BREBES, Wawasannews.com – Lembaga Kaderisasi Nasional (LKN) DPP PKB mengapresiasi komitmen Anggota DPR RI Fraksi PKB Daerah Pemilihan IX Jawa Tengah, Eka Widodo, dalam memperkuat kaderisasi partai melalui program Pendidikan Kader Penggerak Bangsa (PKPB) di Kabupaten Brebes.
Dalam kurun waktu kurang dari satu tahun sejak Oktober 2025 hingga Februari 2026, Eka Widodo tercatat telah melibatkan lebih dari 1.500 kader dalam program kaderisasi tersebut. Program ini telah memasuki Angkatan IV dengan jumlah peserta mencapai 400 kader.
Wakil Ketua LKN DPP PKB Muhammad Dawam menyampaikan apresiasinya terhadap konsistensi Eka Widodo dalam melaksanakan kaderisasi di daerah pemilihannya.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah, Brebes–Tegal punya wakil rakyat seperti Pak Eka Widodo, yang dalam rentang belum satu tahun (Oktober 2025–Februari 2026) sudah melibatkan lebih dari 1.500 relawannya dalam Pendidikan Kader Penggerak Bangsa,” ujar pria yang biasa dipanggil Kang Dawam, Senin (16/02/2026).
Ia menjelaskan, PKPB merupakan salah satu kaderisasi tematik yang menjadi program resmi LKN DPP PKB dan berfungsi sebagai pendidikan politik kewarganegaraan atau civic education.
“PKPB ini salah satu kaderisasi tematik yang menjadi program LKN DPP PKB, yang sejatinya adalah civic education, pendidikan politik kewarganegaraan, untuk memperteguh dan memperkokoh akar akidah kita, ideologi kita, dan komitmen kita terhadap kebhinnekaan bangsa Indonesia, seperti melindungi kaum mustadl’afin dan melindungi minoritas itu tidak hanya kewajiban ideologis PKB, tapi juga kewajiban syar’i bagi muslim ahlussunnah wal jamaah annahdliyyah,” katanya.
Menurutnya, kaderisasi tersebut tidak hanya menjadi bagian dari penguatan ideologi partai, tetapi juga memiliki dimensi keagamaan dan kebangsaan yang kuat bagi setiap kader.
“Kaderisasi ini juga untuk memperkuat komitmen kita untuk menjaga keutuhan NKRI dan Pancasila sebagai dasar negara seperti Piagam Madinah sebagaimana pernah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW,” pungkasnya.

(Foto: Istimewa/Wawasannews)
Sementara itu, anggota Dewan Pengarah LKN DPP PKB Zaini Rahman menegaskan kaderisasi merupakan bagian penting dalam menjaga keberlangsungan partai dan membangun kesadaran politik kader.
“Sebenarnya kalau kaderisasi itu sudah berjalan di PKB, di NU (Nahdlatul Ulama) juga berjalan,” katanya.
Ia mengatakan selama ini kaderisasi di lingkungan NU telah berjalan secara menyeluruh sehingga PKB perlu berjalan paralel dalam membangun kader partai yang kuat.
“Poin pertamanya adalah mendidik warga NU sendiri, baik dalam konteks sebagai kader maupun warga NU maupun dalam konteks sebagai kader maupun warga PKB. Dalam politik ke depan kita nggak bisa mengandalkan orang mengukur dengan uang, bukan karena pilihan akalnya. Saya kira semua partai menekankan itu. Kalau tidak begitu, partai akan mati,” katanya.
Pewarta: Kurniawan
Editor: Riyadi








