu terus menjadi perhatian bersama. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah meningkatkan kapasitas cadangan energi nasional agar Indonesia memiliki kemampuan antisipasi yang lebih kuat terhadap potensi gangguan pasokan energi global.

Menurutnya, pengembangan infrastruktur penyimpanan energi atau storage menjadi langkah strategis untuk memperkuat sistem cadangan energi nasional dalam jangka menengah maupun panjang.

“Pengembangan fasilitas penyimpanan energi sangat penting agar Indonesia memiliki cadangan energi yang lebih kuat dan mampu menghadapi berbagai dinamika pasokan energi global,” jelasnya.

Jamaludin juga mengapresiasi langkah pemerintah dalam memastikan ketersediaan energi nasional, terutama dengan kondisi stok bahan bakar minyak (BBM) yang saat ini masih berada pada kisaran sekitar tiga pekan.

Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa sistem distribusi dan pasokan energi nasional masih dalam kondisi terkendali. Selain itu, ia juga menyambut baik kebijakan pemerintah yang memastikan harga BBM bersubsidi tetap stabil menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan rencana pemerintah untuk menambah kapasitas penyimpanan atau storage stok BBM nasional. Dari yang sebelumnya hanya sekitar 25 hingga 26 hari, pemerintah menargetkan peningkatan kapasitas hingga 90 hari atau setara tiga bulan.

Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil dalam konferensi pers terkait perkembangan situasi Timur Tengah dan implikasinya terhadap sektor energi di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (3/3/2026).

“Faktanya, ketahanan energi kita saat ini, kapasitas storage kita maksimal di angka 25–26 hari, tidak lebih dari itu,” ujar Bahlil.

Langkah peningkatan kapasitas penyimpanan tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus menjadi strategi jangka panjang dalam menghadapi ketidakpastian pasokan energi global. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Dusun Sono Dibidik Jadi Kampung Sukun, Panen Ditarget 3–4 Tahun Lagi
Kendal Jadi Kabupaten Terbaik Nasional, Ini Faktor yang Dinilai Bappenas
243.543 Satlinmas di Jateng Diperkuat, Kajati Teguh Subroto Pimpin Aslinmas
Pembudidaya Ikan Kendal Butuh Dukungan Pengairan, DPRD Buka Ruang Aspirasi
Jalan Kaliwungu-Boja Ambles, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar
Fraksi PKB DPRD Jateng Soroti Sektor Pertanian dan Koreksi Pendapatan Asli Daerah dalam Perubahan APBD 2026
Celurit 2 Meter dan Corbek 1,5 Meter Disita, Polisi Gagalkan Tawuran Remaja di Kendal
IKA PMII UIN Walisongo Launching WIM, Kembangkan Investasi dan Bisnis Alumni

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:21

Dusun Sono Dibidik Jadi Kampung Sukun, Panen Ditarget 3–4 Tahun Lagi

Rabu, 30 September 2026 - 16:56

Kendal Jadi Kabupaten Terbaik Nasional, Ini Faktor yang Dinilai Bappenas

Rabu, 30 September 2026 - 16:37

243.543 Satlinmas di Jateng Diperkuat, Kajati Teguh Subroto Pimpin Aslinmas

Rabu, 30 September 2026 - 15:29

Pembudidaya Ikan Kendal Butuh Dukungan Pengairan, DPRD Buka Ruang Aspirasi

Rabu, 30 September 2026 - 13:00

Jalan Kaliwungu-Boja Ambles, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar

Berita Terbaru

Secret Link