Bulog Pastikan Stok Beras Nasional Aman 4,3 Juta Ton, Masyarakat Diminta Tak Panic Buying

- Pewarta

Jumat, 3 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama Perum Bulog Agmad Rizal Ramdhani (kedua kiri) berbicara dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis (2/4/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Direktur Utama Perum Bulog Agmad Rizal Ramdhani (kedua kiri) berbicara dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis (2/4/2026). (Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews.com — Direktur Utama Perum Bulog, Agmad Rizal Ramdhani, mengimbau masyarakat tidak panik di tengah dinamika geopolitik global di Timur Tengah, karena stok beras nasional saat ini dalam kondisi aman, mencapai 4.387.469 ton.

Di kutip dari antaranews.com, Rizal menyampaikan bahwa stok cadangan beras pemerintah (CBP) tersebut telah tersimpan di gudang-gudang Bulog hingga 1 April 2026, bahkan melampaui capaian tertinggi tahun sebelumnya yang berada di kisaran 3,2 juta ton secara nasional.

“Kami lapor stok beras kita mencapai 4.387.469 ton, ini sudah di gudang Bulog semua. Jadi masyarakat tidak perlu panic buying, tidak perlu stres terhadap dampak-dampak dari luar negeri. Jadi, stok kita cukup banyak,” ujarnya dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis.

Baca Juga  PR IPNU IPPNU Sukolilan Sukses Gelar MAKESTA Mandiri, Peserta Antusias Ikuti Kaderisasi

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dalam kinerja pengadaan pangan nasional sekaligus menjadi indikator kuat bahwa ketersediaan beras dalam negeri sangat mencukupi kebutuhan masyarakat.

Dirut Bulog juga memprediksi hingga akhir April 2026, total pengadaan beras dapat menembus angka 5 juta ton seiring berlanjutnya masa panen di berbagai daerah sentra produksi nasional.

Ia memastikan seluruh stok beras yang dilaporkan telah tersimpan di gudang Bulog, sehingga dapat dengan mudah didistribusikan kapan saja apabila terjadi kebutuhan mendesak di berbagai wilayah.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat diminta tidak melakukan pembelian berlebihan karena pemerintah menjamin ketersediaan stok beras tetap aman dan terkendali di tengah situasi global.

Bulog juga melaporkan total kapasitas gudang nasional mencapai 5.589.963 ton dengan tingkat keterisian saat ini sekitar 4.368.184 ton, sehingga masih tersedia ruang penyimpanan yang cukup besar.

Baca Juga  RS Apung Laksamana Malahayati Sandar di Pelabuhan Kendal, Layani 400 Warga dengan Pengobatan Gratis

Sisa kapasitas gudang yang masih tersedia sekitar 1.221.779 ton dinilai memadai untuk menampung tambahan stok beras hasil pengadaan dalam waktu mendatang.

Selain itu, Bulog tengah memproses pembangunan 100 gudang baru pada 2026 sesuai arahan Presiden guna memperkuat infrastruktur penyimpanan dan distribusi pangan nasional.

Rencana pembangunan gudang tersebut saat ini telah memasuki tahap administrasi dan tender setelah terbitnya Peraturan Presiden, dengan target seluruh proyek dapat selesai pada tahun 2026.

Dalam menjaga stabilitas harga, Bulog bersama Satgas Pangan secara rutin melakukan pemantauan harga di pasar hingga tiga kali dalam seminggu guna memastikan harga tetap terkendali.

“Terus terang kami seminggu tiga kali ke pasar. Jadi sudah kayak minum obat, kami seminggu tiga kali di pasar mengontrol harga pangan dengan teman-teman Polri, Kemendag, dan lainnya untuk menjaga harga tetap stabil. Dan syukur alhamdulillah secara umum stabil,” kata Rizal.

Baca Juga  Kinerja Tumbuh Positif, BPR BKK Kendal Jadi Penopang PAD Daerah

Selain pemantauan pasar, Bulog juga melakukan pengawasan terhadap produsen pangan setiap minggu serta menggelar operasi pasar dan pasar murah untuk merespons kenaikan harga komoditas tertentu.

Ia menambahkan, secara umum harga pangan berada dalam kondisi stabil, meskipun komoditas cabai masih menjadi tantangan karena fluktuasi yang dipengaruhi faktor cuaca. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kemenko PM Evaluasi Sekolah Rakyat Malang, Perkuat Peran Pendidikan Tekan Kemiskinan Ekstrem
DPRD dan Pemkot Madiun Sepakati 17 Raperda Jadi Perda, Perkuat Tata Kelola Daerah
Optimalisasi Kilang Cilacap, Produksi LPG Naik 120 Persen untuk Jaga Ketahanan Energi
Ekspor Tempe Indonesia Tembus Chile, Kerja Sama Senilai Rp2,1 Miliar
Mendagri Terbitkan SE WFH ASN Pemda Setiap Jumat, Dorong Efisiensi dan Digitalisasi
Halal Bihalal Alumni Blokagung Kendal Perkuat Rabitah dan Istiqomah Ngaji Ihya
Pemkot Pekalongan Salurkan Bantuan Pangan untuk 39.373 KPM, Momentum Hari Jadi ke-120
Kecelakaan di Bugangin Kendal Diselesaikan Secara Restorative Justice, Kedua Pihak Sepakat Damai

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 09:38

Kemenko PM Evaluasi Sekolah Rakyat Malang, Perkuat Peran Pendidikan Tekan Kemiskinan Ekstrem

Jumat, 3 April 2026 - 08:48

DPRD dan Pemkot Madiun Sepakati 17 Raperda Jadi Perda, Perkuat Tata Kelola Daerah

Jumat, 3 April 2026 - 08:19

Bulog Pastikan Stok Beras Nasional Aman 4,3 Juta Ton, Masyarakat Diminta Tak Panic Buying

Kamis, 2 April 2026 - 18:37

Optimalisasi Kilang Cilacap, Produksi LPG Naik 120 Persen untuk Jaga Ketahanan Energi

Kamis, 2 April 2026 - 18:14

Ekspor Tempe Indonesia Tembus Chile, Kerja Sama Senilai Rp2,1 Miliar

Berita Terbaru