KENDAL, Wawasannews – Kecelakaan maut terjadi di jalur Pantura Kendal, tepatnya di depan Pabrik Gula (PG) Cepiring, Jumat (9/10/2026) dini hari. Sopir truk box bernama Kurniawan, warga Kabupaten Garut, Jawa Barat, tewas setelah kendaraannya menabrak dump truk yang mogok di lajur kanan. Sementara itu, pengemudi dump truk dilaporkan menghilang dari lokasi kejadian.
Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 04.15 WIB itu melibatkan truk box bernomor polisi B-9692-KXW dan dump truk bernomor polisi DD-8834-RT. Benturan keras membuat kabin truk box ringsek parah hingga menjepit sopir di dalamnya.
Petugas pemadam kebakaran (Damkar) bersama tim evakuasi harus memotong beberapa bagian kabin untuk mengeluarkan korban. Namun, nyawa Kurniawan tidak tertolong akibat luka yang dideritanya.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kendal, Ipda M Heru Ardiantoro, membenarkan korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.
“Sopir truk box meninggal dunia,” kata Heru saat dihubungi, Jumat (9/10/2026).
Berdasarkan hasil keterangan awal, kecelakaan bermula ketika truk box melaju dari arah Jakarta menuju Semarang. Setibanya di depan PG Cepiring, kendaraan tersebut menabrak bagian belakang dump truk yang sedang mogok.
Polisi menduga sopir truk box mengalami microsleep atau tertidur sesaat saat berkendara sehingga tidak menyadari keberadaan kendaraan yang mogok di depannya.
“Dia nabrak dari belakang karena diduga microsleep dan tidak menyadari adanya dump truk mogok itu tadi,” terang Heru.
Persoalan lain yang menjadi perhatian polisi adalah keberadaan dump truk tersebut di jalur Pantura sejak malam sebelumnya. Dump truk yang dikemudikan Tatang Setia Mulyana, warga Kabupaten Brebes, disebut telah mogok sejak Kamis (8/10/2026) malam.
Namun, berdasarkan informasi yang diterima polisi dari warga, kejadian tersebut diduga tidak dilaporkan kepada petugas untuk mendapatkan pengamanan dan penanganan di lokasi.
“Informasi dari warga, dump truk sudah mogok dari Kamis malam tapi sopir tidak laporan ke kami untuk pengamanan dan evakuasi,” jelasnya.
Setelah kecelakaan terjadi, Tatang tidak ditemukan di lokasi. Satlantas Polres Kendal masih melakukan pencarian untuk mengetahui keberadaan pengemudi dump truk tersebut.
“Setelah kecelakaan sopir sudah tidak ada, kami masih mencari,” tutur Heru.
Jenazah Kurniawan selanjutnya dibawa ke RSUD dr. Soewondo Kendal. Polisi mengingatkan seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara pada dini hari.
Heru juga meminta pengemudi kendaraan berat mematuhi rambu dan ketentuan lalu lintas, termasuk pembatasan jam operasional kendaraan berat di Pantura Kendal pada pukul 06.00–08.00 WIB.
“Patuhi rambu lalu lintas dan utamakan keselamatan,” tandasnya.(Red)






