Makna Hari Pahlawan 10 November: Sejarah, Peran K.H. Hasyim Asy’ari, dan Refleksi Bagi Generasi Muda

- Pewarta

Senin, 10 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Wawasannews 
Hari Pahlawan 10 November merupakan momen bersejarah bagi bangsa Indonesia. Tanggal ini diperingati setiap tahun sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang mempertahankan kemerdekaan. Peringatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai nasionalisme dan semangat juang kepada generasi penerus bangsa.

Makna dan Tujuan Hari Pahlawan

Hari Pahlawan bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum untuk mengenang jasa para pejuang yang rela berkorban demi kemerdekaan Indonesia. Melalui peringatan ini, masyarakat diingatkan akan pentingnya menjaga persatuan dan meneladani nilai keberanian, keikhlasan, dan pengabdian kepada bangsa.
Berbagai kegiatan dilakukan, mulai dari upacara bendera, ziarah ke makam pahlawan, hingga lomba dan seminar yang mengangkat tema kepahlawanan.

Baca Juga  Sumpah Pemuda 1928: Sejarah, Makna, dan Relevansinya bagi Generasi Muda di Era Digital

Sejarah Hari Pahlawan 10 November

Penetapan 10 November sebagai Hari Pahlawan berawal dari peristiwa Pertempuran Surabaya tahun 1945, yang menjadi simbol perjuangan rakyat Indonesia. Setelah Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, pasukan Sekutu dan Belanda berusaha kembali menguasai Indonesia.
Rakyat Surabaya, dengan semangat pantang menyerah, bangkit melawan. Tokoh pejuang Bung Tomo melalui pidato-pidatonya berhasil membakar semangat rakyat untuk melawan penjajah. Pertempuran yang terjadi sejak 10 hingga 20 November 1945 itu menelan ribuan korban jiwa, tetapi juga menjadi bukti tekad rakyat mempertahankan kemerdekaan yang telah diraih.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peran K.H. Hasyim Asy’ari dalam Perjuangan Kemerdekaan

Salah satu tokoh penting dalam perjuangan bangsa adalah K.H. Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU). Beliau memiliki pandangan bahwa membela tanah air dari penjajahan adalah bagian dari kewajiban agama.
Pada 22 Oktober 1945, K.H. Hasyim Asy’ari mengeluarkan Resolusi Jihad yang menyerukan kepada umat Islam untuk berjihad mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Seruan ini kemudian menjadi dasar moral dan spiritual bagi rakyat Surabaya dalam pertempuran melawan penjajah.
Selain itu, beliau juga menanamkan nilai nasionalisme melalui pendidikan pesantren, mencetak generasi santri yang berilmu, berakhlak, dan cinta tanah air.

Baca Juga  75 Peserta LAPP Disiapkan Kemenag Tempuh Studi Pascasarjana ke Luar Negeri

Refleksi Hari Pahlawan untuk Generasi Muda

Hari Pahlawan memiliki makna penting bagi generasi masa kini. Nilai perjuangan dan pengorbanan para pahlawan harus menjadi inspirasi untuk berkarya dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Di era modern, semangat kepahlawanan dapat diwujudkan melalui kerja keras, inovasi, kejujuran, dan kepedulian terhadap sesama. Generasi muda diharapkan mampu menjadi pahlawan masa kini — bukan di medan perang, tetapi dalam pendidikan, teknologi, lingkungan, dan kemanusiaan.

Dengan mengenang Hari Pahlawan 10 November, bangsa Indonesia diingatkan bahwa kemerdekaan bukanlah hadiah, melainkan hasil dari perjuangan dan pengorbanan tanpa pamrih. Semangat inilah yang harus terus dijaga agar Indonesia tetap kuat, bersatu, dan berdaulat di tengah tantangan zaman.

Baca Juga  DPRD Kendal Soroti Target PAD Rp700 Miliar dan Tingginya Belanja Pegawai

Penulis : Kurniawan M

Berita Terkait

ASN Satpol PP Kendal Meninggal di Tambak, Polisi Sebut Ada Riwayat Penyakit Jantung
Mengenal Pagar Nusa, Organisasi Pencak Silat Nahdlatul Ulama yang Berdiri Sejak 1986
Arif Setiawan Angkat Kembali Kisah Panji Witono Lewat Buku “Jejak Panji Witono Welang”
Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq Ikuti Pemancangan Bambu Runcing di Makam Pejuang Boja
Semangat “Merdeka atau Mati” di Hari Pahlawan: Kisah Heroik dari Pertempuran Surabaya
Sumpah Pemuda 1928: Sejarah, Makna, dan Relevansinya bagi Generasi Muda di Era Digital
Pentas Seni Meriahkan HUT RI di Pageruyung, Masyarakat Antusias Tonton hingga Malam

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:01

ASN Satpol PP Kendal Meninggal di Tambak, Polisi Sebut Ada Riwayat Penyakit Jantung

Sabtu, 3 Januari 2026 - 09:20

Mengenal Pagar Nusa, Organisasi Pencak Silat Nahdlatul Ulama yang Berdiri Sejak 1986

Rabu, 19 November 2025 - 08:49

Arif Setiawan Angkat Kembali Kisah Panji Witono Lewat Buku “Jejak Panji Witono Welang”

Senin, 10 November 2025 - 17:20

Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq Ikuti Pemancangan Bambu Runcing di Makam Pejuang Boja

Senin, 10 November 2025 - 09:03

Makna Hari Pahlawan 10 November: Sejarah, Peran K.H. Hasyim Asy’ari, dan Refleksi Bagi Generasi Muda

Berita Terbaru