Evita Nursanty Desak Pemerintah Prioritaskan Keselamatan Penumpang di Tengah Gangguan Penerbangan Global

- Pewarta

Selasa, 3 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty. (Istimewa/Wawasannews.com)

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty. (Istimewa/Wawasannews.com)

JAKARTA, Wawasannews.com – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty meminta pemerintah memastikan keselamatan penerbangan, kepastian layanan, serta perlindungan bagi penumpang di tengah gangguan penerbangan global akibat eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Di kutip dari antaranews.com, Menurut Evita, penutupan sejumlah ruang udara internasional telah memicu pembatalan dan pengalihan rute penerbangan di berbagai wilayah. Kondisi tersebut berdampak pada penumpukan penumpang di sejumlah bandara serta menimbulkan ketidakpastian perjalanan global, termasuk potensi gangguan terhadap konektivitas Indonesia.

“Dalam situasi seperti ini pendekatan yang harus dikedepankan adalah keselamatan, koordinasi yang solid, perlindungan penumpang, serta komunikasi publik yang transparan dan menenangkan,” ujar Evita di Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Baca Juga  Ratusan Santri Bawang Kembali ke Pesantren, Dilepas dengan Doa dan Restu Para Kiai

Ia menegaskan bahwa aspek keselamatan penerbangan harus menjadi prioritas utama. Setiap keputusan terkait pengalihan rute, penundaan, maupun pembatalan penerbangan harus didasarkan pada penilaian risiko serta standar keselamatan internasional.

“Tidak boleh ada kompromi terhadap aspek keselamatan. Di sisi lain, perlindungan terhadap penumpang juga harus dilaksanakan secara maksimal,” tegasnya.

Evita juga meminta maskapai dan pengelola bandara memastikan pelayanan yang humanis bagi penumpang, termasuk kemudahan proses rebooking tanpa biaya tambahan dalam kondisi darurat, mekanisme refund yang jelas, serta penyediaan konsumsi dan akomodasi jika terjadi keterlambatan penerbangan dalam waktu lama.

“Penumpang berhak mendapatkan kepastian, bukan kebingungan,” katanya.

Selain itu, ia mendorong pemerintah mengaktifkan mekanisme koordinasi terpadu lintas kementerian dan lembaga, melibatkan regulator penerbangan, operator bandara, maskapai, serta instansi terkait agar respons terhadap situasi berjalan cepat dan terintegrasi.

Baca Juga  Usai Lebaran, Rupiah Langsung Melemah ke Level Rp16.928

Evita juga menekankan pentingnya posko informasi terpadu dengan pembaruan informasi secara berkala untuk mencegah kepanikan akibat simpang siur kabar di masyarakat.

Ia menilai perlu disiapkan pula skema manajemen penumpukan penumpang di bandara, termasuk pengaturan antrean, penambahan ruang tunggu, dukungan layanan medis dasar, serta prioritas pelayanan bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas.

Menurutnya, meskipun kondisi tersebut dipicu dinamika global di luar kendali maskapai maupun operator bandara, situasi ini menjadi ujian bagi kualitas tata kelola dan kepemimpinan dalam menangani krisis.

Komisi VII DPR RI, lanjutnya, akan terus menjalankan fungsi pengawasan secara konstruktif serta mendukung langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas industri penerbangan, sektor pariwisata, dan pelaku UMKM yang bergantung pada mobilitas udara.

Baca Juga  Mohamed Salah Umumkan Tinggalkan Liverpool Akhir Musim 2026, Akhiri Era 9 Tahun di Anfield

“Kita harus menghadapi situasi ini dengan kepala dingin, koordinasi yang kuat, serta komitmen bersama untuk menempatkan keselamatan dan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

King Emyu Tanpa Pilar Belakang Saat Tantang Chelsea, Carrick Andalkan Bek Muda
Imbas Gejolak Global, Pertamina Naikkan Harga BBM Nonsubsidi Mulai Hari Ini
Golkar Kendal Gelar Halalbihalal, Matangkan Konsolidasi Menuju Pemilu 2029
Mora Sandi Absen di Halalbihalal, Golkar Tegaskan Ada Mekanisme Partai
Wamenkomdigi Tekankan Talenta Digital Harus Mampu Kendalikan AI dan Jaga Daya Kritis
Prabowo Bertolak ke Akmil Magelang, Beri Pengarahan 478 Ketua DPRD dalam Retret Nasional
Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia, Dunia Pers Berduka
Pertamina Naikkan Harga BBM Nonsubsidi per 18 April 2026, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400 per Liter

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 21:04

King Emyu Tanpa Pilar Belakang Saat Tantang Chelsea, Carrick Andalkan Bek Muda

Sabtu, 18 April 2026 - 20:50

Imbas Gejolak Global, Pertamina Naikkan Harga BBM Nonsubsidi Mulai Hari Ini

Sabtu, 18 April 2026 - 19:56

Golkar Kendal Gelar Halalbihalal, Matangkan Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

Sabtu, 18 April 2026 - 19:29

Mora Sandi Absen di Halalbihalal, Golkar Tegaskan Ada Mekanisme Partai

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19

Wamenkomdigi Tekankan Talenta Digital Harus Mampu Kendalikan AI dan Jaga Daya Kritis

Berita Terbaru