Monitoring Program Kawasan Widuri, Kemenko PM Soroti Data Kemiskinan di Kendal

- Pewarta

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

KENDAL, Wawasannews.com – Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan Program Pemberdayaan Kawasan Widuri Kendal serta Kawasan Perdesaan Prioritas Sukorejo–Plasma Petik Sari melalui Sarasehan Multi-Stakeholder, Rabu (12/2/2026). Kegiatan berlangsung di Kawasan Widuri, Desa Wonosari, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal.

Forum tersebut diikuti unsur kementerian dan lembaga (K/L), pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan kawasan sebagai bagian dari upaya sinkronisasi dan koordinasi program pemberdayaan masyarakat berbasis kawasan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu Kemenko PM, Prof. rer.nat Abdul Haris, menyampaikan bahwa Kawasan Widuri Pegandon telah memasuki lima bulan tahap implementasi sejak dilaunching oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat pada 17 September 2025.

Baca Juga  Operasi SAR Longsor Banjarnegara Dihentikan, 17 Korban Ditemukan dan 11 Masih Hilang

“Kawasan Widuri dikembangkan sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis kawasan, dengan desa-desa sekitar berperan sebagai penerima manfaat sekaligus pelaku pembangunan,” kata Abdul Haris.

Ia mengungkapkan, pelaksanaan sarasehan dilatarbelakangi kondisi sosial ekonomi wilayah. Di Desa Wonosari tercatat sebanyak 576 individu atau 14,53 persen berada pada kelompok desil 1. Di tingkat Kabupaten Kendal, jumlah individu desil 1 mencapai 35.612 orang atau 9,3 persen, sementara di Provinsi Jawa Tengah lebih dari 4,06 juta individu atau 10,15 persen masih berada pada kelompok yang sama.

“Data tersebut menjadi dasar penguatan pendekatan pembangunan yang terintegrasi dan berorientasi pada dampak,” ujarnya.

Abdul Haris menambahkan, pendekatan berbasis kawasan menjadi bagian dari strategi nasional dalam mencapai target penghapusan kemiskinan ekstrem hingga nol persen pada 2026 serta penciptaan lapangan kerja baru.

Baca Juga  Jelang Ramadan, Warga Terdampak Banjir Terima Santunan

Sejumlah capaian telah dicatat dalam pelaksanaan Program Pemberdayaan Kawasan Widuri, di antaranya berdirinya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mendukung Program Makan Bergizi Gratis.

“Setiap SPPG menciptakan perputaran ekonomi lokal sekitar Rp900 juta hingga Rp1 miliar, sekaligus mendorong tumbuhnya koperasi mandiri masyarakat non Merah Putih,” jelasnya.

Selain Kawasan Widuri, Kemenko PM juga menegaskan penguatan Kawasan Perdesaan Prioritas Sukorejo–Plasma Petik Sari sebagai kawasan tematik berbasis potensi lokal. Melalui monitoring dan evaluasi ini, koordinasi lintas sektor diarahkan untuk mempercepat pengentasan kemiskinan serta memperluas kesempatan kerja di kawasan perdesaan Kabupaten Kendal.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Karang Taruna Kendal dan STMJ Dorong Regenerasi Petani Muda di Tujuh Kecamatan
Ketua DPRD Kendal Dorong Padat Karya Infrastruktur di Desa Gedong, Perluas Kesempatan Kerja Warga
MM FEB Unwahas Perkuat Daya Saing Global Lewat KKL Internasional di Malaysia
Jembatan Presisi Dibangun di Patean, Wujud Sinergi Polri dan Pemkab Kendal untuk Desa
Luapan Sungai Blorong Rendam Ratusan Rumah di Kendal, Aktivitas Warga Terganggu
Tanam Pohon di Lokasi TMMD, Ketua DPRD Kendal Dorong Pembangunan Berwawasan Lingkungan
TMMD Reguler ke-127 Digelar di Patean, DPRD Kendal Perkuat Sinergi TNI–Polri dan Pemda
Gebyar Sholawat Gus Azmi Meriahkan Penarikan KKN STIK 2026 di Desa Galih Kendal

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:54

Monitoring Program Kawasan Widuri, Kemenko PM Soroti Data Kemiskinan di Kendal

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:32

Karang Taruna Kendal dan STMJ Dorong Regenerasi Petani Muda di Tujuh Kecamatan

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:25

Ketua DPRD Kendal Dorong Padat Karya Infrastruktur di Desa Gedong, Perluas Kesempatan Kerja Warga

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:05

Jembatan Presisi Dibangun di Patean, Wujud Sinergi Polri dan Pemkab Kendal untuk Desa

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:55

Luapan Sungai Blorong Rendam Ratusan Rumah di Kendal, Aktivitas Warga Terganggu

Berita Terbaru