PKB Siapkan Rp 1 Miliar untuk Santri, Pesantren Digital hingga Sholawat Idol Jadi Andalan

- Pewarta

Minggu, 11 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PKB menggelar PKB Award 2026 dengan total hadiah Rp1 miliar. (Istimewa)

PKB menggelar PKB Award 2026 dengan total hadiah Rp1 miliar. (Istimewa)

JAKARTA, Wawasannews – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyiapkan total hadiah Rp 1 miliar dalam ajang PKB Award 2026 untuk memperingati Hari Santri Nasional. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mendorong santri dan pesantren agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi digital, peduli lingkungan, serta produktif menghasilkan karya kreatif.

Ketua Panitia PKB Award 2026, Muhammad Khozin, mengatakan hadiah tersebut akan dibagikan sesuai kategori yang diperlombakan. Mekanisme pemberian penghargaan dilakukan melalui kompetisi dan penjurian langsung.

“Jadi total hadiah yang kita siapkan itu berjumlah Rp 1 miliar, yang nantinya akan dibagi sesuai dengan kategori yang dikompetisikan. Jadi ini ada dua, ada sistem kompetisi, ada sistem langsung penjurian,” kata Khozin di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Sabtu (10/10/2026).

PKB Award 2026 menghadirkan enam kategori yang terdiri atas tiga kategori penghargaan dan tiga kategori kompetisi. Untuk kategori penghargaan, terdapat Sosial Media Santri, Pesantren Digital, dan Pesantren Hijau.

Sementara itu, kategori kompetisi meliputi Literasi Santri, Kompetisi Akun Instagram Santri Kreatif, dan Sholawat Idol.

Khozin menjelaskan, peserta kegiatan ini terbuka bagi santri dan pesantren dari seluruh Indonesia. Termasuk akun media sosial yang dikelola atau diinisiasi santri dan pesantren, maupun kelompok yang aktif menyampaikan syiar keagamaan serta pesan moral melalui kreativitas digital.

Menurut dia, PKB Award tidak hanya ditujukan untuk memberikan penghargaan, tetapi juga mendorong ekosistem pesantren agar mampu menjawab berbagai tantangan zaman.

PKB ingin mendorong santri lebih melek teknologi, meningkatkan budaya literasi, menghasilkan karya jurnalistik dan seni, serta memperkuat kepedulian terhadap lingkungan.

“Apa tujuannya? Agar kegiatan PKB Award ini selain merupakan wujud konkret daripada rasa cinta partai ini terhadap keberadaan dan kontribusi santri dan pesantren, juga nantinya diharapkan menjadi trigger agar di kemudian hari banyak juga insan pesantren yang lebih peduli lagi terhadap lingkungan, lebih melek terhadap digital, dan lebih produktif dalam karya-karya, baik itu jurnalistik, baik itu karya seni,” ujarnya.

Dia menegaskan, pesantren tidak hanya berperan menjaga tradisi keagamaan, tetapi juga memiliki potensi untuk ikut menggerakkan perkembangan peradaban. Karena itu, perkembangan teknologi dan inovasi perlu berjalan seiring dengan nilai-nilai moral dan keislaman.

“Merawat tradisi bukan berarti menolak inovasi. Kita menjaga yang lama yang baik dan mengambil yang baru yang lebih baik. Itulah nilai yang terus dirawat PKB,” katanya.

Khozin menambahkan, perhatian terhadap pesantren perlu diwujudkan melalui kebijakan, anggaran, dan keberpihakan nyata. Melalui PKB Award, partainya berharap santri dan pesantren semakin aktif berkontribusi dalam bidang pendidikan, lingkungan, kebudayaan, dan teknologi.

 

Penyerahan Hadiah Dua Tahap

Penyerahan hadiah PKB Award 2026 dijadwalkan berlangsung dalam dua tahap. Sebagian hadiah akan diberikan pada puncak peringatan Hari Santri Nasional, 22 Oktober 2026, di Pondok Pesantren Az-Zahra. Acara tersebut direncanakan dihadiri Ustaz Abdul Somad (UAS).

Sementara itu, sebagian hadiah lainnya akan diserahkan pada 10 November 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan.

Khozin mengatakan kegiatan puncak di Pondok Pesantren Az-Zahra akan berlangsung sederhana dengan agenda silaturahmi, doa bersama, dan selawat. Menurut dia, acara tersebut lebih mengutamakan nilai kebersamaan dan kekhidmatan.

Dengan enam kategori yang disiapkan, PKB berharap PKB Award 2026 dapat menjadi ruang bagi santri untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, serta kontribusi mereka dalam kehidupan masyarakat di tengah perkembangan zaman.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kapolda Jateng Tekankan Polisi Bersama Masyarakat Harus Dirasakan Lewat Kerja Nyata
Atasi Kekeringan dan Buka Peluang Ekonomi, Tambahsari Mulai Kembangkan Kaliringin Park
Sampel Makanan Korban Tak Tersedia, Penyebab Dugaan Keracunan MBG Batang Belum Terungkap
Laka Maut Depan PG Cepiring, Sopir Truk Box Tewas, Pengemudi Dump Truk Menghilang
Kebakaran Rumah di Selokaton Nyaris Meluas, Api Sempat Menjalar ke Kandang Sapi
M. Irfan Khamid Tegaskan Kesiapan Jateng Sambut Kongres XXI, Konsolidasi dan Arah IPNU Jadi Sorotan
Gandeng Investor Singapura-India, Muhammadiyah Bangun Pabrik Obat Rp150 Miliar di Kendal
Polemik Perangkat Desa Kedunggading Potong Kabel Pengeras Suara Masjid Jadi Perhatian Kejari Kendal

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:56

PKB Siapkan Rp 1 Miliar untuk Santri, Pesantren Digital hingga Sholawat Idol Jadi Andalan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:23

Kapolda Jateng Tekankan Polisi Bersama Masyarakat Harus Dirasakan Lewat Kerja Nyata

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:54

Atasi Kekeringan dan Buka Peluang Ekonomi, Tambahsari Mulai Kembangkan Kaliringin Park

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:02

Sampel Makanan Korban Tak Tersedia, Penyebab Dugaan Keracunan MBG Batang Belum Terungkap

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:58

Laka Maut Depan PG Cepiring, Sopir Truk Box Tewas, Pengemudi Dump Truk Menghilang

Berita Terbaru

Secret Link