RS Apung Laksamana Malahayati Sandar di Pelabuhan Kendal, Layani 400 Warga dengan Pengobatan Gratis

- Pewarta

Senin, 16 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar tim medis RS Apung Laksamana Malahayati di kawasan Pelabuhan Kendal. Foto : Wawasannews.com

Warga mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar tim medis RS Apung Laksamana Malahayati di kawasan Pelabuhan Kendal. Foto : Wawasannews.com

KENDAL, Wawasannews.com – Kehadiran Kapal Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati di Pelabuhan Kendal menarik perhatian ratusan warga yang ingin mendapatkan layanan kesehatan gratis. Kapal rumah sakit tersebut dijadwalkan bersandar selama dua hari dan memberikan pelayanan medis bagi masyarakat setempat.

Selama berada di Kendal, tim medis menargetkan dapat melayani sekitar 400 pasien. Setiap harinya diperkirakan sekitar 200 warga akan mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kendal, Bintang Yudha Daneswara, mengatakan bahwa layanan kesehatan gratis tersebut terbuka bagi masyarakat umum, terutama bagi warga pesisir yang selama ini memiliki keterbatasan dalam mengakses fasilitas kesehatan.

“Pelayanan ini menyasar masyarakat umum. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan, khususnya warga pesisir dan para nelayan,” ujarnya.

Baca Juga  Penghapusan Skema PPPK Paruh Waktu Picu Kegelisahan Honorer, Daerah Hentikan Formasi dan Proses Rekrutmen

Pelayanan kesehatan dipusatkan di kawasan Pelabuhan Kendal agar mudah dijangkau masyarakat pesisir. Selain nelayan, warga dari berbagai wilayah di Kabupaten Kendal juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka.

Sejak pagi hari, masyarakat sudah terlihat mengantre untuk mendapatkan pelayanan medis. Antusiasme warga cukup tinggi mengingat layanan pengobatan gratis tersebut hanya berlangsung dalam waktu terbatas.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan berbagai layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis, hingga pemberian obat-obatan secara gratis. Sebagian warga juga menerima bantuan paket sembako.

Bintang Yudha menambahkan, kehadiran rumah sakit apung diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan, terutama bagi masyarakat di wilayah pesisir maupun daerah yang sulit dijangkau fasilitas kesehatan darat.

Baca Juga  Harga Emas Antam Turun Rp50.000, Momentum Beli atau Sinyal Waspada?

Menurutnya, sebagai negara kepulauan, Indonesia masih memiliki banyak wilayah yang membutuhkan akses layanan kesehatan yang lebih luas.

“Kami berharap keberadaan rumah sakit apung ini tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat Kendal, tetapi juga dapat menjangkau daerah-daerah terpencil lainnya di Indonesia,” tambahnya.

Salah seorang warga, Sutrimo, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan pengobatan gratis tersebut. Ia datang untuk memeriksakan kondisi kesehatannya yang belakangan sering terganggu setelah bekerja.

“Kalau ada pengobatan gratis seperti ini sangat membantu masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini bisa lebih sering diadakan,” katanya.

Pewarta : Fuad Dwi
Editor : Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

DPR RI Soroti Peran Lembaga HAM dalam Pengawalan Kasus Ponpes Pati
Marc Marquez Tertekan, Peluang Pertahankan Gelar MotoGP 2026 Mulai Terancam
Suara Mahasiswa Menggema di Hardiknas, MBG dan Kebijakan Pendidikan Jadi Sorotan
Musim Kemarau, Delapan Kelurahan di Kendal Justru Dilanda Banjir
Tak Cukup Disahkan, IPNU Kebumen Kawal Implementasi Perda Perlindungan Anak
Hidup Terasa Monoton? Ini Cara Memahami dan Menikmati Setiap Fasenya
Sang Pencuri Waktu di Kota Tanpa Bayang
Polres Kendal Ungkap Peredaran Sabu 8,7 Gram, Seorang Pengedar Diamankan

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:12

DPR RI Soroti Peran Lembaga HAM dalam Pengawalan Kasus Ponpes Pati

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:01

Marc Marquez Tertekan, Peluang Pertahankan Gelar MotoGP 2026 Mulai Terancam

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:49

Suara Mahasiswa Menggema di Hardiknas, MBG dan Kebijakan Pendidikan Jadi Sorotan

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:13

Musim Kemarau, Delapan Kelurahan di Kendal Justru Dilanda Banjir

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:43

Tak Cukup Disahkan, IPNU Kebumen Kawal Implementasi Perda Perlindungan Anak

Berita Terbaru