KENDAL, Wawasannews.com – Komitmen memperkuat konektivitas desa terus diwujudkan melalui pembangunan Jembatan Presisi Polda Jawa Tengah di Dusun Tembelang RT 03 RW 05, Desa Sidodadi, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal. Peletakan batu pertama dilakukan jajaran Polres Kendal, Rabu (11/2/2026) pukul 09.00 WIB, sebagai penanda dimulainya proyek infrastruktur yang dinantikan warga.
Kegiatan yang berlangsung aman dan kondusif hingga pukul 10.30 WIB tersebut dihadiri Kabag Log Polres Kendal Kompol A. Shodiqin, S.Ag mewakili Kapolres Kendal, bersama unsur Forkopimcam Patean. Tampak hadir Camat Patean Muh Samsudluha Tamtomi, Kapolsek Patean AKP Aris Krismanto, Danramil Patean Kapten Inf. Muslim, Kepala Desa Sidodadi Sukoco, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
Prosesi diawali dengan pembukaan dan doa bersama, dilanjutkan sambutan serta peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan. Momen tersebut menjadi wujud sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Kompol A. Shodiqin menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Presisi merupakan implementasi komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
“Infrastruktur yang baik adalah fondasi utama aktivitas sosial dan ekonomi warga. Melalui pembangunan jembatan ini, kami berharap akses masyarakat semakin lancar dan produktivitas desa meningkat,” ujarnya.
Jembatan yang akan dibangun memiliki panjang 12 meter dan lebar 3 meter. Proyek dimulai 11 Februari 2026 dan ditargetkan rampung dalam waktu dua bulan. Kehadirannya diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, mempermudah distribusi hasil pertanian, serta memperkuat akses antarwilayah di Kecamatan Patean.
Kepala Desa Sidodadi, Sukoco, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Kendal dan Polres Kendal. Ia menilai pembangunan tersebut menjadi bukti nyata perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat desa.
“Ini bukan hanya jembatan fisik, tetapi jembatan harapan bagi warga. Kami siap mendukung dan menjaga fasilitas ini agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ungkapnya.
Pembangunan Jembatan Presisi di Sidodadi menjadi contoh kolaborasi lintas sektor dalam menghadirkan solusi konkret bagi kebutuhan masyarakat. Dengan akses yang semakin baik, desa diharapkan mampu tumbuh lebih mandiri dan berdaya saing. (Ucl)








